Lagi OTK Beraksi di Yahukimo, Seorang Penjual Cilok Ditikam
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 4 Mei 2023
- visibility 105
- comment 0 komentar

Korban penikaman di Yahukimo dirawat di RSUD Dekai/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Peristiwa pembantaian kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo. Kali ini, seorang penjual cilok menjadi korbannya.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo saat dikonfirmasi mengatakan, kasus penganiayaan berat menggunakan senjata tajam terhadap korban berinisial AM (50) itu terjadi di Jalan Seradala KM 02 Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu (3/5/2023).
Dia menerangkan bahwa peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.50 WIT siang kemarin, dilakukan oleh 2 OTK saat korban tengah berjualan.
“Menurut keterangan yang kami dapati, korban saat itu didatangi oleh dua orang pelaku menggunakan motor yang berpura-pura ingin membeli dagangan korban, namun tidak lama kemudian kedua pelaku melakukan penikaman terhadap korban sebanyak dua kali dan bergegas melarikan diri,”kata Kabid Humas, Kamis (4/5/2023).
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan melalui HT dan personel Res Yahukimo bersama Satgas Damai Cartenz 2023 segera merespon dengan mendatangi lokasi kejadian guna mengamankan TKP.
Ditambahkan Kapolres Yahukimo AKBP Arief Kristanto,, saat ini korban dalam keadaan sadar dan sedang dirawat oleh pihak RSUD Dekai.
“Korban mengalami luka akibat benda tajam dibeberapa bagian tubuh. Namun, masih dalam keadaan sadar. Kami juga sedang mendalami kedua pelaku dengan mengambil keterangan dari korban serta saksi-saksi yang saat itu berada di lokasi kejadian,” ujarnya.
Polres Yahukimo tengah melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kedua pelaku dari kejadian tersebut.
“Tentunya kami akan kejar kedua pelaku dan akan diproses sesuai hukum. Kami juga akan tingkatkan kegiatan rutin Kepolisian seperti Razia dan patroli guna menghindari adanya tindak kriminalitas lainnya di wilayah Kabupaten Yahukimo,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menegaskan, jajarannya akan menindak tegas secara hukum seluruh pelaku kriminalitas yang telah mengganggu ketertiban di Tanah Papua terlebih hingga menghilangkan nyawa seseorang.
Sebelumnya diberitakan dua warga sipil bernama Asri Obet (54) dan Yonatan Arruan (45) dibantai KKB hingga meninggal dunia di salah satu rumah milik korban yakni Yonatan Arruan di Jalan Statistik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Minggu (30/4/2023).
“Jadi setelah aparat tiba di lokasi, kemudian dengan cepat mengamankan TKP dan melakukan penyisiran serta oah TKP untuk mengetahui jejak pelaku yang bertanggung jawab atas kematian kedua korban,” kata Kabid Humas, Minggu malam.
Kabid humas menjelaskan korban Yonatan Arruan ditemukan di bagian belakang rumah miliknya, sedangkan korban Asri Obet ditemukan di bagian kebun belakang rumah.
“Jadi saat ditemukan keduanya sudah tak bernyawa dalam keadaan bersimbah darah,” ucapnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




