Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura Gelar Rapat, Bahas Nasib 2.169 Jiwa Korban Kebakaran Dok V 

Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura Gelar Rapat, Bahas Nasib 2.169 Jiwa Korban Kebakaran Dok V 

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 21 jam yang lalu
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, — Pemerintah Provinsi Papua bersama Pemerintah Kota Jayapura menggelar rapat koordinasi penanganan korban kebakaran di kawasan Mandala, Dok V, Distrik Jayapura Utara, di Gedung Negara, Senin (7/9/2026) malam.

Rapat ini merupakan tindak lanjut penanganan darurat pascakebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu, sekaligus membahas langkah strategis menuju masa transisi dan pemulihan bagi ribuan warga terdampak.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri (MDF) menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus hadir hingga seluruh tahapan penanganan selesai.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Menurutnya, meski kewenangan wilayah berada di tingkat kota, dukungan penuh dari provinsi tetap dibutuhkan.

“Pemerintah kota memiliki wilayah dan masyarakatnya, tetapi kami dari provinsi akan terus bergandengan tangan. Kami dukung penuh setiap langkah yang diambil pemerintah kota,” ungkap MDF usai rapat.

Fakhiri menjelaskan, saat ini penanganan masih berada dalam masa tanggap darurat selama 14 hari. Dengan sisa waktu sekitar enam hari, pemerintah harus segera menyiapkan langkah lanjutan, termasuk relokasi sementara dan rencana rekonstruksi.

“Masyarakat harus ditempatkan di lokasi yang layak. Kemudian bagaimana proses membangun kembali permukiman yang terbakar, ini harus disiapkan dengan matang,” katanya.

Ia juga memastikan opsi relokasi permanen akan mempertimbangkan kondisi sosial dan mata pencaharian warga yang mayoritas merupakan masyarakat pesisir.

“Mereka ini masyarakat nelayan, tidak mungkin dipindahkan ke gunung. Prinsipnya, kita bangun kembali di lokasi dengan penataan yang lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Papua berencana mengajukan dukungan kepada pemerintah pusat guna mempercepat proses pemulihan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, memaparkan jumlah korban terdampak yang mencapai ribuan jiwa.

“Terdapat sekitar 2.169 jiwa terdampak, terdiri dari lansia, orang dewasa, hingga anak-anak, dengan total 272 rumah yang terbakar,” ungkap Rollo.

Ia menambahkan, sejak hari pertama kejadian, pemerintah kota telah bergerak cepat dengan turun langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, BUMD, dan pelaku usaha.

“Kami selama empat hari berada di lokasi untuk mengoordinasikan bantuan. Semua pihak kami libatkan untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Rollo juga menekankan pentingnya penanganan pascatanggap darurat, seperti pembersihan lokasi dan penataan ulang kawasan sebelum pembangunan kembali dilakukan.

“Kami tidak ingin pembangunan dilakukan terburu-buru. Lokasi harus dibersihkan terlebih dahulu, kemudian ditata agar ke depan lebih baik dan tidak semrawut,” katanya.

Ia mengakui kapasitas fiskal Pemerintah Kota Jayapura terbatas, sehingga membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat.

“Ini sudah menjadi persoalan skala nasional. Kami berharap ada kolaborasi kuat, termasuk dukungan dari pusat, agar penanganan bisa maksimal,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan langkah konkret dalam penanganan lanjutan, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, relokasi sementara, hingga rekonstruksi permukiman warga terdampak kebakaran di Mandala Dok V. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less