Pidato Kemenangan Pasangan Mariyo, MDF : Ini Kemenangan Rakyat Papua!
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 8 Agu 2025
- visibility 549
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Calon Gubernur Papua, Matius Fakhiri di dampingi Wakil Gubernur, Aryoko Rumaropen dalam pidato kemenangannya menyampaikan apresiasi yang tinggi bagi seluruh masyarakat Provinsi Papua, yang terus memberikan dukungan penuh dengan memilih pasangan Mari – Yo, sehingga dapat meraih suara terbanyak di PSU Pilkada Papua berdasarkan data quick count dan real count tim Mariyo.
“Kepada seluruh rakyatku di Kabupaten dan Kota Jayapura, Biak Numfor, Sarmi, Keerom, Kepulauan Yapen, Waropen, Mamberamo Raya, Supiori saya Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen, bersama 16 partai politik koalisi Papua cerah kami sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang memilih kami,” ujar Matius membuka pidato kemenangan nya di salah satu hotel di Kota Jayapura, Kamis (7/8/2025) malam.
Ditegaskan, pasangan Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen akan membuktikan untuk mensejahterakan seluruh masyarakat di Provinsi Papua, tanpa terkecuali melalui program kerja yang telah digagas, untuk mewujudkan transformasi Papua baru yang lebih cerah, cerdas sejahtera dan harmonis bagi masyarakat.

“Mari – Yo akan membuktikan dengan bekerja kerja, dalam mensejahterakan semua rakyat di Provinsi Papua, untuk semua suku, agama ras dan golongan tanpa memandang perbedaan, lewat visi misi kami yang sudah ada” Tegasnya.
Dijelaskan kemenangan Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen hari ini, merupakan kemenangan bagi seluruh masyarakat di Provinsi Papua, oleh sebab itu pasangan Mari – Yo akan berupaya untuk membawa perubahan baru bagi masyarakat, dari Pelosok hingga Perkotaan.
“Kemenangan ini bukan semata kemenangan kami berdua, tetapi kemenangan rakyat Provinsi Papua dari Pesisir hingga Pegunungan, Kampung ke Kota, inilah suara perubahan, harapan, suara yang menolak ketakutan, suara keberanian dan harapan untuk masa depan Provinsi Papua”, katanya.

“Tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada hanya pemimpin rakyat, kami mengajak semua pihak termasuk saudara-saudara yang berbeda pilihan, untuk bergandengan tangan tinggalkan pertikaian, rajut kembali persaudaraan. Kita bangun Provinsi Papua yang adil, terbuka dan penuh kasih yang menyatukan semua masyarakat” Pungkasnya.
PSU Papua diikuti oleh dua pasang calon, yakni nomor urut satu Benhur Tomi Mano – Constan Karma (BTM-CK) dan Paslon nomor urut dua, Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (Mariyo).
Paslon BTM-CK maju dengan dukungan partai PDI Perjuangan dan PKN, sementara pasangan Mariyo diusung oleh 16 Parpol yaitu Golkar, Gerindra, Demokrat, PKS, Nasdem, PSI, PBB, PPP, Gelora, Garuda, Perindo, PAN, Buruh, Ummat, PKB dan Hanura.
Provinsi Papua menjadi daerah yang terakhir menggelar pesta demokrasi pemilihan kepala daerah di Indonesia. Sebelumnya pada Pilkada tahun 2024 oleh Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan dari Paslon nomor urut dua Mariyo atas hasil putusan KPU Papua dan memerintahkan KPU Papua menggelar PSU.
Pada putusan MK tersebut menyatakan calon wakil gubernur dari nomor urut satu (saat itu) Yeremias Bisay (YB) dinyatakan gugur karena terbukti dalam persidangan yang digelar MK bahwa YB cacat administrasi dan dinyatakan tidak layak maju sebagai calon wakil gubernur Provinsi Papua. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




