Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Komnas HAM Papua Sebut Kodam Cenderawasih Belum Terbuka Soal Kasus Mutilasi di Mimika

Komnas HAM Papua Sebut Kodam Cenderawasih Belum Terbuka Soal Kasus Mutilasi di Mimika

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey menyebut Kodam Cenderewasih belum transparansi dalam menangani kasus mutilasi 4 warga Nduga di Timika pada 22 Agustus 2022 lalu. Padahal 6 oknum TNI yang terlibat dalam kasus tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Ketidakterbukaan pihak TNI, lanjut Frits, terlihat pasca Komnas HAM Papua meminta akses untuk menemui enam oknum TNI di Denpom Mimika, namun hal itu tidak dipenuhi.

“Tujuan kami mendapatkan mendapat akses secara terbuka untuk memastikan apakah enam terduga pelaku itu berada dalam tahanan atau tidak dengan alasan masih dalam proses hukum. Tapi permintaan kami tidak dipenuhi mereka (Denpom Mimika),” kata Frits di Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua di Jayapura, Senin (5/9/2022).

Frits pun menyangkan hal itu, lantaran kasus mutilasi ini sudah menjadi atensi Presiden Joko Widodo.

“Bahkan kita bahwa Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga sudsh menyatakan, bahwa proses hukum terhadap oknum TNI yang terlibat akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Tapi apa yang menjadi instruksi dari Presiden dan Panglima tidak dijalankan oleh tingkat bawah,” ungkapnya.

Komnas HAM Papua juga meminta ada proses penegakan hukum, namun tidak mereduksi perbuatan pelanggaran HAM yang dilakukan para pelaku.

Apalagi pasca Komnas HAM mengikuti seluruh rekonstruksi di 10 TKP, diduga para pelaku sebelumnya sudah merencanakan aksi sadis tersebut.

“Walaupun ada warga sipil yang diduga mengubah kesaksian, tetapi 90 persen dari proses perencanaan hingga mengeksekusi korban tidak bisa dibantahkan lagi,” akunya.

Diberitakan sebelumnya, empat warga di Kabupaten Mimika, Papua menjadi korban mutilasi pada Senin 22 Agustus 2022. Saat ini sudah ada 6 oknum TNI dan 3 warga sipil yang ditetapkan sebagai tersangka.

Para pelaku memotong tubuh empat dan dimasukkan ke dalam enam karung. Tak hanya membunuh, pelaku juga merampas uang Rp 250 juta milik para korban. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Papua Saksikan Kemenangan Tuan Rumah Vs Aceh di Final Sepak Bola Putra

    Kapolda Papua Saksikan Kemenangan Tuan Rumah Vs Aceh di Final Sepak Bola Putra

    • calendar_month Kam, 14 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,–Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius D. Fakhiri, selaku Ketua Kontingen Papua meninjau pengamanan sekaligus menyaksikan langsung pertandingan final sepak bola putra PON XX Papua antara Provinsi Aceh melawan tuan rumah, Papua di Stadion Mandala Kota Jayapura, Papua, Kamis (14/10/2021). Hadir menyaksikan pertandingan final hari ini yakni Menpora RI Zainuddin Amali, Gubernur Papua Lukas Enembe, […]

  • Pimpin Korp Raport Masuk dan Pindah Satuan 4 Perwira, Ini Pesan Dandim Jayawijaya

    Pimpin Korp Raport Masuk dan Pindah Satuan 4 Perwira, Ini Pesan Dandim Jayawijaya

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Dandim 1702/JWY Letkol Cpn Athenius Murip, memimpin langsung tradisi Korp Raport masuk dan pindah satuan, di lapangan upacara Makodim 1702/Jayawijaya. Kamis (17/11/2022) Kegiatan tersebut dihadiri oleh para prajurit beserta anggota Persit Kodim 1702/JWY. Kegiatan korps raport ini diperuntukkan kepada 4 orang personil, diantaranya 2 personil yang akan pindah dan berdinas di satuan […]

  • Korban Embun Beku di Kuyawage Terima Bantuan dari Pemprov dan Kemensos

    Korban Embun Beku di Kuyawage Terima Bantuan dari Pemprov dan Kemensos

    • calendar_month Sab, 6 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Tiom, Topikpapua.com, – Sekda Papua Muhammad Ridwan Rumasukun menyalurkan bantuan Pemprov Papua sebanyak 1,2 ton sembako bagi korban bencana alam embun beku di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Sabtu (6/8/2022). Penyerahan secara simbolis yang turut disaksikan Asisten Sekda Papua Bidang Pemerintahan, Doren Wakerkwa serta Kepala Bappeda Papua Johanis Walilo ini, diterima langsung Penjabat Bupati Lanny […]

  • Genjot Inflasi Pangan di Kabupaten Keerom, BI Papua Lakukan ini

    Genjot Inflasi Pangan di Kabupaten Keerom, BI Papua Lakukan ini

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Keerom, Topikpapua.com, – Bank Indonesia dan Pemda Keerom menyerahkan bantuan dan panen jagung di Kampung Arsopura, Distrik Skanto Kabupaten Keerom, Jumat ( 3/1/2023). Kegiatan ini sebagai wujudkan aksi nyata dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Penyerahan bantuan PSBI dirangkaikan dengan panen jagung bersama di lahan seluas 2 hektar yang dihadiri Ketua DPRD Keerom, .Bambang Mujiono, […]

  • Wagus Hidayat Pimpin BPD KKSS Kabupaten Jayapura Periode 2020-2025

    Wagus Hidayat Pimpin BPD KKSS Kabupaten Jayapura Periode 2020-2025

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Wagus Hidayat secara resmi dilantik sebagai Ketua BPD KKSS Kabupaten Jayapura Periode 2020-2025, oleh Ketua BPW KKSS Provinsi Papua, DR. H. Mansur M. SH, MM, di Suni Garden Lake Hotel and Resort, Hawaii, Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (12/09/20) Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Provinsi Papua, Dr. H. Mansur M. SH, MM, […]

  • Bentrok Massa di Mappi, Belasan Orang Terluka

    Bentrok Massa di Mappi, Belasan Orang Terluka

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Keppi, Topikpapua.com, – Sejumlah anggota polisi dan warga sipil dikabarkan terluka akibat bentrok antar kelompok warga yang terjadi di Distrik Keppi, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Rabu (14/12/2022). “Pemicu berawal ada dua kelompok warga yang sama-sama dalam pengaruh minuman beralkohol berselisih paham dan berkelahi. Akibatnya ada seorang warga yang mengalami luka sabetan senjata tajam. Jumlah warga […]

expand_less