Usai Antar Korban Lakalantas, Bripka Marsidon Ditembak OTK Didepan RSUD Wamena
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 29 Mei 2025
- visibility 136
- comment 0 komentar

Wamena, Topikpapua.com, — Situasi keamanan di wilayah Papua Pegunungan kembali terguncang pasca aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap anggota Polri. Kali ini, yang menjadi korban adalah anggota Sat Lantas Polres Jayawijaya, Bripka Marsidon Debataraja.
Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengaku Bripka Marsidon ditembak saat berada di dalam kendaraan dinas yang terparkir di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wamena, Jalan Trikora, Kabupaten Jayawijaya, sekitar pukul 19.14 Wit.
“Penembakan terjadi sesaat setelah Bripka Marsidon bersama rekannya Aipda Bakri Sidikun selesai mengantar korban kecelakaan lalu lintas dari jalan JB Wenas ke IGD RSUD Wamena. Ketika keduanya hendak kembali ke Mapolres Jayawijaya dengan menggunakan mobil dinas Sat Lantas, tiba-tiba pelaku melepaskan tembakan dari luar pagar RSUD yang berada di sisi Jalan Trikora dan mengenai korban” ungkap Brigjen Faizal, Kamis (29/05/2025)
Pelaku diduga menggunakan senjata api laras panjang dan melarikan diri menggunakan sepeda motor,” Setelah peristiwa penembakan, rekan korban Aipda Bakri Sidikun yang berada di lokasi langsung mengevakuasi korban ke IGD RSUD Wamena untuk mendapatkan penanganan medis darurat” tambahnya.
Kapolres Jayawijaya yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi bersama jajaran dan melakukan sterilisasi area RSUD serta mengunjungi korban. Personel Polres Jayawijaya langsung diperintahkan siaga penuh di Mako Polres dan RSUD Wamena.
“Anggota langsung melakukan olah TKP dan menemukan, empat selongsong peluru kaliber 5.56 mm di lokasi yang diduga menjadi tempat penembak beraksi” jelas Brigjen Faizal
Olah TKP juga dilakukan pada Mobil dinas Sat Lantas Polres Jayawijaya (Toyota Kijang nopol XVII 1101-29) yang mengalami kerusakan serius, yakni 4 lubang tembak di kaca depan, 2 lubang di lempengan besi belakang jok pengemudi.
“Anggota ditembak saat melaksanakan tugas mengantar korban laka lantas ke RSUD Wamena, hal ini merupakan tindakan kriminal keji yang tidak bisa ditoleransi. Kami akan bertindak tegas dan mencari pelaku sampai tertangkap. Tidak akan ada tempat aman bagi pelaku kekerasan bersenjata yang meresahkan warga Papua,” tegas Brigjen Faizal.
Dirinya juga meminta masyarakat khususnya yang berada di kota Wamena agar tidak panik dan menyerahkan kasus penembakan ini kepada pihak kepolisian.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Wamena dan wilayah Jayawijaya, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Percayakan sepenuhnya kepada Polri yang terus bekerja secara profesional untuk mengungkap pelaku dan menjamin keamanan. Negara hadir dan aparat siap menjaga stabilitas keamanan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat Papua,” ujar Brigjen Faizal.
Sementara itu hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam perawatan intensif di RUUD Wamena. Satuan gabungan TNI Polri juga sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan, termasuk melakukan penyelidikan motif dari aksi penembakan tersebut.
” Kita sudah kerahkan penambahan pasukan anggota Brimob ke kota Wamena untuk menjamin keamanan di Wamena, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku” tutup Brigjen Faizal. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




