Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Tewas Tertembak, Keluarga Alm. Yelimen Wandik Tuntut 1,5 Milyar

Tewas Tertembak, Keluarga Alm. Yelimen Wandik Tuntut 1,5 Milyar

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
  • visibility 2.058
  • comment 1 komentar

Karubaga, Topikpapua.com, – Keluarga Alm Yelimen Wandik, korban tewas tertembak anggota TNI saat mengejar pelaku rusuh di jalan Gilingbatu, Karubaga, Tolikara pada Sabtu 09 November lalu, menuntut penyelesaian secara adat atas kematian Yelimen dengan ganti rugi sebesar 1,5 Milyar Rupiah.

Permintaan tersebut disampaikan pihak keluarga Alm. Yelimen kepada pihak TNI saat pertemuan antara keluarga Alm Yelimen dengan pihak TNI yang di fasilitasi oleh Polres Tolikara, Jumat (14/11/19).

Dalam Pertemuan yang di gelar di lapangan merah putih Distrik karubaga, Tolikara tersebut di hadiri oleh Kapolres Tolikara, AKBP. Leonard Akobiarek yang bertindak sebagai fasilitator antara puluhan keluarga Alm Yelimen dengan Pihak TNI.

”  Kami harapkan agar permasalahan meninggalnya saudara kita Yelimen Wandik tidak berlarut –larut yang  dikhawatirkan dapat menimbulkan permasalahan baru dan mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Tolikara, untuk itu kami harap pihak keluarga dan pihak TNI bisa bersepakat hari ini, ” Ungkap Kapolres saat pertemuan di gelar.

Suasana pertemuan antara keluarga Alm. Yelimen Wandik dengan Pihak TNI yang dimediasi oleh Polres Tolikara / ist

Dikatakannya,  pihak TNI dari Pangdam XVII/Cenderawasih sebelumnya telah menurunkan tim investigasi untuk menyelidiki fakta-fakta di lapangan dan mencari tahu oknum anggota TNI yang melakukan penembakan yang menyebabkan Yelimen Wandik meninggal dunia.

” Saat ini pelaku penembakan terhadap suadara Yalimen sudah diamankan dan sedang menjalankan proses pemeriksaan, ” Kata Kapolres.

Sementara itu menanggapi permintaan Kapolres, salah satu perwakilan keluarga Almarhum Yelimen Wandik menyampaikan rasa penyesalan atas insiden yang menimpa Yelimen. Menurut Keluarga Yalimen yang enggan di sebutkan namanya tersebut, penembakan yang dilakukan oleh oknum aparat terhadap warga sipil dinilai baru pertama kali terjadi di Kabupaten Tolikara.

” Saya menyesal sekali atas peristiwa ini, selama ini kami di Tolikara hidup damai, baik antara warga maupun dengan aparat yang bertugas disini, namun kenapa sekarang kejadian yang biasa terjadi di daerah lain bisa terjadi disini.., ” Jelasnya.

Lanjutnya,  sejatinya aparat keamanan TNI/Polri adalah senjata yang digunakan Negara untuk melindungi warganya,  Namun senjata tersebut justru membunuh masyarakat itu sendiri.

Setelah dua jam bermusyawarah, akhirnya kedua belah pihak sepakat permasalahan penembakan terhadap Yelimen diselesaikan secara adat. 

” Kami mau disini (Tolikara) damai.., untuk itu kami minta kepada pihak TNI agar selesaikan masalah ini secara adat, kami tuntut ganti rugi sebesar 1,5 milyar rupiah, ” Tegas salah satu keluarga Alm Yelimen.

Salah satu perwakilan keluarga Alm. Yelimen Wandik saat menyampaikan tuntutan keluarga kepada pihak TNI / ist

Usai mendengar tuntutan pihak keluarga korban, Perwira Penghubung (Pabung) TNI di Kabupaten Tolikara dari Kodim 1702 Jayawijaya, Kapten PAL. Chrsitopurus Saroy menyatakan tuntutan tersebut akan diteruskan ke unsur  pimpinan TNI untuk ditindaklanjuti. 

Meski tak memberi kepastian waktu,  Kapten Pal. Christopurus Saroy berjanji setelah adanya tanggapan dari unsur pimpinan TNI terhadap tuntutan tersebut, sesegera mungkin akan disampaikan kepada pihak keluarga korban.

” Tuntutan keluarga akan segera saya sampaikan ke pimpinan saya dan segera setelah mendapat jawaban akan saya sampaikan kepada keluarga, sambil menunggu saya berharap seluruh masyarakat Tolikara untuk tetap menjaga situasi keamanan yang kondusif di seluruh daerah Tolikara, ” Jelas Kapten Saroy.

Hingga pertemuan berakhir situasi di kabupaten Tolikara di laporkan berangsur kondusif, warga nampak kembali beraktifitas seperti biasa. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Papua Ungkap Identitas Penembak Warga sipil di Intan Jaya

    Kapolda Papua Ungkap Identitas Penembak Warga sipil di Intan Jaya

    • calendar_month Rab, 10 Feb 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.538
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, –  Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengaku pihaknya telah mengantongi identitas penembak warga sipil, Ramli NR. Diungkapkan Kapolda, Pelaku penembakan adalah bagian dari kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKB) Pimpinan Undius Kogoya. “Identifikasi pelaku dari kelompok Undius Kogoya sudah kami dapatkan dan keterangan dari beberapa saksi bahwa mereka mengenal pelaku dan keseharianya tidak […]

  • Polda Papua Temukan Pistol Buatan Jerman dan Ratusan Amunisi Dikubur Dalam Hutan

    Polda Papua Temukan Pistol Buatan Jerman dan Ratusan Amunisi Dikubur Dalam Hutan

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Personil Brimob Polda Papua berhasil menemukan sebuah pistol lengkap dengan megazen dan ratusan amunisi aktif di dalam hutan kota Jayapura, Senin (24/7/2023). Wakapolda Papua, Brigjen Ramdani Hidayat menjelaskan penemuan senjata ini berawal dari laporan masyarakar lewat data intelejen yang kemudian diolah antara Polda Papua dan anggota Brimob, kemudian dilakukan lidik di area […]

  • Lewat Satgas Keladi Sagu, Polri Atasi Stunting, Malaria, ISPA, dan Penyakit Kulit di Kota Jayapura

    Lewat Satgas Keladi Sagu, Polri Atasi Stunting, Malaria, ISPA, dan Penyakit Kulit di Kota Jayapura

    • calendar_month Jum, 1 Sep 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Anggota Satgas Rasaka Cartenz 2023 terus menjalankan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, kali ini di kawasan Kloofkamp Kota Jayapura. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (31/08/2023) dan dipimpin langsung oleh Waka Polresta Jayapura Kota, AKBP Deni Herdiana, yang juga menjabat sebagai Kasubsatgas Keladi Sagu Rasaka Cartenz, serta didukung oleh tiga […]

  • Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2023, Kapolda Fakhiri : Kami Libatkan 2.305 Personel

    Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2023, Kapolda Fakhiri : Kami Libatkan 2.305 Personel

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dalam rangka ]engamanan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Polda Papua menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz Tahun 2023 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri di Lapangan Apel Mako Sat Brimob Polda Papua, Senin (17/4/2023). Kapolda Papua membacakan amanat Kapolri, menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan […]

  • PDKB, Pasukan Elit PLN Tingkatkan Keandalan Listrik Tanpa Padam

    PDKB, Pasukan Elit PLN Tingkatkan Keandalan Listrik Tanpa Padam

    • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – PT PLN (Persero) terus berupaya meningkatkan keandalan dan kualitas kelistrikan untuk seluruh pelanggan. Melalui pasukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), kegiatan pemeliharaan, perbaikan dan penggantian komponen kelistrikan dilakukan tanpa harus memadamkan aliran listrik untuk pelanggan. Meskipun belum dikenal luas oleh masyarakat, pasukan elit milik PLN ini senantiasa bekerja dengan professional meski harus […]

  • Simak Tips Merawat Aki Sepeda Motor Agar Tidak Cepat Soak

    Simak Tips Merawat Aki Sepeda Motor Agar Tidak Cepat Soak

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 106
    • 0Komentar

     Topikpapua.com, – Aki menjadi bagian penting dalam kendaraan sepeda motor. Perawatan yang salah bisa menyebabkan aki cepat soak dan membuat sepeda motor macet. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar aki awet dan kendaraan tidak bermasalah. Instruktur Safety Riding Astra Motor Papua, Dulfi Ade Putra menjelaskan kondisi kendaraan menjadi satu hal yang penting ketika berkendara. […]

expand_less