Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Diduga Karena Miras, Sejumlah Pemuda di Timika Meninggal, DPRP : Kami Tunggu Kinerja Polisi

Diduga Karena Miras, Sejumlah Pemuda di Timika Meninggal, DPRP : Kami Tunggu Kinerja Polisi

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 8 Jul 2020
  • visibility 1.357
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com – Kabar tentang kematian beruntun sejumlah Pemuda di Timika, lantaran diduga mengkonsumsi Miras racikan, mendapat sorotan kritis dari Anggota DPR Papua, Decky Nawipa.

Kepada Redaksi Topik, Rabu (08/07/2020) malam,  Decky Nawipa, mempertanyakan kinerja pihak Kepolisian dalam hal mencari siapa penjual miras yang membunuh beberapa nyawa tersebut.

“Kami DPR Papua menunggu kinerja Kepolisian, ungkap siapa penujul miras ini.  Miras sudah di memakan banyak korban, dan ini nyawa,” kata Legislator pemilihan Wilayah Meepago ini.

Decky mengatakan, DPRP memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua, atas tindakan tegas yang langsung turun lokasi melakukan pemberantasan miras di Kabupaten Mimika.  

Namun yang sangat disesalkan, lanjut Decky,  harus ada kejadian karena miras. Artinya, kematian tak wajar beberapa orang ini,  indikasi kuatnya karena miras, maka polisilah yang bertugas mencari tau itu, sumber miras itu dari mana.

“Informasi dari masyarakat mereka rame-rame minum miras. dan lami juga sangat menyayangkan kenapa harus ada kejadian ini lagi, sehingga kami menunggu respon Polisi, untuk ungkap fakta dibalik  permainan miras ini,” tegas Decky Nawipa.

Sejumlah Pemuda Diduga Tewas Karena Miras

Sebelumnya, beredar informasi terkait kematian beruntun sejumlah Pemuda di Timika. Diduga kuat, mereka menkonsumsi miras.  Kematian para pemuda ini terpisah dengan cara  berbeda dalam waktu berurutan

Kapolres Mimika AKBP I G G Era Adhinata mengatakan terdapat 5 orang yang terkonfirmasi meninggal dunia, tiga diantaranya disebabkan karena minuman keras.

“Korban tiga orang yang meninggal akibat miras ini Jeremias Alom, Maksimus Koga, Reinhard Dege. Sementara dua korban lainnya, Meky Nawipa dan Jefri Nawipa lantaran sakit dan terluka akibat dianiaya,” kata Kapolres Era, Rabu (8/7/2020).

Kapolres menjelaskan, korban Jeremias Alom ditemukan ditengah jalan dalam kondisi mabuk, dan diamankan di Polsek, untuk mencegah terjadinya tabrakan, lantaran korban sempat melempar batu di jalan.

“Korban Jeremias ini saat diamankan di Polsek, sempat kejang kejang terus keluarkan busa. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit namun akhirnya meninggal. Kemudian, untuk dua orang itu dibawa ke rumah sakit dan meningal karena miras,” ujar Kapolres Mimika

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan Pihak kepolisian masih melakukan penyeledikan terhadap enam pemuda lainnya, yang juga disebut-sebut meninggal karena dugaan yang sama.

“Yang lainnya itu masih kita telusuri. Karena kita cek kemana-mana belum ada. Memang benar ada yang meninggal karena miras. Tapi justifikasi dia minum-minuman jenis apa? Seperti yang beredar itu karena vodka yang dibeli di salah satu toko. Jadi itu masih kita selidiki,” tegas Kapolres.

Kata Kapolres, kepolisian, sifatnya menertibkan sesuatu sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Untuk itu, ia meminta kepada Disperindag maupun Satpol-PP Kabupaten Mimika untuk turut berpartisipasi selaku pihak Pemerintah Daerah yang mengeluarkan ijin distributor.

“Kita tidak bisa mengambil tindakan sendiri. Sehingga butuh komitmen dari para pihak terkait. Tidak bisa kita main hakim sendiri. Kalau pemerintah tidak mengizinkan mereka jual minuman itu, ya kita akan tangkap mereka. Dan kalau jual miras menyebabkan hal-hal yang lain-lain, kita bisa amankan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, kata Kapolres, sagat dibutuhkan dalam situasi kamtibmas di Mimika.

“Kalau semua masyarakat sadar akan bahaya miras, masyarakat tidak akan mabuk. Malah akan menjadi semakin produktif,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Meky Nawipa meninggal dunia sejak empat bulan yang lalu. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban meninggal karena sakit.

Selanjutnya, Jefri Nawipa diketahui meninggal karena penganiayaan yang terjadi pada Rabu (1/7/2020) pukul 02.00 WIT. Dimana, korban mengalami luka akibat senjata tajam oleh pelaku berinisial AH yang sudah diamankan.

 Jeremias Alom alias Mias Alom diketahui meninggal karena mabuk berat pada Jumat (3/7/2020) sekitar pukul 02.00 WIT. Mias sempat tergeletak ditengah jalan Yos Sudarso dan dibawa ke Polsek namun sampai di Polsek mengalami kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa (Belum diketahui jenis miras yang dikonsumsi)

Kemudian, Maksimus Koga an  Reinhard Degey diketahui meninggal pada Minggu (5/7/2020) di RSMM dan diketahui meninggal karena pada Sabtu (4/7/2020) sebelumnya meminum miras. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Namia Berikan Bantuan Bagi 20 Pelaku Usaha Kecil di Nduga

    Bupati Namia Berikan Bantuan Bagi 20 Pelaku Usaha Kecil di Nduga

    • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Keneyam, Topikpapua.com, – Penjabat (Pj) Bupati Nduga, Namia Gwijangge kembali berempati dengan  memberikan bantuan modal usaha kepada 11 pelaku usaha Asli Nduga di Keneyam, Kamis (7/7/2022). Sebelumnya, Bupati Namia menyerahkan bantuan yang sama modal kepada 9 pelaku usaha yang merupakan orang asli Nduga. Dengan demikian, total pelaku usaha yg sudah diberikan bantuan modal pada tahap […]

  • Ciptakan Papua Damai, Polda Papua Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Pantai Khalkote

    Ciptakan Papua Damai, Polda Papua Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Pantai Khalkote

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan guna menjaga perdamaian di Papua, Polda Papua menggelar bhakti sosial pelayanan kesehatan bagi warga di pantai Khalkote, Sentani, Senin (30/09/19). kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat sekitar Pantai Kalkhote dan Jemaat GPDI yang baru usai melaksanakan Ibadah Menyambut HUT ke-71 Tahun GPDI. Giat yang di gelar dari […]

  • Pangdam Cenderawasih Lepas Dua Jenasah Marinir Korban Tembak KKB di Nduga

    Pangdam Cenderawasih Lepas Dua Jenasah Marinir Korban Tembak KKB di Nduga

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, – Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa memimpin upacara pelepasan dua jenazah Prajurit TNI AL, Letda Mar Muhammad Ikbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here, korban kekejaman gerombolan Kelompok Separatis Teroris (KST) Sabtu (26/3/2022) malam di Pos Marinir Perikanan Quari Bawah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua . Upacara pelepasan secara militer itu, […]

  • Sambut Natal 2025, Paguyuban Honda Motor Jayapura Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Holei Roo

    Sambut Natal 2025, Paguyuban Honda Motor Jayapura Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Holei Roo

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dalam semangat sukacita dan berbagi kasih menyambut Natal 2025, Paguyuban Honda Motor Jayapura (PHMJ) didukung oleh Astra Motor Papua kembali menggelar aksi kemanusiaan. Kegiatan bertajuk Bhakti Sosial Natal ini disalurkan langsung kepada anak-anak di Panti Asuhan Holei Roo, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Minggu (14/12/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan solidaritas […]

  • Hari Kedua, NPC Papua Kemas Tujuh Medali Emas di Cabor Renang

    Hari Kedua, NPC Papua Kemas Tujuh Medali Emas di Cabor Renang

    • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kontingen National Paralympic Committee (NPC) Papua kembali meraih tujuh medali emas dari cabang olahraga Renang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI, yang berlangsung di venue Akuatik Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (9/11/21). Tujuh medali emas Papua itu disumbangkan oleh De Jhon Waromi dari nomor 50 meter gaya punggung putra kelas S12 dengan catatan 34.62 […]

  • Polisi Ungkap Penembak Karyawan Bank Papua di Ilaga

    Polisi Ungkap Penembak Karyawan Bank Papua di Ilaga

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Puncak, Topikpapua.com, – Anggota Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Kalenak Murib diyakini sebagai pelaku penembakan terhadap Pegawai Bank Papua Cabang Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang terjadi pada Selasa (13/12/2022) pagi. Hal ini diungkapkan Direskrimum Polda Papua Kombes Polisi Faizal Rahmadhani berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan kepolisian. “Dari hasil identifikasi, p3laku penembakan adalah anggota KKB bernama […]

expand_less