Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Inspiratif! Guru Matematika di Biak Manfaatkan Metode Sosiodrama di Sekolah

Inspiratif! Guru Matematika di Biak Manfaatkan Metode Sosiodrama di Sekolah

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
  • visibility 854
  • comment 0 komentar

Biak, Topikpapua.com, – Menjadi seorang guru di daerah 3 T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal) memiliki tantangan tersendiri. Dibutuhkan inovasi dalam menyampaikan materi pelajaran agar para siswa/wi bukan hanya mampu menerima materi tersebut tapi juga menyukai materi yang disampaikan.

Adalah Dian Hapsari Gustifani, S. Pd seorang guru yang mengabdi di SMA Negeri 1 Biak Timur yang menerapkan metode unik dalam menyampaikan materi pelajaean matematika.

“Menurut beberapa peserta didik saya , mereka beranggapan bahwa matematika sulit untuk dipahami atau dan salah faktornya adalah guru yang menjelaskan di kelas tidak ramah dan masih menggunakan metode pembelajaran konvensional kepada mereka,sehingga mereka tidak tertarik dan merasa jenuh dengan mata pelajaran tersebut,” ungkap Dian kepada Redaksi Topik.

Menurut Dian, dirinya memberanikan diri untuk mengubah sudut pandang tentang mata pelajaran matematika menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan kini dicintai oleh para peserta didiknya.

“Agar tujuan saya bisa terwujudkan, Saya bersinergi dengan salah satu Komunitas Kebudayaan di Kabupaten Biak Numfor yaitu “Parang Art Studio” yang dipelopori oleh Melianus Imbiri. Dengan memanfaatkan Boneka Seni Papua dan Kearifan Lokal Khas Biak,” Jelas Dian.

Menurutnya, metode yang digunakan adalah memadukan metode pembelajaran Sosiodrama pada materi Barisan dan Deret untuk mewujudkan Kurikulum Merdeka.” Jadi sistimnya saya ajak bermain peran (sosiodrama) yang merupakan salah satu metode pembelajaran yang berbentuk dengan memainkan peran guna memecahkan masalah-masalah kontekstual atau dalam kehidupan sosial sehari-hari. Sehingga peserta didik dapat mengilustrasikan dan proaktif dalam menerapkan permasalahan kontekstual yang dikaitkan dengan materi Barisan dan Deret pada mata pelajaran matematika,” beber Dian.

“Metode nya sosiodrama (bermain peran) contohnya, peserta didik melakukan jual beli pinang, sayur, buah atau barang lainnya di Pasar. Yang dimana tumpukan pinang atau sayur tersebut merupakan salah satu contoh penerapan kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan materi Barisan dan Deret. Dengan menggunakan boneka Papua, peserta didik juga dapat mengenal ragam kebudayaan di Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua,” jelasnya.

Tidak cukup sampai disitu, guru yang sehari-sehari mengajar di Distrik Oridek tersebut selalu berusaha mencari cara agar peserta didiknya selalu betah dan senang dengan mata pelajaran matematika.

“Saya juga memanfaatkan platform teknologi digital lainnya seperti Canva, Thinglink, dan Genially. Walaupun jaringan listrik dan internet menjadi hambatan proses pembelajaran namun saya selalu bersemangat dalam memberikan ilmu kepada peserta didik agar tidak tertinggal dengan peserta didik yang sekolah di perkotaan,” ungkap Dian.

Dengan memanfaatkan platform teknologi digital yaitu Canva, Thinglink, dan Genially, ia membuat media pembelajaran interaktif dengan konsep permainan (game) yang menggunakan asset-aset gambar dengan tema kearifan local seperti burung cenderawasih, noken papua, karakter yang mengenakan baju adat papua, dan tifa papua.

Harapannya pada pembelajaran dengan Memanfaatkan Boneka Seni Papua Dan Kearifan Lokal Khas Biak Dalam Metode Pembelajaran Sosiodrama Pada Materi Barisan Dan Deret Untuk Mewujudkan Kurikulum Merdeka dapat bermanfaat dan menginspirasi guru-guru hebat se-Nusantara. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sanggah Pernyataan Sri Mulyani, Gubernur Enembe Beberkan Soal Dana Rp12 T

    Sanggah Pernyataan Sri Mulyani, Gubernur Enembe Beberkan Soal Dana Rp12 T

    • calendar_month Kam, 2 Des 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Lukas Enembe melalui juru bicaranya Muhammad Rifai Darus merespons pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyebut ihwal dana pemerintah daerah di Papua sebesar Rp 12 triliun yang masih mengendap di bank. Sebagaimana yang dilansir dari Tribunnews.com beberapa waktu lalu, dimana Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan adanya dana sebesar Rp 12 triliun […]

  • Meriah, Gebyar PON XX Papua di Kluster Merauke Tetap Patuhi Prokes

    Meriah, Gebyar PON XX Papua di Kluster Merauke Tetap Patuhi Prokes

    • calendar_month Ming, 26 Sep 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pelaksanaan Gebyar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 di Kluster Kabupaten Merauke yang dipusatkan di kawasan Monumen Tugu Kapsul Waktu Kabupaten Merauke, Sabtu (25/9/2021) berjalan meriah dan kondusif. Pembukaan Gebyar PON XX Papua dibuka oleh Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, didampingi unsur forkopimda dan komandan satuan TNI dan Polri gang ditandai […]

  • Polisi Pulangkan 4 Mahasiwa Peserta Aksi Mimbar Bebas Peduli 7 Terdakwa Rusuh Papua

    Polisi Pulangkan 4 Mahasiwa Peserta Aksi Mimbar Bebas Peduli 7 Terdakwa Rusuh Papua

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua  –  Polresta Jayapura Kota akhirnya memulangkan 4 orang mahasiswa, setelah kurang dari beberapa jam diamankan aparat usai melakukan aksi mimbar bebas dan pembentukan posko peduli 7 tapol korban rasisme Papua di lingkungan Kampus UTSJ, Senin (15/6/2020) pagi.   Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, SH.,S.IK.,M.Pd menerangkan keempat mahasiswa diamankan, untuk dimintai klarifikasi […]

  • Tokoh Agama : Hargai KPK dalam Menangani Kasus Lukas Enembe

    Tokoh Agama : Hargai KPK dalam Menangani Kasus Lukas Enembe

    • calendar_month Sen, 23 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pendeta Yones Wenda selaku Tokoh Agama di Papua meminta masyarakat untuk menghargai proses hukum yang saat ini dijalani Gubernur Papua non aktif Lukas Enembe di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) “Biarkan pak Lukas menjalani proses yang ada. Benar atau tidaknya, biar pengadilan yang melihat itu,” katanya, Senin (23/1/2023) pagi. Dirinya berharap kepada massa […]

  • Hijaukan Mappi, Polisi Tanam 2.150 Bibit Pohon

    Hijaukan Mappi, Polisi Tanam 2.150 Bibit Pohon

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, –  Sebanyak 2.150 bibit Pohon berbagai jenis di tanam Polres Mappi dan jajaran Polsek Mappi, Jumat 10 Januari 2020. Giat ini di gelar sebagai bentuk dukungan Polres Mappi dan jajarannya terhadap program Kapolri “”Polisi Peduli Lingkungan”. Kapolres Mappi AKBP Cosmos Jeujanan mengaku rangkaian kegiatan penanaman pohon sudah dimulai sejak tanggal 7 januari 2020 […]

  • Dukung Akselerasi Penggunaan Kendaraan Listrik, PLN Tambah Satu SPKLU di Papua Barat

    Dukung Akselerasi Penggunaan Kendaraan Listrik, PLN Tambah Satu SPKLU di Papua Barat

    • calendar_month Sel, 27 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Manokwari, Topikpapua.com, – PT PLN (Persero) terus mengakselerasi tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Tak hanya di kota-kota besar, PLN juga terus menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah timur Indonesia, salah satunya di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manokwari, Provinsi Papua Barat. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah […]

expand_less