Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Banjir Kepung Jayapura, Gubernur MDF Turlap Siapkan Solusi

Banjir Kepung Jayapura, Gubernur MDF Turlap Siapkan Solusi

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri (MDF) menyiapkan langkah penanganan banjir yang berulang di sejumlah wilayah Kota Jayapura. Penanganan akan difokuskan pada normalisasi aliran sungai dan perbaikan saluran drainase, untuk mengurangi risiko banjir saat curah hujan tinggi.

MDF mengatakan, pemerintah provinsi akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jayapura serta Balai teknis terkait untuk menangani titik-titik rawan banjir. Hal itu disampaikannya setelah meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kota Jayapura, Jumat (9/10/2026).

“Ini perlu kolaborasi, kerja sama antara provinsi, kota, dan juga balai. Kami ingin masalah banjir yang sering berulang ini bisa diatasi,” katanya.

Sejumlah lokasi yang didatangi MDF dan menjadi perhatian di antaranya Entrop, kawasan Kantor Badan Perbatasan, Skyland, Pasar Youtefa, Kali Acai, Jalan Raya Abepura di depan kantor pengadilan, Perumnas IV, hingga kawasan Organda. Pemerintah juga meninjau titik banjir baru di Distrik Abepura, di belakang Lapas Abepura.

Menurut MDF, salah satu prioritas penanganan adalah menormalisasi aliran air dari kawasan Organda hingga kali Acai. Pemerintah juga mempertimbangkan pembangunan kolam penampungan atau telaga untuk menahan sementara limpasan air sebelum dialirkan ke saluran drainase.

“Normalisasi Kali Acai diperlukan agar aliran air dari kawasan sekitarnya dapat mengalir lebih lancar menuju laut. Penataan saluran di sekitar Pasar Youtefa dan kawasan permukiman juga akan dilakukan untuk mengurangi beban debit air ketika hujan deras terjadi,” Jelas MDF.

Selain langkah jangka pendek, Lanjut MDF, pemerintah menyiapkan penanganan jangka panjang berupa pembukaan jalur aliran air yang direncanakan menembus langsung ke laut di kawasan SMA Negeri 4. Langkah tersebut diharapkan mengurangi tekanan air yang selama ini berpotensi meluap ke kawasan permukiman.

MDF juga meminta pemeriksaan bangunan yang berpotensi menghambat aliran sungai, termasuk di kawasan Papua Trade Center (PTC) Entrop. Jika ditemukan bangunan yang menghalangi normalisasi, pemerintah akan berkoordinasi dengan wali kota untuk menindaklanjutinya.

Ia meminta seluruh instansi terkait mempercepat penanganan sebelum curah hujan meningkat, sekaligus memetakan titik rawan banjir lainnya di Kabupaten Sentani, Yapis Dok 5 dan wilayah lainnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less