Sikapi Ricuh Yahukimo, Polda Papua akan Kirim 2 Pleton Brimob
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 15 Mar 2022
- visibility 48
- comment 0 komentar

Kantor Dinas Kominfo Yahukimo yang dibakar massa demo tolak DOB di Dekai/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Menyikapi aksi demo damai menolak pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang berakhir ricuh di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa (15/3/2022), Polda Papua bakal mengirim dua pleton Brimob untuk mengamankan situasi setempat.
Diketahui dalam aksi kerusuhan itu menyebabkan dua orang warga tewas dan dua orang lainnya terluka. Selain itu, satu anggota polisi juga mengalami luka pada bagian kepala.
“Ya, besok (Rabu) dua pleton Brimob dan Dirpropam Polda Papua akan saya kirim ke Dekai,” ujar Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius Fakhiri, Selasa sore.
Fakhiri meyakini saat saat berupaya menangani massa yang melakukan pengrusakan dan pembakaran rumah kios (ruko) di Dekai, personelnya telah melaksanakan protap. Namun untuk memastikan hal tersebut, dirinya mengirim tim Propam Polda Papua untuk melakukan pendalaman.
“Supaya kami mengetahui apakah SOP yang dilakukan oleh Polres setempat sudah sesuai dengan SOP yang ada di Polri dalam penggunaan kekuatan, termasuk langkah-langkah penanganan lain. Saya mengirim para pejabat (Dirpropam Polda Papua) ke sana,”ungkapnya.
Ia pun mengaku telah memerintahkan Kapolres Yahukimo untuk membangun komunikasi dengan forkompinda setempat dalam mengatasi masalah di Yahukimo.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, demonstrasi damai yang berujung pada aksi kericuhan itu berawal ribuan massa yang menolak pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) menyampaikan aspirasinya di Kantor Kominfo Yahukimo di Distrik Dekai, Selasa siang.
Massa sebelumnya sempat membubarkan diri, namun sebagian massa melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran ruko. Anggota polisi berupaya menghentikan aksi pembakaran itu, namun massa menyerang aparat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Akibat kericuhan tersebut dua warga sipil tewas yakni Yakob Dell (luka tembak di bawah ketiak kanan) dan Erson Wipsa (luka tembak di punggung kiri).
Sedangkan tiga korban luka-luka yakni anggota polisi Briptu Muhammad Aldi (luka di bagian kepala) dan dua warga sipil, Itos Hitlay (luka tembak di paha kiri) dan Luki Kobak (luka tembak di paha kanan). (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


