Gubernur Fakhiri Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas 2026, Prioritas ‘Deep Learning’ Bagi Siswa
- account_circle topik papua
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 89
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’t menegaskan, pendidikan harus menjadi proses yang memuliakan manusia. Hal itu disampaikan dalam naskah pidato yang dibacakan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri saat upacara bendera peringatan Hardiknas tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur Papua Dok II, Kota Jayapura, Sabtu (2/5/2026).
Dalam pidatonya, Mendikdasmen menyebut Hardiknas sebagai momentum refleksi untuk menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional. Ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses membentuk manusia secara utuh.
“Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” ujarnya

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa filosofi pendidikan Indonesia telah diletakkan oleh Ki Hajar Dewantara melalui sistem among yang menekankan asah, asih, dan asuh sebagai fondasi pembelajaran.
Sejalan dengan itu, pemerintah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas
Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membangun sumber daya manusia unggul
“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” katanya.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menjalankan lima kebijakan strategis, Yaitu revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter siswa, peningkatan literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif.

Mendikdasmen juga menekankan pentingnya peran guru sebagai kunci keberhasilan pendidikan. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan berbagai program beasiswa dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik.
Di akhir pidatonya, ia mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan pendidikan sangat bergantung pada tiga hal utama
“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3 M (Mindset yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus),” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersinergi mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua demi Indonesia yang maju dan bermartabat. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




