11 Tim U-14 Rebutan 1 Tiket di Liga TopSkor Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 4 Feb 2022
- visibility 288
- comment 0 komentar

Dandim 1701/ Jayapura, Letkol Inf Richard Arnold Y. Sangari foto bersama di Liga TopSkor U-14 Papua/foto ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Liga TopSkor U-14 Papua resmi bergulir, di lapangan sepak bola Kampung Nafri, Kota Jayapura, Jumat (4/2/2022).
Liga tersebut dibuka Dandim 1701/ Jayapura, Letkol Inf Richard Arnold Y. Sangari.
Liga TopSkor U-14 Papua mementaskan 11 tim yakni SSB Nafri, SSB Sumber Makmur, SSB Imanuel Sentani, SSB Bhayangkara, SSB Yota Ayapo, SSB Tunas Muda Hamadi, SSB Crion Sentani, SSB Volta PLN, SSB Cenderawasih, SSB RBC SPN dan SSB Manuai Yoka.
Pemenang liga TopSkor U-14 musim ini bakal mewakili Papua di tingkat nasional dan berkesempatan mengikuti Garuda select.
“Tim yang menang berkesempatan ikut Garuda Select sehingga kami harap pemain bisa menunjukan kemampuan mereka,” kata Ketua Panitia, Guntur Lukas T’joe
Guntur menjelaskan, tim yang keluar sebagai juara bisa saja memilih pemain dari tim lain yang dianggap bagus sebagai opsi untuk memperkuat skuat saat Garuda Select nanti.
“Untuk itu saya minta pelatih jangan cari kemenangan tetapi bagaimana untuk mengembangkan potensi dari setiap pemain,” pintanya.
Selain U-14, sambung Guntur, Liga TopSkor Indonesia meminta agar ada tim U-16 yang bakal mewakili Papua di tingkat nasional.
Namun, untuk U-16 sendiri baru akan digelar di Kabupaten Jayapura, tepatnya di Stadion Barnabas Youwe setelah kompetisi U-14 berakhir.
“Kita dahulukan liga U-14 dan U-16 sebab pada Juni 2022 sudah putaran nasional. Dan Liga Topskor Indonesia juga menginkan kalau U-16 kita harus ada perwakilan ke sana (Jawa) karena saat putaran Nasional nanti itu ada agenda Garuda Select. Sehingga U-14 berakhir kami dilanjutkan dengan U -16,” ujarnya.
Sementara Dandim 1701/ Jayapura, Letkol Inf. Richard Arnold Y. Sangari berharap kompetisi usia muda terus berlanjut untuk menjaring pemain-pemain handal, sehingga harus dibina sejak usia dini.
“Sehingga kami berharap semua elemen masyarakat dapat memberi ruang dan waktu bagi pembinaan terhadap anak-anak usia dini agar kita bisa mendorong terbentuknya suatu generasi yang kuat,” tandasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




