Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Ini Permintaan Para Tokoh di Nduga Terkait Kasus Penembakan Anak SD Oleh OTK

Ini Permintaan Para Tokoh di Nduga Terkait Kasus Penembakan Anak SD Oleh OTK

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Keneyam, Topikpapua.com, – Masyarakat Kabupaten Nduga, Papua, mengutuk keras insiden penembakan misterius oleh orang tak dikenal (OTK) yang merenggang nyawa Puranus Lokbere (16) pada Rabu (6/4/2022) malam.

Atas peristiwa itu, seluruh elemen masyarakat Nduga membuat pernyataan sikap atas insiden mengenaskan tersebut.

Pernyataan sikap itu disampaikan warga bersama keluarga korban saat jenazah korban diletakan di perempatan Kota Keneyam Rabu malam, dimana aksi itu sebagai luapan protes atas kematian bocah tak berdosa yang ditembak secara misterius.

Saat itu nampak hadir Bupati Nduga Wentius Imiangge, Kapolres dan Pabung Kodim Yahukimo.

Mengawali orasinya, Tokoh Agama Nduga, Elieser Tabuni mengungkapkan bahwa penembakan seperti ini sudah lima kali terjadi di wilayah Keneyam.

“Ini bukan yang pertama, sudah lima kali terjadi. Maka itu, kami dari pihak gereja minta jangan lagi terulang seperti ini,” pintanya.

Tabuni juga meminta Presiden Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI untuk segera menarik pasukan TNI non organik dan membentuk Kodim definitif di Kabupaten Nduga.

Sementara dari Tokoh Pemuda Nduga, Takeos Lokbere mengatakan, kejadian penembakan seperti ini mengisyaratkan bahwa harapan hidup masyarakat Nduga sudah tidak dianggap karena diklaim sebagai penjahat.

“Kita semua ini dianggap sebagai penjahat, jadi mereka tembak kita sembarang,” kata Takeos.

Ia pun berharap Pemkab Nduga dan Pemprov Papua memberikan jaminan keamanan bagi keselamatan hidup masyarakat Nduga yakni dengan segera memulangkan pasukan TNI penugasan non organik dari Jakarta tersebut.

“Terus kalau bikin pos harus jauh dari Kota Keneyam agar mereka ini jangan ada di ibu kota. Karena mereka ada di kota maka TPN/OPM pun asuk kejar di sini dan membuat TNI curiga masyarakat sipil dan menembak sembarang. Salah satu buktinya mereka salah sasaran tembak anak yang tidak berdosa ini (Puranus Lokbere),” beber Takeos.

Senada dengan Takeos Lokbere dan Elieser Tabuni, salah satu Tokoh Intelektual Nduga, Piter Gany, juga memberikan ultimatum tentang penarikan pasukan non organik di wilayah Nduga.

Menurut Piter, jika pasukan non organik itu tidak segera dipulangkan maka Kabupaten Nduga tidak akan mengalami kemajuan dalam pembangunan serta menghambat proses regenerasi penerus masa depan.

“Karena kehadiran pasukan non organik sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, mereka berperang dengan TPN OPM di kota ini. Kalaupun harus dibuatkan pos, jangan di sini. Karena di sini, kota ini untuk pemerintah melayani masyarakat, bukan baku perang,” ucapnya kesal.

Dalam kesempatan yang sama, Tokoh Perempuan Nduga Yakomina Gwijangge juga turut menyampaikan orasinya. Yakomina mengatakan, para ibu melahirkan generasi emas Nduga bukan untuk dibunuh, dibantai dan disiksa.

” Kita perempuan Nduga Ini melahirkan setengah mati, membesarkan dan merawat mereka juga penuh perjuangan. Kita berharap mereka sekolah baik supaya bisa kembali membangun daerahnya dan menghidupi keluarga mereka. Tapi hari ini, kita mama-mama Nduga menerima kepahitan karena kehilangan salah satu generasi masa depan kami. Kita menjaga mereka seperti telur ayam jangan sampai pecah,” paparnya.

Otomi Gwijangge salah satu Tokoh Intelektual juga menyampaikan soal kejadian penembakan yang terjadi berulang kali seperti ini. Sebab itu, ia menyarankan agar Pemkab Nduga bersama DPR harus bersepakat bahwa pasukan non organik yang saat ini masih berkedudukan di ibu kota Keneyam, harus segera ditarik sehingga kehadiran pasukan tersebut tidak lagi mengusik kenyamanan hidup masyarakat.

“Saya setuju dengan membangun pos harus berapa kilo dari kota agar mau perang silakan di hutan sana. Jangan masuk di kota nanti masyarakat sipil akan jadi korban,” terang Otomi.

Pabung mewakili Dandim Yahukimo, dalam kesempatan itu menyampaikan turut berduka atas meninggalnya Puranus Lokbere akibat aksi penembakan yang belum diketahui pelakunya.

“Kami dari Koramil jujur bahwa kami juga kaget sama seperti bapak dan ibu atas kejadian ini. Kami penuh menjesal dan hal ini kita sama-ama serahkan ke Tuhan, biarlah Dia yang membalas semuah kejadian ini,” kata Pabung.

Terkait aspirasi masyarakat soal pembentukan Kodim definitif dan penarikan pasukan non organik, Pabung menyarankan agar Pemerintah dan DPR serta para tokoh menyurat kepada Pangdam XVII/ Cenderawih selaku pengambil kebijakan. (Redaksi Topik)

 

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampanye Terakhir Mariyo Dihadiri Semua Suku dan Agama, MDF : Papua adalah Indonesia!

    Kampanye Terakhir Mariyo Dihadiri Semua Suku dan Agama, MDF : Papua adalah Indonesia!

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 738
    • 1Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ribuan massa pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut dua, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mariyo) memenuhi lapangan karang Papua Trade Center (PTC) entrob, Kota Jayapura, Sabtu (02/08/2025). Warga yang datang berasal dari semua golongan, baik Orang Asli Papua (OAP) dari berbagai suku mulai dari lembah, pantai sampai pegunungan […]

  • Mahasiswa Kedokteran Uncen Ditemukan Tewas di Bak Mandi

    Mahasiswa Kedokteran Uncen Ditemukan Tewas di Bak Mandi

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 8.209
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Warga di perumahan BPN Dok IX RT 03 RW IV Kelurahan Tanjung Ria Distrik Jayapura Utara, Rabu Siang di kejutkan dengan penemuan jenasah seorang mahasiswa kedokteran Uncen di dalam Bak Mandi. Korban diketahui bernama Fembri Paul Fonataba (28). Kapolsek Jayapura Utara, AKP Handry Bawiling mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi atas […]

  • Gelar Prosesi Adat, Pupuk Kaltim Mohon Restu Masyarakat Adat untuk Pembangunan Pabrik Pupuk Papua Barat

    Gelar Prosesi Adat, Pupuk Kaltim Mohon Restu Masyarakat Adat untuk Pembangunan Pabrik Pupuk Papua Barat

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Fakfak, Topikpapua.com, — PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mengadakan upacara tradisional Prosesi Adat sebagai tanda penghargaan kepada pemerintah daerah dan komunitas adat di Fakfak, Papua Barat, pada Senin (6/11) dalam rangka persiapan groundbreaking pabrik terbarunya. Dalam cara yang turut dihadiri oleh Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim, Bupati Fakfak Untung Tamsil serta jajaran dan perwakilan […]

  • Dugaan Korupsi Dana Bansos Rp18 Milyar, Sekda Keerom Jadi Tersangka

    Dugaan Korupsi Dana Bansos Rp18 Milyar, Sekda Keerom Jadi Tersangka

    • calendar_month Sen, 15 Apr 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Keerom, Trisiswanda Indra dijadikan tersangka kasus dugaan korupsi oleh Kepolisian Daerah Papua. DirKrimsus Polda Papua, Kombes Pol Ade Safri mengaku saat ini Sekda Keerom telah menjalani penahanan selama 20 hari kedepan. “Sudah ditahan di Rutan Polda sejak Minggu (14/4) malam, pukul 20.00 WIT,” ucap Kombes Ade, Senin (15/4/2024). Kombes […]

  • Hengky Jokhu Minta Masyarakat Tak Ikut Campur Bahas Otsus

    Hengky Jokhu Minta Masyarakat Tak Ikut Campur Bahas Otsus

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.816
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com – Ketua LMS Papua Bangkit, Ir. Hengky Jokhu minta masyarakat tak usah ikut campur, membahas evaluasi maupun perpanjangan Otonomi Khusus (Otsus). Menurutnya, itu merupakan ranah Pemerintah, Akademisi serta pihak-pihak yang berkait langsung dengan Otsus itu sendiri. “ Masyarakat jangan ikut campur membahas hal yang hanya membuang waktu dan energi,” kata  Hengky, Sabtu lalu. […]

  • Mendorong Sinergi dan Inovasi Menuju Pembangunan Ekonomi Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan

    Mendorong Sinergi dan Inovasi Menuju Pembangunan Ekonomi Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua melalui acara Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Papua periode triwulan I 2023 pada tanggal 15 Juni 2023 mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi Menuju Pembangunan Ekonomi Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan” di Hotel Aston Jayapura. Kegiatan ini relevan dengan kondisi terkini perekonomian Papua yang berada masa transisi pasca pandemi. […]

expand_less