Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Ini Permintaan Para Tokoh di Nduga Terkait Kasus Penembakan Anak SD Oleh OTK

Ini Permintaan Para Tokoh di Nduga Terkait Kasus Penembakan Anak SD Oleh OTK

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Keneyam, Topikpapua.com, – Masyarakat Kabupaten Nduga, Papua, mengutuk keras insiden penembakan misterius oleh orang tak dikenal (OTK) yang merenggang nyawa Puranus Lokbere (16) pada Rabu (6/4/2022) malam.

Atas peristiwa itu, seluruh elemen masyarakat Nduga membuat pernyataan sikap atas insiden mengenaskan tersebut.

Pernyataan sikap itu disampaikan warga bersama keluarga korban saat jenazah korban diletakan di perempatan Kota Keneyam Rabu malam, dimana aksi itu sebagai luapan protes atas kematian bocah tak berdosa yang ditembak secara misterius.

Saat itu nampak hadir Bupati Nduga Wentius Imiangge, Kapolres dan Pabung Kodim Yahukimo.

Mengawali orasinya, Tokoh Agama Nduga, Elieser Tabuni mengungkapkan bahwa penembakan seperti ini sudah lima kali terjadi di wilayah Keneyam.

“Ini bukan yang pertama, sudah lima kali terjadi. Maka itu, kami dari pihak gereja minta jangan lagi terulang seperti ini,” pintanya.

Tabuni juga meminta Presiden Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI untuk segera menarik pasukan TNI non organik dan membentuk Kodim definitif di Kabupaten Nduga.

Sementara dari Tokoh Pemuda Nduga, Takeos Lokbere mengatakan, kejadian penembakan seperti ini mengisyaratkan bahwa harapan hidup masyarakat Nduga sudah tidak dianggap karena diklaim sebagai penjahat.

“Kita semua ini dianggap sebagai penjahat, jadi mereka tembak kita sembarang,” kata Takeos.

Ia pun berharap Pemkab Nduga dan Pemprov Papua memberikan jaminan keamanan bagi keselamatan hidup masyarakat Nduga yakni dengan segera memulangkan pasukan TNI penugasan non organik dari Jakarta tersebut.

“Terus kalau bikin pos harus jauh dari Kota Keneyam agar mereka ini jangan ada di ibu kota. Karena mereka ada di kota maka TPN/OPM pun asuk kejar di sini dan membuat TNI curiga masyarakat sipil dan menembak sembarang. Salah satu buktinya mereka salah sasaran tembak anak yang tidak berdosa ini (Puranus Lokbere),” beber Takeos.

Senada dengan Takeos Lokbere dan Elieser Tabuni, salah satu Tokoh Intelektual Nduga, Piter Gany, juga memberikan ultimatum tentang penarikan pasukan non organik di wilayah Nduga.

Menurut Piter, jika pasukan non organik itu tidak segera dipulangkan maka Kabupaten Nduga tidak akan mengalami kemajuan dalam pembangunan serta menghambat proses regenerasi penerus masa depan.

“Karena kehadiran pasukan non organik sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, mereka berperang dengan TPN OPM di kota ini. Kalaupun harus dibuatkan pos, jangan di sini. Karena di sini, kota ini untuk pemerintah melayani masyarakat, bukan baku perang,” ucapnya kesal.

Dalam kesempatan yang sama, Tokoh Perempuan Nduga Yakomina Gwijangge juga turut menyampaikan orasinya. Yakomina mengatakan, para ibu melahirkan generasi emas Nduga bukan untuk dibunuh, dibantai dan disiksa.

” Kita perempuan Nduga Ini melahirkan setengah mati, membesarkan dan merawat mereka juga penuh perjuangan. Kita berharap mereka sekolah baik supaya bisa kembali membangun daerahnya dan menghidupi keluarga mereka. Tapi hari ini, kita mama-mama Nduga menerima kepahitan karena kehilangan salah satu generasi masa depan kami. Kita menjaga mereka seperti telur ayam jangan sampai pecah,” paparnya.

Otomi Gwijangge salah satu Tokoh Intelektual juga menyampaikan soal kejadian penembakan yang terjadi berulang kali seperti ini. Sebab itu, ia menyarankan agar Pemkab Nduga bersama DPR harus bersepakat bahwa pasukan non organik yang saat ini masih berkedudukan di ibu kota Keneyam, harus segera ditarik sehingga kehadiran pasukan tersebut tidak lagi mengusik kenyamanan hidup masyarakat.

“Saya setuju dengan membangun pos harus berapa kilo dari kota agar mau perang silakan di hutan sana. Jangan masuk di kota nanti masyarakat sipil akan jadi korban,” terang Otomi.

Pabung mewakili Dandim Yahukimo, dalam kesempatan itu menyampaikan turut berduka atas meninggalnya Puranus Lokbere akibat aksi penembakan yang belum diketahui pelakunya.

“Kami dari Koramil jujur bahwa kami juga kaget sama seperti bapak dan ibu atas kejadian ini. Kami penuh menjesal dan hal ini kita sama-ama serahkan ke Tuhan, biarlah Dia yang membalas semuah kejadian ini,” kata Pabung.

Terkait aspirasi masyarakat soal pembentukan Kodim definitif dan penarikan pasukan non organik, Pabung menyarankan agar Pemerintah dan DPR serta para tokoh menyurat kepada Pangdam XVII/ Cenderawih selaku pengambil kebijakan. (Redaksi Topik)

 

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Papua : Donatus Nawipa Tewas Bukan Karena Tembakan

    Polda Papua : Donatus Nawipa Tewas Bukan Karena Tembakan

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Hasil visum penyebab kematian Donatus Nawipa, seorang warga yang tewas saat terjadi kericuhan di Kantor Bupati Paniai, Papua, pada Selasa (5/7/2022), telah diketahui. Dari hasil visum yang dikeluarkan RSUD Paniai, korban diketahui meninggal akibat tusukan benda tajam. “Untuk hasil visum et repertum dari RSUD Paniai, pada lengan kanan tampak luka robek ukuran […]

  • Dinyatakan Positif Covid-19, Abock Busup : Ini Pembunuhan Karakter..!

    Dinyatakan Positif Covid-19, Abock Busup : Ini Pembunuhan Karakter..!

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.944
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Bupati Kabupaten Yahukimo, Abock Busup yang juga adalah bakal calon Bupati pada Pilkada tahun 2020 mengaku kecewa dengan keputusan pihak rumah sakit Dok II dan KPU yang tidak memberitahukan hasil pemeriksaan swab dirinya. “Saya sebagai orang yang diperiksa (test swab) oleh tim medis di RSUD Jayapura sama sekali belum dihubungi soal saya […]

  • Kapolres Yapen : Tidak ada Warga Ambaidiru yang Mengungsi

    Kapolres Yapen : Tidak ada Warga Ambaidiru yang Mengungsi

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih, secara tegas menepis isu yang beredar di media sosial tentang adanya pengungsian warga masyarakat di Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen. Dalam konfirmasinya, AKBP Herzoni Saragih menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada masyarakat di Ambaidiru yang mengungsi. “Masyarakat Ambaidiru baik-baik saja dan beraktivitas seperti biasa, tidak ada […]

  • Baru Dilantik, Kasat Lantas Polresta Kota Langsung Tancap Gass

    Baru Dilantik, Kasat Lantas Polresta Kota Langsung Tancap Gass

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapur Kota menggelar Operasi Patuh Cartenz 2023 dilaksanakan, Selasa (18/7/2023) di Taman Imbi. Operasi dipimpin langsung Kasat Lantas Kompol Dian Novita Pietersz, yang baru saja dilantik. Razia dilakukan terhadap kendaraan roda empat maupun enam yang melintas melewati Taman Imbi. Kompol Dian mengatakan bahwa razia yang dilaksanakan untuk menjaring para […]

  • Kejati Papua Tangkap DPO Kasus Korupsi dan Pencucian Uang Senilai 128 Milyar

    Kejati Papua Tangkap DPO Kasus Korupsi dan Pencucian Uang Senilai 128 Milyar

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 791
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tim TABUR (Tangkap Buronan) Kejaksaan Tinggi Papua bersama Tim Kejaksaan Negeri Sorong berhasil menangkap terpidana Viktor Aries Efendy dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2020 di rumah makan ie Johny Jalan Jendral Soedirman, Kota Sorong Papua Barat, Sabtu (17/6/2023) sekitar pukul 20.00 WIT Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Papua, Aguswani mengatakan […]

  • Personel Gabungan Amankan Pertandingan Cabor Anggar PON XX di Kluster Merauke

    Personel Gabungan Amankan Pertandingan Cabor Anggar PON XX di Kluster Merauke

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,– Pertandingan cabang olahraga anggar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung di Gedung Archeleus Sai, Merauke, Papua, mendapat pengamanan ketat oleh personel gabungan TNI-Polri, Sabtu (9/10/2021). Iptu I Wayan Sudarsana selaku Kepala Pengamanan (Ka Pam) venue anggar mengataka, pengamanan hari ini melibatkan 39 personel gabungan TNI dan Polri serta anggota BKO Brimob […]

expand_less