Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Arteria Dahlan Nilai Penanganan Kasus Plt Bupati Mimika Oleh Kejati Papua Menyalahi Prosedur Hukum

Arteria Dahlan Nilai Penanganan Kasus Plt Bupati Mimika Oleh Kejati Papua Menyalahi Prosedur Hukum

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
  • visibility 192
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kasus dugaan korupsi yangmenjerat Pelaksana tugas (Plt) Bupati Mimika Johannes Rettob, menuai tanggapan daei Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Arteria berpendapat bahwa kasus yang disangkakan oleh Kejaksaan Tinggi Papua kepada Johannes Rettob yang juga adalah kader PDIP tersebut sangat tdak mendasar.

“Tidak ada temuan dari BPK atau BPK terkait kerugian negara dalam perkara itu, kemudian langsung saja jadikan tersangka berdasarkan penghitungan pihak swasta, ini sangat tidak masuk diakal dan menyalahi prosedur hukum,” katanya, Minggu (5/3/2023).

Tak hanya soal kerugian negara yang dianggap tidak mendasar, lanjut Arteria, pelimpahan berkas perkara yang dilakukan oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua juga cukup unik.

“Tidak ada berita acara, tiba-tiba berkas langsung dilimpahkan, seharusnya ada mekanisme, ini harus dipertanyakan ada apa dengan Kejaksaan dan penyidik,” tegasnya.

Arteria menduga kasus yang kini ditangani Kejaksaan ada kepentingan pihak lain.

“Perkara ini diduga drive serta dikendalikan, mungkin saja oleh orang-orang tertentu,” katanya menduga.

Ia meminta agar Kejaksaan Agung segerakan mengevaluasi kinerja Kejati Papua.

“Harus ada evaluasi kinerja para penyidik di Kejati Papua termasuk mantan Kajari Mimika yang kini menjabat sebagai Aspidsus,” pinta Arteria.

Arteria juga akan membawa kasus ini hingga ke Kementrian terkait, termasuk dibahas didalam sidang DPR nantinya dalam waktu dekat.

“Saya akan bahas ini di forum-forum resmi termasuk sidang DPR nantinya. Saya juga sudah meminta waktu untuk bertemu Menkopolhukam terkait masalah ini,” tegasnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mimika Johannes Rettob menilai pelimpahan berkas itu tidak sah dan cacat di mata hukum.

Bupati pun mempertanyakan dasar hukum nagara yang disampaikan penyidikan Kejaksaan Tinggi Papua, pasalnya BPK pernah melakukan menemukan adanya indikasi kerugian negara.

“Karena saya tidak tahu bahwa pelimpahan berkas yang disangkakan kepada saya telah dilimpahkan Kejati Papua kepada Pengadilan Tipikor Jayapura.” akunya.

“Dasar penentuan kerugian negara juga tidak jelas. Kasus ini, BPK pernah melakukan audit saat KPK menerima laporna namun tidak ditemukan indikasi kerugian negara. Sedangkan pelimpahan kami tidak menerima surat berita acara tersebut,” imbuhnya.

Rettob juga meminta agar ada evaluasi kedepan sehingha tidak ada lagi hal serupa terjadi kepada orang lain.

“Saya yang memiliki kedudukan dan jabatan sebagai Bupati saja dibuat begini. bagaimana kalau terjadi pada warga negara atau masyarakat yang lain?,” tutupnya. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKB Teror Intan Jaya, Polda Papua Kirim Pasukan Brimob

    KKB Teror Intan Jaya, Polda Papua Kirim Pasukan Brimob

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Dalam sepekan terakhir situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah kian memanas. Kelompok Kriminal Beraenjata (KKB) melakukan serangkaian aksi teror, mulai dari menyerang polsek Hoyame, menembak mati warga sipil hingga membakar bangunan Sekolah Dasar. Merespon hal tersebut, Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengaku telah memerintahkan pergeseran pasukan tambahan ke Intan Jaya. […]

  • Bentrok Massa di Mappi, Belasan Orang Terluka

    Bentrok Massa di Mappi, Belasan Orang Terluka

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Keppi, Topikpapua.com, – Sejumlah anggota polisi dan warga sipil dikabarkan terluka akibat bentrok antar kelompok warga yang terjadi di Distrik Keppi, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Rabu (14/12/2022). “Pemicu berawal ada dua kelompok warga yang sama-sama dalam pengaruh minuman beralkohol berselisih paham dan berkelahi. Akibatnya ada seorang warga yang mengalami luka sabetan senjata tajam. Jumlah warga […]

  • Ini Cara Bripda Eko Hidupkan Semangat Belajar Anak Putus Sekolah di Intan Jaya 

    Ini Cara Bripda Eko Hidupkan Semangat Belajar Anak Putus Sekolah di Intan Jaya 

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Personel Ops Rasaka Cartenz Bripda Eko Prasetiyo Manggara Putra, tak sekedar anggota Polri yang mengabdi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Bripda Eko juga menjadi pengajar bagi anak-anak yang putus sekolah di daerah tersebut sejak awal tahun 2023. Bripda Eko pun mengadakan kegiatan tatap muka dengan anak-anak didik yang putus sekolah dan […]

  • KPK dan Tim Dokter Periksa Lukas Enembe Satu Jam Lebih, Ini Hasilnya

    KPK dan Tim Dokter Periksa Lukas Enembe Satu Jam Lebih, Ini Hasilnya

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Lukas Enembe yang ditetapkan tersangka dugaan kasus korupsi akhirnya diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediaman pribadinya di Koya Tengah, Kota Jayapura, Kamis (3/11/2022) siang. Ketua KPK RI, Firli Bahuri  yang turur hadir dalam pemeriksaan itu membenarkan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Lukas Enembe dengan durasi sekira satu jam setengah. […]

  • Polisi Ungkap Jaringan Kelompok Pembunuh Bripda Diego

    Polisi Ungkap Jaringan Kelompok Pembunuh Bripda Diego

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Direktur Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Faizal Rahmadani mengungkapkan bila pihaknya telah berhasil mengungkapkan jaringan kelompok pembunuh Bripda Diego, Anggota brimob yang tewas di bacok di Wamena, Sabtu (18/6/2022). Menurut Kombes Faizal, terungkapnya kelompok tersebut setelah anggota Polres Yalimo mengamankan seorang PNS berinisial AN. “Jadi awalnya itu anggota Polres Yalimo mengamankan seseorang […]

  • Hasil Sidang Kode Etik Polri, Mantan Danki Brimob Wamena Direkomendasikan Dipecat

    Hasil Sidang Kode Etik Polri, Mantan Danki Brimob Wamena Direkomendasikan Dipecat

    • calendar_month Sel, 2 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri Polda Papua merekomendasikan pemberhentian secara tidak hormat (PTDH) kepada Oknum Kepolisian berinisial AKP R. Sidang yang digelar di Mapolda Papua pada Selasa (2/8/2022) memutuskan pemecatan terhadap AKP R karena telah terbukti melakukan pelanggaran berat dan kode etik kepolisian. Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri dipimpin oleh […]

expand_less