Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Viral Polisi Aniaya Warga Sipil di Biak, Kapolda Papua : Tindak Tegas Pelaku Kekerasan! 

Viral Polisi Aniaya Warga Sipil di Biak, Kapolda Papua : Tindak Tegas Pelaku Kekerasan! 

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
  • visibility 458
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Beredar video pemukulan seorang warga sipil oleh oknum anggota polisi saat berorasi di depan Kantor Kepolisian Resor Biak Numfor menjadi atensi khusus Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Mathius D. Fakhiri.

Fakhiri menegaskan, dirinya sudah perintahkan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Papua untuk segera telusuri kasus itu dan mengambil tindakan tegas.

“Saya sudah perintahkan Kadiv Propam untuk tangani kasus itu,” kata Fakhiri melalui sambungan telepon seluler, Jumat (26/7/2024).

Selain meminta Kadiv Propam, Fakhiri juga meminta Komnas HAM Papua untuk turun langsung ke Biak Numfor menyelidiki, guna mengetahui penyebab pasti orasi yang berujung pada pemukulan.

“Saya sudah minta ini diselesaikan secara baik, agar tidak dipelintir oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Kapolres Biak Numfor AKBP Arie Trestiawan, melalui Kasi Humas Polres Biak Ipda Joko Susilo mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah pemeriksaan secara internal terhadap oknum polisi yang diduga melakukan kekerasan terhadap salah satu warga masyarakat yang melakukan orasi tunggal itu.

“Polres sudah mengambil langkah-langkah pemeriksaan internal kepada yang bersangkutan. Kapolres melalui Wakapolres telah memberikan hukuman tindakan indisipliner kepada oknum tersebut. Kami tidak ingin institusi ini mendapatkan citra yang buruk di hadapan masyarakat,” kata Joko.

Ia menegaskan, apabila pihak korban merasa tidak terima dengan perlakuan tersebut, Polres Biak Numfor memberikan kesempatan kepada korban untuk melaporkan secara tertulis, dan bisa langsung ke Mapolres Biak untuk melaporkan kejadian yang dialami. Tentunya tindakan hukum selanjutnya akan di lakukan.

“Kejadian ini, sebenarnya terjadi pada Jumat (12/7/2024) sekitar pukul 10.30 WIT, saat anggota melakukan persiapan pelaksanaan penjemputan dan pelepasan jabatan Kapolres Biak Numfor, dengan jadwal latihan tradisi upacara pedang pora,” jelasnya.

Ia mengatakan Polres Biak Numfor menerima semua jenis kritikan, masukan dan juga saran dari masyarakat. Namun memang, tidak dengan melakukan aksi yang justru mengganggu ketertiban dan kenyamanan publik.

“Kritik bagus, tapi caranya kurang elegan. Kalau mau kita bisa menerima masukan dengan menyurat resmi, untuk aturan menyampaikan pendapat di muka umum, semua ada prosedurnya, orasi itu single orasi, dan tidak ada pemberitahuan, dan orang lain menyaksikan, secara spontan anggota tidak menerima tindakan seperti itu, jika memang ingin menyampaikan bisa datang baik-baik akan kita terima masukannya,” katanya.

Jika memang ada hal yang berkaitan dengan saran dan masukan, serta kritik, Polres Biak tidak anti kritik dan bisa menyampaikan secara langsung serta bermartabat.

Terkait adanya pelemparan, diakui memang ada lemparan ke arah yang menyampaikan orasi oleh oknum anggota. Namun, tidak ada batu yang berukuran besar.

“Itu spontanitas, hanya kerikil kecil, tidak ada batu besar di sini, itu juga spontan, karena dalam kondisi panas dan saat itu sedang latihan, mereka diganggu dengan orasi seperti itu,” katanya.

Dalam video tersebut, terlihat dua orang anggota keluar berlarian menghampiri warga yang sedang melakukan orasi tunggal menggunakan pengeras suara. Satu orang diantaranya berupaya untuk melerai emosi berlebih dari satu oknum polisi tersebut.

Terpisah, Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua, Fritz Ramanday mengatu telah dihubungi Kapolda Papua untuk menyelidiki kasus pemukulan seorang warga oleh oknum anggota polisi di Biak.

“Ia benar, kami sudah diminta pak Kapolda untuk menyelidiki kasus itu.” Kata Ramandey.

Menurut ia, pihaknya akan mokitor melalui Kadiv Propam untuk perkembangan kasua itu.

“Kami memang belum memutuskan untuk turun ke Biak, tapi tugas yang paling terpenting adalah memonitoring perkembangan penyelidikan yang dilakukan Propam terhadap oknum anggota yang melakukan penyerangan,” ujarnya.

Ramandey menilai, sebenarnya apa yang dilakukan korban adalah hal yang baik karena ingin menyampaikan hal-hal buruk yang memang perlu keterlibatan polisi untuk menangani itu.

“Kenapa polisi harus melakukan kekerasan, itukan tidak seharusnya dilakukan,” tegasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kemampuan Literasi Anak, Program Si Ipar Hadir di Pelosok Nduga

    Tingkatkan Kemampuan Literasi Anak, Program Si Ipar Hadir di Pelosok Nduga

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 melaksanakan Program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) di Kampung Mbuah Tengah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Minggu (13/8/2023) siang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan belajar anak-anak di daerah tersebut. Program Si Ipar ini merupakan bagian dari kegiatan Operasi Rasaka Cartenz Polda Papua dalam mendukung pelayanan pendidikan di […]

  • Kunker ke Sarmi: Gubernur Fakhiri Fokus Kembangkan Perkebunan Kelapa dan Kampung Nelayan

    Kunker ke Sarmi: Gubernur Fakhiri Fokus Kembangkan Perkebunan Kelapa dan Kampung Nelayan

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle topik papua
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sarmi, Topikpapua.com, — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarmi bersama seluruh kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, Kamis (14/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Fakhiri meninjau langsung prospek program cetak sawah di Kampung Tetom Jaya, pengelolaan kopra di Kampung Anus, Kawasan Industri PHICO, Rumah Sakit Umum Daerah […]

  • PLN dan Pemkab Sorong Selatan Sinergi Percepat Elektrifikasi 49 Desa di Sorong Selatan

    PLN dan Pemkab Sorong Selatan Sinergi Percepat Elektrifikasi 49 Desa di Sorong Selatan

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Teminabuan, Topikpapua.com, — PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Papua Barat Daya terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Sorong Selatan. Guna mengatasi tantangan geografis yang sulit, PLN melakukan koordinasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan. Pertemuan yang digelar di Kantor Bupati Sorong Selatan pada Rabu (25/6) ini dihadiri langsung oleh […]

  • HUT Partai Demokrat, UGW Ajak Semua Kader Bersatu

    HUT Partai Demokrat, UGW Ajak Semua Kader Bersatu

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Wakil ketua DPD Partai Demokrat Papua, Usman G Wanimbo (UGW) mengajak semua kader partai demokrat di Papua untuk bersatu bergandengan tangan untuk mengembalikan kejayaan partai Demokrat di Papua. Hal tersebut disampaikan UGW usai perayaan HUT ke 19 Partai demokrat yang di laksanakan sederhana di salah satu hotel di kota jayapura, Rabu (09/09/20). […]

  • Polda Papua Sebut Jumlah Korban Kericuhan di Yahukimo Terus Bertambah

    Polda Papua Sebut Jumlah Korban Kericuhan di Yahukimo Terus Bertambah

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,-Jumlah korban akibat kericuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Minggu (3/10/2021) terus bertambah. Jika sebelumnya disebutkan ada dua warga yang tewas dalam peristiwa tersebut, kini korhan bertambah menjadi enam orang. “Masyarakat yang meninggal dunia enam orang yang salah satunya diduga adalah pelaku penyerangan. Seluruh jenazah masih disemayamkan di RSUD Yahukimo,” kata Direskrimum Polda Papua, […]

  • Gunakan Pembangkit Hijau, PLN Listriki 2 Kampung di Raja Ampat

    Gunakan Pembangkit Hijau, PLN Listriki 2 Kampung di Raja Ampat

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Raja Ampat, Topkpapua.com, – PT PLN (Persero) terus berkomitmen untuk melistriki daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di seluruh Indonesia. Menggunakan dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), PLN berhasil menghadirkan listrik di Kampung Audam dan Kampung Mutus, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Salah satu warga di Kampung Mutus, Yosis Mambraku, mengungkapkan bahwa setelah 22 […]

expand_less