Terlibat 12 Aksi Kekerasan di Puncak, Alanus Tabuni Diamankan Ops Damai Cartenz

oleh

Jayapura, Topikpapua.com, – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atas nama Alenus Tabuni alias Kobuter diamanakan oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2024, Minggu 18 Februari 2024.

Kasatgas Hunas Ops Damai Cartenz-2024, Akbp Bayu Suseno mengaku Alanus diamankan di depan Puskesmas Distrik Ilaga Kabuapten Puncak saat sedang bergabung dengan sekelompok masyarakat.

Menurut Kasatgas Humas, penangkapan ini berawal saat anggota Ops Damai Cartenz wilayah puncak sedang melaksanakan pemantuan disekitaran ibu kota Ditsrik Ilaga tepatnya diarea perempatan Koramil dan mendapatkan informasi yang mengarah kepada sekelompok masyarakat yang sedang berdiri di depan puskesmas Distrik Ilaga.

“Anggota kami langsung mendatangi sekelompok masyarakat yang sedang berdiri didepan puskesmas tersebut dan mengamankan Alenus yang memang sudah masuk dalam DPO kami,” ungkap Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Akbp Bayu Suseno, Rabu (20/2/2024).

Saat ini Alanus sudah diamankan di Polres Puncak dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” Alanus ini merupakan anggota KKB aktif yang kita ketahui adalah anak buah dari Goliat Tabuni namun saat ini bergabung dengan KKB Pimpinan Nimbuk Tekenggen yang kerao membuat onar di Kabupaten Puncak,” jelas Bayu.

Menurut Bayu Alanus aktif membantu Nimbuk Telenggen disejumlah aksi kekerasan baik kepada aparat keamanan maupun warga sipil di Kabupaten Puncak, Khusus nya di Distrik Illaga, Seperti aksi penembakan hingga pembakaran rumah warga dan fasilitas pemerintah dibKabupaten Puncak.

” Data kami sedikitnya Alanus ini terlibat dalam 12 aksi kelerasan di kabupaten Puncak, Diantaranya terlibat dalam penembakan tukang ojek pada tanggal 14 April 2021di dekat Balai kampung Eromaga yang mengakibatkan korban atas nama Udin meninggal dunia, Alanus juga terlibat dalam penembakan yang mengakibatkan warga sipil atas nama Habel Alengpen meninggal dunia pada tanggal 3 Juni 2021,” pungkas Akbp Bayu. (Redaksi Topik)

No More Posts Available.

No more pages to load.