Diskominfo Keerom Genjot Pembangunan 49 Menara BTS 4G
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 11 Mei 2022
- visibility 103
- comment 0 komentar

Kepala Diskominfo Kabupaten Keerom, Megiken Bangun/ist
Arso, Topikpapua.com, – Guna mendorong pemerataan akses layanam internet, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Keerom menggenjot pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) sinyal 4G di wilayahnya.
Kepala Diskominfo Kabupaten Keerom, Megiken Bangun mengungkapkan, berdasarkan laporan dari pihak pelaksana bahwa progres pembangunan yang hingga kini telah selesai yaitu 31 BTS, dimana 21 BTS diantaranya sudah bisa digunakan.
“Jadi sisa dari yang 49 menara ini ada 18 yang sedang dibangun dan akhir tahun ini ditargetkan selesai. Dimana sisanya ini adalah daerah dua dan tiga yakni daerah Web dan Towe yang kita tau sedikit susah dalam tranportasi pendropan material dan ada juga yang harus menggunakan pesawat karena kesulitan dengan angkutan darat dan sungai seperti beberapa daerah di Kesnar karena setiap BTS kurang lebih dengan berat 10 ton,”jelasnya di Keerom, Rabu (13/5/2022).
Kendati memiliki kesulitan dalam pembangunan, namun Diskominfo Keerom tetap berkomitmen merampungkan semua pembangunan BTS tersebut di tahun 2022 agar bisa digunakan oleh masyarakat.
“Harapan kita dengan aktifnya 49 BTS maka ditargetkan di daerah Keerom tidak ada lagi daerah blank spot di Kabupaten Keerom. Saat ini kita terus berkordinasi dengan kepala kampung dan kepala distrik bagaimana agar dalam pembangunannya tidak ada masalah mengenai lahan,”kata Megiken.
Mekigen menegaskan bahwa pembangunan menara BTS adalah murni untuk kepentingan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Keerom.
Menurut dia, jika nantinya 49 BTS sudah dapat digunakan maka total BTS yang ada di Kabupaten Keerom mencapai 90-100 BTS.
Selain itu, sambung Megiken, Diskominfo Keerom juga membangun layanan internet di sekolah, rumah sakit dan puskesmas dengan harapan seluruh aktivitas pemerintahan dan masyarakat terbantu dengan akses internet demi mewujudkan keterbukaan informasi dan komunikasi.
“Kalau BTS yang ada saat ini memang masih hanya untuk internet. Terkait dengan telpon menggunakan jaringan GSM sedang kami upayakan bagaimana agar secepatnya dapat dipergunakan,”bebernya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




