Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB di Pegunungan Papua Terungkap, Lima Orang Jadi Tersangka

Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB di Pegunungan Papua Terungkap, Lima Orang Jadi Tersangka

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
  • visibility 489
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas Damai Cartenz 2026 bersama jajaran Polda Papua berhasil mengungkap jaringan transaksi senjata api dan amunisi yang diduga akan dipasok kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah Yalimo dan Yahukimo.

Dalam operasi penegakan hukum yang dilakukan pada Kamis, 12 Maret 2026 di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, aparat mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut beserta sejumlah barang bukti berupa senjata api rakitan, ratusan amunisi, magazen, serta beberapa barang lain yang berkaitan dengan aktivitas para pelaku.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan, Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif aparat keamanan terhadap peredaran senjata api ilegal yang diduga akan disalurkan kepada kelompok bersenjata di wilayah pegunungan Papua.

“Dari delapan orang yang diamankan, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara pada 13 Maret 2026,” ujar Brigjen Faizal, Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan data dari Satgas Damai Cartenz, Kelima tersangka tersebut yakni SP (38) yang berperan sebagai pencari sekaligus pembeli senjata api rakitan dan amunisi. Kemudian OB (22) alias Bakuru yang diketahui sebagai penyumbang dana untuk pembelian senjata rakitan dan amunisi dengan nilai sekitar Rp122 juta rupiah.

Berikutnya, YP (35) berperan sebagai penyumbang dana pembelian amunisi sekitar Rp13 juta rupiah. Sementara M-K-M (39) berperan sebagai turut serta membantu mengantarkan dan mempertemukan pihak pembeli dengan penjual senjata api rakitan, dan DK (35) bertindak sebagai perantara dalam transaksi senjata api dan amunisi.

“Adapun tiga orang lainnya yang sebelumnya diamankan saat ini masih berstatus sebagai saksi karena perannya masih didalami oleh penyidik,” ujar Faizal.

Dari hasil pengungkapan tersebut, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, 298 butir amunisi berbagai kaliber, lima buah magazen senjata, beberapa unit telepon genggam, serta tas dan dokumen identitas yang diduga berkaitan dengan aktivitas para pelaku.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, senjata api dan amunisi yang berhasil disita tersebut diduga akan disalurkan kepada kelompok kriminal bersenjata yang beroperasi di wilayah Yalimo dan Yahukimo guna memperkuat persenjataan mereka,” ungkap Brigjen Faizal.

Dijelaskan Faizal, Modus operandi yang digunakan para pelaku yakni dengan mengutus beberapa orang dari wilayah pegunungan menuju Jayapura untuk mencari jaringan atau pihak yang dapat menyediakan senjata api dan amunisi. Dana kemudian dikumpulkan secara bersama-sama untuk membeli persenjataan yang nantinya akan dibawa kembali ke wilayah operasi kelompok tersebut.

“Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini guna mengungkap jaringan yang lebih luas. Termasuk menelusuri sumber senjata dan amunisi ilegal yang masuk ke wilayah Papua. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus rantai suplai senjata kepada kelompok kriminal bersenjata,” ujar Brigjen Faizal.

Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang dapat membahayakan keamanan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal seperti perdagangan senjata api dan amunisi karena hal tersebut dapat berdampak serius terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Brigjen Faizal.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu aparat keamanan dalam mencegah peredaran senjata ilegal.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran senjata ilegal,” katanya.

” Saat ini Aparat juga tengah memburu pihak lain yang diduga sebagai penyedia atau pemasok senjata, salah satu nya adalah orang yang sudah diketahui identitasnya yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan tersebut,” Tutup Brigjen Faizal. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senin Besok, Aktifitas Pemerintahan Kembali Normal, Para Pengungsi di Pindahkan

    Senin Besok, Aktifitas Pemerintahan Kembali Normal, Para Pengungsi di Pindahkan

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com,  –  Memasuki hari ke delapan pasca banjir bandang yang menerjang kabupaten Jayapura dan sekitarnya, aktifitas perkantoran di Kantor Bupati Kabupaten Jayapura akan kembali di aktifkan. Ribuan pengungsi yang sejak banjir menjadikan halaman kantor bupati sebagai tempat mengungsi akan segera di pindahkan. Selain itu, sekolah-sekolah yang ada di beberapa tempat yang tidak terkena dampak […]

  • Tragis Bro! Pengendara Scoopy Ini Tewas Setelah Hantam Pembatas Jalan

    Tragis Bro! Pengendara Scoopy Ini Tewas Setelah Hantam Pembatas Jalan

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Pengemudi Honda Scoopy meninggal dunia setelah menabrak pembatas jalan di depan Kantor Bank Indonesia Jalan Samratulangi Distrik Jayapura Utara, Selasa (23/6) siang. Nyawa pria yang kesehariannya bekerja sebagai cleaning servis di Kantor Gubernur  ini, tidak dapat tertolong lantaran mengalami benturan keras dibagian kepala dan patah tulang. Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. […]

  • Bawa 21 Kg Ganja ke Kota Jayapura, Lima WNA Ditetapkan Tersangka

    Bawa 21 Kg Ganja ke Kota Jayapura, Lima WNA Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Opsnal Satuan Narkoba Polresta Jayapura Kota  menetapkan lima tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Lima tersangka itu merupakan warga negara (WN) Papua Nugini (PNG). Sebelumnya, kelima tersangka ditangkap pada Selasa (12/4/2022) saat meggunakan longboat melintasi Pantai Ciberi menuju ke Kampung Enggros, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, sekira pukul 01.30 WIT. Dalam […]

  • PLN Sukses Konversi 1.000 Kompor LPG ke Kompor Induksi

    PLN Sukses Konversi 1.000 Kompor LPG ke Kompor Induksi

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Program konversi kompor LPG ke kompor induksi ini untuk menekan angka impor LPG Surakarta, Topikpapua.com, – PT PLN (Persero) sukses merealisasikan pilot project konversi kompor LPG ke kompor induksi di Surakarta. Sebanyak 1.000 kompor LPG punya masyarakat berhasil dikonversi ke kompor induksi. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan konversi kompor ini dilakukan PLN untuk bisa […]

  • Tangkap 1 Terduga Anggota KKB di Intan Jaya, Pos Keamanan Aparat Diserang

    Tangkap 1 Terduga Anggota KKB di Intan Jaya, Pos Keamanan Aparat Diserang

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pos keamanan Satgas Damai Cartenz di Intan Jaya diaerang KKB hingga rusak berat. Penyerangan diduga dilakukan KKB setelah salah satu anggota nya diamankan Senin pagi. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Akbp Bayu Suseno mengaku sebelum terjadi penyerangan, sekitar pukul 10.00 Wit pihaknya berhasil mengamankan Bui Wonda (BW) alias Bossman Wenda. BW diamankan […]

  • KKB Nduga Tembaki Mobil Aparat, 29 Lubang Peluru Bersarang   

    KKB Nduga Tembaki Mobil Aparat, 29 Lubang Peluru Bersarang  

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Direktur Reskrim Umum (Direskrimum) Polda Papua Kombes Polisi Faizal Ramadhani membenarkan, insiden penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya terhadap personel Satgas Operasi Damai Cartenz di Kampung Nogolaid, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (21/4/2022). Faizal menjelaskan, penyerangan itu terjadi ketika tiga personel Satgas Operasi Damai Cartenz tengah melakukan pemetaan guna […]

expand_less