Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Komnas HAM Dukung Penegakan Korupsi Tapi Junjung Nilai Dan Prinsip Kemanusiaan 

Komnas HAM Dukung Penegakan Korupsi Tapi Junjung Nilai Dan Prinsip Kemanusiaan 

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua Frits B Ramandey mengatakan pihaknya mendukung penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Bumi Cenderawasih namun prinsip-prinsip dan nilai kemanusiaan atau Hak Asasi Manusia (HAM) tetap dikedepankan.

“Pertama itu begini, penegakan hukum itu kita butuh dalam rangka tertib masyarakat karena tujuan hukum itu untuk menertibkan warga negara sehingga penegakan hukum disemua level itu penting, supaya masyarakat tertib tidak membuat kegaduhan dan tidak menimbulkan korban,” katanya, Kamis 2 Februari 2023.

Menurut dia, korban itu kan bukan hanya soal orang meninggal dunia tapi korban itu karena ada orang sakit, karena ada orang lapar, karena ada orang yang tidak bisa berpartisipasi dalam pembangunan, dimana hal itu bisa diklasifikasikan sebagai korban. “Karena itu sekali lagi penegakan hukum itu penting. Dalam perspektif HAM, penegakkan hukum itu bagian dari pada bagaimana mewujudkan situasi HAM itu sendiri,” katanya.

“Nah, dalam konteks korupsi itu begini. Semua orang harus mendukung upaya pemberantasan korupsi. Jadi, bukan soal instansi-instansi yang berkewenangan saja tapi membutuhkan semua orang untuk berpartisipasi melawan korupsi, memberantas korupsi, mengkampanyekan anti korupsi. Dimana hal ini harus menjadi musuh bersama semua orang, dan itu penting,” ujarnya lagi.

Terkait dengan korupsi itu, lanjut Majelis di Gereja GKI Maranatha Polimak I, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura menilai bahwa korupsi itu berhimpitan langsung dengan pihak yang punya kewenangan. “Kewenangan itu di semua level bisa, kewenangan sebagai kepala kampung, kewenangan sebagai kepala distrik, kewenangan sebagai direktur pada perusahaan-perusahaan tertentu. Jadi, mereka yang punya kewenangan yang sangat rentan dengan korupsi itu,” katanya mencontohkan.

Untuk itu, mantan Ketua AJI Jayapura itu berpikir bahwa semua orang harus berperan melawan korupsi. Karena korupsi dengan penegakkan itu menjadi satu kesatuan. “Nah, dalam konteks penegakan hukum dan penindakan korupsi tentu, prinsip-prinsip HAM itu harus dijunjung, penegakan hukum juga untuk kepentingan pemenuhan HAM, pemberantasan korupsi itu juga dalam rangka upaya pemenuhan HAM itu sendiri, intinya nilai-nilai kemanusiaan supaya orang bisa bersekolah, orang bisa berobat,” tegasnya.

“Kalau ada orang yang melakukan korupsi itu akan menghambat upaya pemenuhan HAM dalam aspek pendidikan, aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan aspek lainnya. Tetapi baik penegakan hukum dan pemberantasan korupsi harus mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan, itu menjadi penting,” katanya lagi.

Dalam kasus yang menimpa Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe, Frits mengaku bahwa Komnas HAM Perwakilan Papua telah melakukan tupoksinya. “Terkait kasus Pak Lukas Enembe, ketika kami mendengarkan, mendapat laporkan pengaduan, beliau itu sedang sakit. Dan ada pengaduan kepada kami, Komnas HAM, itu kami datang ke Koya melihat kondisi Pak Lukas Enembe,” ungkapnya.

“Itu apa? Itu artinya kami ingin memastikan bahwa kondisi Pak Lukas itu dalam keadaan sakit. Jadi, silahkan saja penegakan hukum dan penindakan korupsi tetapi nilai-nilai HAM harus dihormati itu menjadi penting,” sambungnya.

Diluar kasus tersebut, lanjut Frits, tentu pihak penegakan hukum seperti Kejaksaan, Polri dan KPK, seharusnya bisa bersinergi selain berkompetisi untuk penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. “Kita lihat misalnya kejaksaan tinggi sudah umumkan ada dugaan kasus korupsi tetapi mengapa belum di eksekusi? Kita butuh kejaksaan itu bisa bersinergi dengan pihak kepolisian. Mestinya kejaksaan dan kepolisian dengan KPK itu silahkan berkompetisi tapi silahkan bersinergi begitu,” katanya.

Terkait dugaan kasus korupsi yang sempat membuat heboh karena melibatkan para kepala daerah di Bumi Cenderawasih, Frits mengaku bahwa masyarakat secara luas di Papua telah paham dan sadar soal mana yang salah dan mana yang benar, khususnya soal kasus korupsi.

“Saya pikir kalau terkait dengan kasus korupsi, masyarakat punya kesadaran untuk menghormati upaya penegakkan hukum karena kalau ini dibiarkan masyarakat pula yang akan susah. Jadi, saya punya keyakinan masyarakat Papua itu akan mendukung upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. Nah tentunya dalam perspektif HAM, upaya penegakan itu haruslah menunjung prinsip-prinsip HAM, prinsip-prinsip kemanusiaan harus juga dikedepankan,” ujarnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hebat..!! Anggota Polres Waropen Raih Medali Perak Di Kejuaraan Silat Asia di India

    Hebat..!! Anggota Polres Waropen Raih Medali Perak Di Kejuaraan Silat Asia di India

    • calendar_month Sab, 6 Okt 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – atlet Pencak Silat asal Papua, yang juga Anggota Polres Waropen, Bripda. Alfred Bastian Puy berhasil meraih medali perak bagi kontingen Indonesia yang bertanding di Kejuaraan 4th Asian Pencak Silat Championship 2018 yang berlangsung di India. Bripda. Alfred Bastian Puy di partai final berhadapan dengan pesilat asal Vietnam Pham Trhak Truong di kelas […]

  • Tiga Orang Meninggal Akibat Kebakaran di Belakang Ramayana Abepura

    Tiga Orang Meninggal Akibat Kebakaran di Belakang Ramayana Abepura

    • calendar_month Rab, 13 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sebanyak tiga orang meninggal dunia akibat kebakaran yang melanda dua unit bangunan toko (Toko Rezeki dan Ice Bakery) yang terletak di Jalan Melati, tepatnya di Belakang Ramayana Abepura, Kelurahan Wai Mhorock, Kota Jayapura, Papua, Rabu (13/10/2021) sekira pukul 02.30 WIT. Kebakaran hebat ini diduga akibat hubungan arus pendek (korsleting) di lantai II […]

  • Kecelakaan Maut di Jalan Trans Arso, Dua Pemuda Tewas di Tempat

    Kecelakaan Maut di Jalan Trans Arso, Dua Pemuda Tewas di Tempat

    • calendar_month Sab, 24 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jayapura Topikpapua.com, – Kecelakaan maut hingga memakan korban jiwa kembali terjadi akibat kurang hati-hatinya pengemudi dalam berkendara. Kecelakaan ini terjadi antara dua sepeda motor di Jalan Raya Trans Arso Kilo IX, dekat Kampung Enrekang, Distrik Abepura, Sabtu (24/6/2023) pagi. Kapolsek Abepura AKP Soeparmanto, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa terrsebut. Ia mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan SPM Kawasaki […]

  • Wakapolda dan 7 Pamen Polda Papua  Projab, Patrige Renwarin ke Papua Barat

    Wakapolda dan 7 Pamen Polda Papua Projab, Patrige Renwarin ke Papua Barat

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.653
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki dan Tujuh Perwira Menengah Polda Papua yang mendapat promosi jabatan (Projab). Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menyebut projab para petinggi Polda Papua tersebut, sebagaimana Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2558/IX/KEP./2020 tanggal 1 Agustus 2020. “Pak Wakapolda dan 7 perwira menengah kita […]

  • Berbagi Kasih, Gubernur Fakhiri Serahkan 400 Sak Beras untuk Korban Kebakaran Dok V Mandala

    Berbagi Kasih, Gubernur Fakhiri Serahkan 400 Sak Beras untuk Korban Kebakaran Dok V Mandala

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri memberikan bantuan beras kepada warga yang terdampak kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di kawasan Dok V Mandala, Jayapura, Minggu (8/3/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang sedang menghadapi kesulitan akibat musibah tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan di sela-sela kegiatan […]

  • Kapolda Papua: Tidak ada Penambahan Pasukan ke Illaga   

    Kapolda Papua: Tidak ada Penambahan Pasukan ke Illaga  

    • calendar_month Sel, 22 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakiri memastikan belum akan mengirim pasukan ke Ilaga, Puncak, Papua, untuk menambah perkuatan personel mengingat situasi keamanan di Ilaga masih dapat dikendalikan. “Bila eskalasi meningkat, menurut pertimbangan saya selaku kapolda, bukan pertimbangan kapolres atau yang lain, akan saya putuskan bagaimana memperkuat kekuatan untuk melakukan penegakan hukum terukur […]

expand_less