Kapolda Papua Beberkan Daftar Kejahatan KKB di Mimika

0
Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw di dampingi PangdamXVII/Cenderawasih saat menggelar BB hasil penindakan hukum terhadap KKB di Mimika/ ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw membeberkan sejumlah tindak pelanggaran hukum yang di lakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Legakak Telenggen Pada tahun 2020 di Kabupaten Mimika Papua.

Menurut Irjen Paulus Kelompok Legakak bertanggungjawab atas serangkaian kejadian penembakan di wilayah Mimika termasuk penyerangan di daerah PT Freeport Indonesia, diantaranya, Aksi penyanderaan terhadap 3 orang guru di Aroanop tanggal 15 Februari 2020.

“Penembakan di Kampung Zipabera, Distrik Tembagapura tanggal 28 Februari 2020 yang mengakibatkan Bharada Doni Priyanto meninggal dunia, lalu penembakan terhadap mobil LWB Patroli Polsek Tembagapura di Kampung Utikini, Distrik Tembagapura tanggal 2 Maret 2020, “Kata Kapolda kepada pers di Timika, Kamis (16/04/20).

Kemudian penembakan Pos TNI 754 di Opitawak, Tembagapura tanggal 5 dan 6 Maret 2020, pembakaran terhadap bangunan di Blok A Opitawak tanggal 6 Maret 2020, pembakaran terhadap kantor Desa Opitawak tanggal 7 Maret 2020, aksi kontak tembak dengan Satgas Nemangkawi dan Brimob Satgas Aman Nusa di Kampung Utikini Distrik Tembagapura tanggal 9 Maret 2020.

“ Kelompok ini juga yang melakukan pembakaran terhadap Gereja di Opitawak tanggal 13 Maret 2020, pada kasus ini ada kelompok lain juga yang bergabung dengan kelompoknya Legakak, “Tambah Kapolda.

Lanjutnya, Penembakan terhadap karyawan PT. Freeport Indonesia di area Kuala Kencana tanggal 30 Maret 2020, kontak tembak dengan Satgas Amole Brimob Iwaka dengan KKB Tembagapura tanggal 3 April 2020 dan penembakan terhadap mobil bahan makan dan mobil pengawal di MP 61 Tembagapura  tanggal 11 April 2020.

Penegakan Hukum, 7 KKB Tewas, Ratusan Amunisi Disita

Atas aksi tersebut, Kapolda Papua mengaku pihaknya dibantu TNI telah melakukan sejumlah tindakan penegakan hukum, diantaranya, melakukan penegakan hukum di  camp milik KKB pimpinan Seltius waker di kampung wini tembagapura pada tanggal 15 Maret 2020.

“Dalam penegakan hukum tersebut Tim Gabungan TNI-Polri berhasil mengamankan barang bukti dan melakukan tindakan tegas terhadap 4 orang KKB hingga meninggal dunia, “Ungkap Kapolda.

Kemudian penegakan hukum di camp KKB di Jalan Tranas Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka Kabupaten Mimika pada hari Kamis tanggal 9 April 2020 dan berhasil mengamankan 1 orang anggota KNPB dan melakukan tindakan tegas terhadap 2 orang KKB hingga meninggal dunia serta mengamankan sejumlah barang bukti.

“Selanjutnya tim gabungan juga melakukan penegakan hukum terhadap camp KKB Gunung Botak Tembagapura Mimika pada hari Kamis tanggal 10 April 2020 lalu dan berhasil melumpuhkan satu orang KKB hingga meninggal dunia dan mengamankan barang bukti senjata laras panjang jenis SS1V1 yang merupakan hasil rampasan dari Pos Pol Kulirik Puncak Jaya tanggal 4 Januari 2014, “Beber Kapolda.

Dari hasil penegakan hukum terhadap KKB, diakui Irjen Paulus pihaknya berhasil menembak mati tujuh orang angota KKB, yakni LM, NW, N, LM, TK, MK, dan MW.

“ Kami juga berhasil menangkap satu anggota KNPB atas nama Indius Sambom alias Ivan Sambom, “Kata Paulus.

Dari hasil penindakan hukum tersebut Polda Papua mengklaim berhasil juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya :1 pucuk senjata Ar 15 no seri: 001237, yang di ketahui merupakan senjata rampasan dari Polsek Pirime Lanny Jaya, tanggal 27 November 2012  dari tangan alm. Briptu Daniel Makuker.

1 pucuk senjata jenis Ak 47 no seri: 3008 dan 1 pucuk senjata jenis SS1V1 no jat. 695381, kedua senjata ini merupakan senjata rampasan dari Pos Pol Kulirik Puncak Jaya, tanggal 4 Januari 2014,

Berikutnya, 2 pucuk senjata rakitan, satu buah magasen AR 15, 1 buah magasen AK 47, 11 butir amunisi AR 15, 16 butir amunisi AK 47, 1 buah air soft gund merk glock, 162 butir peluru campuran, 1 buah magazen SS, 17 butir munisi 5,56 mm.

10 buah selongsong, 20 buah hp, 2 buah HT, 3 buah bendera corak bintang kejora, 3 buah kampak, 3 buah busur panah, 90 buah anak panah, 11 buah parang, 7 buah senapan angin, 11 buah potongan bagian senapan angin.

“ Semua barang bukti ini kami dapatkan dari sejumlah TKP penggrebrekan di markas KKB dan saat ini semua BB ini sudah kami amankan di Polres Mimika, berikut satu anggota KNPB, “Kata Kapolda Paulus.

Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw menegaskan bahwa, TNI-Polri akan terus melakukan penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pada masyarakat yang ada di Tanah Papua.

“ Mereka ini akan terus kami kejar, itu tugas kami TNI-Polri untuk menegakkan hukum dan melindungi rakyat Papua, “Pungkas Kapolda. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here