Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Alasan Sakit, KPK Tuding Lukas Enembe Tidak Kooperatif

Alasan Sakit, KPK Tuding Lukas Enembe Tidak Kooperatif

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menuding Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe bersikap tidak kooperatif saat sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atau PN Jakpus, Senin (12/6/2023). Hal tersebut tak lepas dari Lukas yang mengeluh dalam kondisi sakit.

“Kami sebenarnya menyayangkan sikap dari terdakwa yang saya kira tidak kooperatif karena teman-teman bisa melihat proses persidangan itu terdakwa bisa menjawab pertanyaan dari hakim dan menjelaskan keadaannya walaupun kemudian mengatakan sakit,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri di Jakarta, sebagaimana dilansir dari Beritasatu.com, Senin (12/6/2023)

Sementara itu, Ali memastikan KPK punya data cukup mengenai kondisi kesehatan Lukas Enembe. Salah satunya yakni terkait penjelasan dokter atas kondisi kesehatan Lukas. “Pada persidangan berikutnya, tentu tim Jaksa KPK akan menyampaikan secara lebih detail lagi terkait kondisi kesehatan dari Lukas Enembe,” ujar Ali.

Ali mengingatkan, sikap Lukas Enembe selama rangkaian persidangan akan dinilai oleh Majelis Hakim PN Jakpus maupun Jaksa KPK. Sikap Lukas Enembe akan dipertimbangkan dalam hal-hal yang memberatkan dan meringankan hukuman.

“Sekali lagi ini tempat yang tepat untuk menguji apakah hasil penyidikan yang dilakukan KPK tepat secara materi secara substansi, sehingga silakan terdakwa melalui penasihat hukumnya bisa membuktikan sebaliknya apa yang ditersangkakan oleh KPK,” ungkap Ali.

Sebagai info, saat sidang, Majelis Hakim PN Jakpus menanyakan soal kondisi kesehatan Lukas Enembe. Dengan suara yang samar-samar, dia mengaku tengah dalam kondisi sakit. Kuasa hukum Lukas, Petrus Bala Pattyona pun menegaskan kembali pengakuan Lukas Enembe.

“Beliau sudah menjawab dua kali dalam keadaan sakit,” ujar Petrus yang turut mendampingi Lukas untuk mengikuti persidangan. Lukas dan Petrus diketahui mengikuti persidangan secara daring.

Di lain sisi, JPU KPK memohon agar diberikan waktu untuk koordinasi dengan tim dokter dalam rangka memastikan kondisi kesehatannya. Sedangkan Lukas Enembe mengaku tidak bisa mengikuti persidangan. “Tidak bisa (mengikuti persidangan),” kata Lukas. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Togel Marak di Merauke, Uskup Petrus Pertanyakan Keberadaan Polisi

    Togel Marak di Merauke, Uskup Petrus Pertanyakan Keberadaan Polisi

    • calendar_month Sen, 7 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – Maraknya perjudian toto gelap (togel) di wilayah Kabupaten Merauke masih menuai sorotan tajam. Kali ini,  Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.Sc angkat bicara bahkan sang uskup mempertanyakan peran kepolisian setempat,  yang seakan membiarkan aktivitas perjudian tersebut tetap eksis. Secara tegas ia pun meminta kepada seluruh umat Katolik untuk berhenti dengan […]

  • Todat Pegunungan Harap Pemerintah Pusat Perpanjang Masa Jabatan Nikolaus Kondomo Sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan

    Todat Pegunungan Harap Pemerintah Pusat Perpanjang Masa Jabatan Nikolaus Kondomo Sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan

    • calendar_month Ming, 12 Nov 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Kepala Suku Besar Jayawijaya Agus N. Hubi meminta kepada pemerintah pusat agar memperpanjang masa jabatan Pj Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo. Permintaan ini mencuat paska-adanya isu pergantian PJ Provinsi Papua Pegunungan. Menurut Hubu, dalam sosial budaya, adat dan kultur sosial dan keimanan pada masyarakat Papua Pegunungan sangat menjunjung tinggi nilai nilai dan […]

  • Yanto Eluay: Kami Tolak 1 Juli Sebagai HUT TPN-OPM, Papua Pilih Damai

    Yanto Eluay: Kami Tolak 1 Juli Sebagai HUT TPN-OPM, Papua Pilih Damai

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tokoh adat Papua, Yanto Eluay, menyampaikan pernyataan tegas menolak penetapan tanggal 1 Juli sebagai Hari Ulang Tahun Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM). Penolakan ini ditegaskan sebagai bentuk suara hati masyarakat adat yang menjunjung tinggi kedamaian, persatuan, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi Papua. “Sebagai tokoh adat Papua, saya […]

  • Polri Peduli Lingkungan, 200 Bibit Pohon di Tanam Polres Asmat

    Polri Peduli Lingkungan, 200 Bibit Pohon di Tanam Polres Asmat

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Asmat, Topikpapua.com, – Sebanyak 200 bibit pohon di tanam Polres Asmat di areal seluas 7500 m³ tepatnya di belakang  Makopolres Asmat, Kamis (09/01/20). Giat penenaman di dipimpin langsung  WakaPolres Asmat, Kompol Umar Sulaiman bersama dengan puluhan personil Polres Asmat. ” dari 200 bibit pohon tersebut terdiri dari jenis bibit Pohon mangrove atau bakau, Pohon mangi […]

  • Kasus Ibu Hamil Meninggal di RSMI, Kapendam Cenderawasih: Penanganan Sesuai SOP

    Kasus Ibu Hamil Meninggal di RSMI, Kapendam Cenderawasih: Penanganan Sesuai SOP

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 724
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto, mengklarifikasi terkait kasus kematian seorang ibu hamil saat proses persalinan yang viral di media sosial yang terjadi di Rumah Sakit Marthen Indey (RSMI), Sabtu (27/12/2025). “Saya sampaikan duka cita yang mendalam kepada pihak Keluarga atas meninggalnya Ny. Martha (43) saat melakukan persalin di RS,” ungkap Kapendam lewat […]

  • Kota Jayapura Semakin Aman, Ini Fakta nya

    Kota Jayapura Semakin Aman, Ini Fakta nya

    • calendar_month Sab, 29 Des 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tahun 2018 Angka kriminalitas di kota jayapura mengalami penurunan di banding tahun 2017. Bila di tahun 2017 terjadi 4095 kasus, di tahun 2018 terjadi 3918 kasus atau turun sebanyak 177 kasus. Hal ini di ungkapkan Kapolresta Jayapura, Akbp Gustav Urbinas saat menggelar Press Conference refleksi akhir tahun Polresta Jayapura di Ruang Humas […]

expand_less