Paska Penembakan Pesawat Trigana Air, Polda Papua Perkuat Pasukan di Yahukimo
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 14 Mar 2023
- visibility 108
- comment 0 komentar

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri / Mtp
Deka, Topikpapua.com – Paska-penembakan pesawat Boing 737 seri 500 Trigana Air IL-222, PK YSC di bandara Noop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada Sabtu (11/3/2023), Polda Papua memperkuat aparat keamanan di Kabupaten Yahukimo.
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, paska penembakan pesawat, polda Papua telah mengirim satu kompi Brimob ke kabupatrn Yahukimo guna memperkuat pasukan yang ada di Distrik Dekai.
“Satu kompi Brimob sudah kita kirim kesana, kita juga kirim tim Penegakan hukum dari Ops Damai Cartenz untuk membantu penyidikan terkait kasus tersebut,” ungkap Kapolda, Selasa (4/3/2023).
Irjen Fakhiri menduga bila saat ini KKB di Yahukimo sedang mencoba untuk mengalihkan isu dari kasus penyanderaan pilot Susi air, kapten Philip Max Martheins termasuk mencari perhatian dan popularitas dengan melakukan penembakan tethadap pesawat sipil.
“Inikan bisa juga pengalihan isu, bisa juga hanya mencari popularitas. Mereka kan lihat kelompok Egianus berhasil menyandera pilot asing, mereka juga mau buktikan keberadaan mereka dengan menembak pesawat sipil,” jelas Kapolda.
Menurut Irjen Fakhiri saat ini banyak sempalan baru dari kelompok KKB di Papua,”Kelompok disana itukan selalu mencoba mencari senjata, kalau dapat mereka buat kelompok baru, pimpinannya langsung Brigjen dan banyak komandannya,” ujar Fakhiri.
Sementara itu paska-penembakan pesawat, pihak Trigana Air memutuskan untuk tidak melayani penerbangan dari dan menuju bandara Noop Goliat, Dekai sampai batas waktu yang belum di tentukan.
“Paska penembakan kita saat ini sedang prepair kembali pesawat agar dapat kembali terbang tapi dengan rute jayapura-wamena, Wanena-Jayapura, untuk penerbangam dari dan ke Noop Goliat Yahukimo untuk sementara kita stop dulu sampai batas waktu yang belum kita tentukan,” ungkap Deputi area maneger Trigana Papua, Irwan Rochendi, Senin (13/3/2023).
Paska-penembakan pesawat, polisi telah melakukan olah TKP di bandara Sentani Jayapura. hasil Olah TKP didapati ada lubang di bawah body pesawat dibagian tengah antara kedua engine, tembus hingga ke cabin pesawat dan mengenai kursi penumpang nomor 7 C. Polisi juga menemukan satu proyektil kaliber 5,65 mm di kabin pesawat.
Sebelumnya diberitakan pada Sabtu (11/3/2023) pesawat Boing 737 seri 500 milik maskapai Trigana Air IL-222, PK YSC di tembak KKB sesaat setelah take off dari bandara Noop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Pesawat yang dipiloti oleh Kapten Edy Sunarto tersebut memuat 66 penumpang dan crue dengan rute Yahukimo – Jayapura,” Saat take off dari bandara Noop Goliat Dekai, terdengar letupan senjata sebanyak 5 kali, dugaan kami arahnya dari ujung bandara, namun pesawat tetap terbang dan berhasil mendarat di bandara Sentani Jayapura,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Prabowo, Sabtu (11/3/2023)
Polisi menduga kuat pelakunya adalah KKB,” Sedang kita dalami, namun dugaan kuat pelakunya adalah KKB, karena menurut keterangan pilot kapten Edy Sunarto, sesaat setelah take-off dari bandara Noop Goliat Dekay Kapten Edy sempat melihat sekelompok orang di seberang kali atau di ujung bandara,”ujar Benny.
Paska-penembakan aparat gabungan langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penembakan dan berhasil mengamankan tujuh orang,” Kita sudah amankan tujuh orang, saat ini dalam proses pemeriksaan di Polres Yahukimo,”ungkap Benny. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




