Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KOREM 172 » Berjalan Kaki dari Oksibil, 18 Warga Kiwirok Tiba di Kampung Halaman

Berjalan Kaki dari Oksibil, 18 Warga Kiwirok Tiba di Kampung Halaman

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
  • visibility 296
  • comment 0 komentar

Kiwirok, Topikpapua.com, – Sebanyak 18 orang warga Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan telah kembali ke kampungnya halamannya di Kiwirok setelah setahun lebih mengungsi di Oksibil, ibu kota kabupaten setempat.

Belasan warga itu berjalan kaki dari Distrik Oksibil dan tiba di Distrik Kiwirok, Rabu (30/11/2022).

Kedatangan mereka sontak disambut langsung aparat TNI-Polri di pintu masuk Kampung Pomdim, dan selanjutnya bersama-sama menuju Runway Bandara Utama Kiwirok dan melaksanakan makan bersama sekaligus ucap syukur bahwa perjalanan dari Oksibil ke Kiwirok berjalan aman dan lancar.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring bersyukur warga Kiwirok yang berjalan kaki sejak kemarin dari Oksibil kini telah tiba dengan selamat di Distrik Kiwirok.

“Kita patut bersyukur masyarakat ini sampai dengan selamat, aman dan lancar sesuai dengan harapan kita semua,”katanya.

Setelah tiba di Kiwirok sambung Danrem, masyarakat akan tingga sementara di perumahan guru yang sudah disiapkan oleh aparat TNI-Polri.

“Nanti setelah rumah mereka diperbaiki barulah mereka kembali ke rumahnya masing-masing. Mereka juga akan membantu membangun kembali sarana dan prasarana yang sudah rusak bersama-sama dengan aparat TNI-Polri yang ada di Distrik Kiwirok,” bebernya.

Diakui Danrem kendati kondisi di Kiwirok saat ini tidak semudah yang dibayangkan, namun dia optimis sinergi yang dibangun bersama seluruh pihak bisa memulihkan Distrik Kiwirok seperti sediakala.

“Yang terpenting adalah masyarakat bisa kembali dan bisa merayakan Natal di kampung halamannya,”tuturnya.

Sementara Bupati Pegunungan Bintang, Yan Spei Bidana bersama pimpinan forkopimda setempat yang tiba di Distrik Kiwirok dengan menggunakan transportasi udara, menandai aktivitas di daerah tersebut sudah kembali normal.

“Hari ini kita secara resmi sudah mendaratkan pesawat kembali dan hal tersebut menandakan bahwa aktivitas di Distrik Kiwirok sudah kembali seperti biasa. Terima kasih kepada TNI-Polri yang yang sudah menjaga Distrik Kiwirok selama ini atau sekitar 1,2 tahun,” katanya.

Bupati mengaku akan menyampaikan aspirasi kepada Presiden Jokowi agar Pemerintah Pusat bisa membangun kembali Distrik Kiwirok di semua aspek mulai dari fasilitas pelayanan pendidikan, kesehatan kantor pemerintahan serta rumah masyarakat sehingga semua dapat kembali normal.

“Memang APBD kami terbatas untuk membangun wilayah ini, maka itu kami memerlukan bantuan baik dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi untuk membantu,” akunya.

Di tempat yang sama Kepala Distrik Kiwirok, Abedeus Tepmul menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri dan Pemda serta seluruh pihak yang sudah upaya memulangkan warga yang mengungsi sejak tahun lalu.

“Terima kasih juga kepada TNI-Polri dan Pemda yang hari ini telah membuka penerbangan perdana di Distrik Kiwirok. Kami memiliki harapan aktivitas seluruh masyarakat dapat segera berjalan dengan normal yang akhirnya roda perekonomian di distrik ini juga akan berjalan,” ucapnya.

Sejumput harapan juga disampaikan Pendeta Gereja Gidi Kiwirok, Leo Uopmabin. Ia berharap pemerintah membangun kembali fasilitas di Distrik Kiwirok, sehingga masyarakat yang saat ini masih ada di Oksibil seluruhnya bisa segera kembali.

“Semua masyarakat yang di Oksibil mengutarakan kerinduan mereka untuk dapat segera kembali dan melakukan aktivitas seperti sediakala di kampung halaman kami ini Distrik Kiwirok. Kami yang 18 orang yang sudah tiba hari ini sangat senang dapat menginjakkan kaki setelah 1,2 tahun lamanya kami meninggalkan tempat ini. Kerinduan kami terbayar dan saya berharap kerinduan para jemaat saya juga akan segera terwujud,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya sebanyak 20 warga berjalan kaki dari Distrik Oksibil ke Distrik Kiwirok pada Selasa (29/11/2022). Namun dua orang harus berhenti di perjalanan tepatnya di Kampung Kubipkop karena sakit, sehingga hanya 18 orang yang melanjutkan perjalanannya.

Selanjutnya keamanan masyarakat di Distrik Kiwirok akan selalu dikawal olah aparat TNI-Polri yang dipimpin oleh Wakil Komandan Satgas Pamwiltasrat Yonif 143/TWEJ Mayor Inf Adi Ariyanto. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Janjikan Keringanan Bayar Listrik, PLN Papua : Mekanismenya Belum Ada

    Jokowi Janjikan Keringanan Bayar Listrik, PLN Papua : Mekanismenya Belum Ada

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 752
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) mengaku hingga kini pihaknya belum menerima mekanisme pembebasan dan pemberian diskon bagi pelanggan PLN di Papua dan Papua barat terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia. Humas PLN UIWP2B, Septian  Dwi Pujiyanto saat di hubungi Redaksi Topik, Rabu 01/04/20 mengatakan pada […]

  • Kurang 3 M Lagi, Persipura Siap Gasss   

    Kurang 3 M Lagi, Persipura Siap Gasss  

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Tim Persipura Jayapura masih membutuhkan anggaran sebesar Rp3 miliar lagi untuk mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia. Klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut kini telah mengumpulkan dana dari pihak sponsor sebesar Rp12 miliar. Manajer Persipura Jayapura, Yan Permenas Mandenas ( YPM) mengatakan untuk kompetisi Liga 2 musim 2022-2023 tim Mutiara Hitam membutuhkan dana sebesar […]

  • Pasokan Listrik Aman, PLN Sukses Kawal Peringatan HAN di Jayapura

    Pasokan Listrik Aman, PLN Sukses Kawal Peringatan HAN di Jayapura

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional Ke-40, PT PLN (Persero) sukses memasok listrik andal tanpa kedip (zero down time) yang berlangsung di Istora Papua Bangkit, Jayapura, Selasa pagi (23/7). Selama berlangsungnya kegiatan yang dihadiri ribuan anak-anak itu, PLN berhasil mengamankan pasokan listrik dengan empat lapis. Penjabat Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun dalam sambutan […]

  • Pakai Dana Desa, Kepala Kampung di Nduga jadi Tersangka Kasus Jual Beli Amunisi

    Pakai Dana Desa, Kepala Kampung di Nduga jadi Tersangka Kasus Jual Beli Amunisi

    • calendar_month Sel, 9 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Polda Papua berhasil menangkap Kepala Kampung Wusi berinisial TL karena diduga menjadi salah saru donatur pembelian amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Rabu (4/8/2022) lalu. Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani mengaku saat ini TL sudah di tahan di Polres Yalimo untuk dimintai keterangan. “Kami sudah menahan […]

  • Polda Papua Tetapkan 3 Anggota KNPB Timika Tersangka Kasus Makar

    Polda Papua Tetapkan 3 Anggota KNPB Timika Tersangka Kasus Makar

    • calendar_month Kam, 10 Jan 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 800
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  – Polda Papua akhirnya menetapkan tiga orang anggota KNPB Timika sebagai Tersangka kasus Makar. Ketiga nya adalah SA (51), ED (22) dan YA (28) yang merupakan wakil ketua KNPB Wilayah Timika. Sebelumnya pada tangal 8 – 9 Januari lalu penyidik Sat Reskrim Polres Mimika yang diback up penyidik Dit Reskrimum Polda Papua melakukan […]

  • Kapolda Papua : Kami Sudah Kantongi Pelaku Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya

    Kapolda Papua : Kami Sudah Kantongi Pelaku Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya

    • calendar_month Sel, 5 Feb 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengaku sudah mengetahui pelaku penembakan Sugeng Efendi (25) di Puncak Jaya pada tanggal 2 februari lalu. “Kita sudah tahu kelompok yang melakukan penembakan terhadap masyarakat sipil di Puncak Jaya. Kami minta waktu untuk mengejar pelaku dan menurut saksi-saksi yang melihat kejadian itu yang melakukan adalah kelompok […]

expand_less