Kapolda Papua Ungkap Tiga Langkah Pembebasan Pilot Susi Air
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 18 Feb 2023
- visibility 106
- comment 0 komentar

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri saat memberikan keterangan pers di Jayapura, Sabtu (18/2/2023)/ Mtp
Timika, Topikpapua.com – Sebelas hari paska-menghilangnya kapten pilot Philips Max Martheins di bandara Paro, Personel TNI-Polri terus berupaya melakukan pencarian terhadap pilot asal Selandia Baru tersebut.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh aparat keamanan di Papua untuk membebaskan Kapten Philips yang diketahui sedang disandera oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan hingga kini pihaknya tengah mengupayakan dua cara pendekatan untuk mengetahui posisi dari Kapten Philips.
“Kita saat ini sedang mengupayakan dengan dua cara, pertama saat ini kita sedang monitor dan cara kedua dengan mengirim tim negosiasi. Cara kedua ini sampai saat ini kita belum mendapat informasi dari tim negosiasi,” ungkap Kapolda Fakhiri, Sabtu (18/2/2023).
Menurut Kapolda, saat ini pihaknya masih berasumsi bahwa kapten Philips disandera pihak KKB, namun informasi tersebut haruslah dibuktikan lewat laporan dari tim negosiasi.
“Nantinya bila kita sudah mendapat informasi dari tim negosiasi akan kita singkronkan dengan vidio yang menyatakan bahwa kapten Philips ini benar disandera KKB. Dari situ kita harap bisa mendapat titik pasti dimana kapten Philips ini berada, sehingga langkah selanjutnya bisa segera kita laksanakan,” jelas Irjen Fakhiri.
Kapolda juga menegaskan bila langkah negosiasi untuk membebaskan kapten Philips gagal, maka aparat keamanan akan mengambil langkah penegakan hukum.
” Kita tunggu tim negosiasi bekerja, nanti kalau mereka gagal maka langkah penegakan hukum akan kita lakukan, namun mengedepankan HAk Asasi Manusia dan yang utama adalah keselamatan pilot,”pungkas Irjen Fakhiri.
Sebelumnya Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI M Saleh mengatakan bila ada batas waktu bagi tim negosiasi bekerja, bahkan Mayjen Saleh mengaku telah menyiapkan tim Khusus penyelamatan Kapten Philips yang terdiri dari pasukan Khusus dari TNI-Polri.
“Kita sudah bentuk tim khusus yang terdiri dari pasukan elit baik dari TNI maupun dari Polri untuk lakukan penegakan hukum, namun tentunya dilakukan dengan tepat dan terukur serta tidak melanggat HAM,” ungkap Mayjen Saleh, Kamis (16/2/2023).
Hingga kini diketahui Kapten Philips berada ditangan KKB pimpinan Egianus Kogoya. Hal tersebut terungkap setelah juru bicara Tentara Pembebasan Nasional – Papua Barat (TPN-PB), Sebby Sambom merilis vidio yang menunjukkan keberadaan kapten Philips sedang bersama dengan Egianus Kogoya dan kelompoknya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




