Sanggah Pernyataan Sri Mulyani, Gubernur Enembe Beberkan Soal Dana Rp12 T
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 2 Des 2021
- visibility 432
- comment 0 komentar

Gubernur Papua Lukas Enembe/foto ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Lukas Enembe melalui juru bicaranya Muhammad Rifai Darus merespons pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyebut ihwal dana pemerintah daerah di Papua sebesar Rp 12 triliun yang masih mengendap di bank.
Sebagaimana yang dilansir dari Tribunnews.com beberapa waktu lalu, dimana Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan adanya dana sebesar Rp 12 triliun yang dimiliki pemerintah daerah Papua yang masih mengendap di bank.
Melalui Rifai, Gubernur Enembe menegaskan bahwa dana yang dimaksud itu merupakan akumulasi dari seluruh anggaran yang dimiliki pemerintah daerah di Papua.
“Jadi dana Rp 12 triliun itu adalah bagian akumulasi dari APBD Papua dalam satu tahun anggaran (TA 2021) yang dibelanjakan untuk kepentingan rakyat dan daerah,” ungkap Rifai, Rabu (1/12/2021).
Menurut Rifai, Gubernur Enembe sangat kecewa dengan pernyataan Menkeu Sri Mulyani yang menimbulkan multi tafsir adanya kesengajaan dari Pemprov Papua dengan mengendapkan dana trilyunan rupiah itu di bank.
“Jadi sekali lagi itu tidak benar karena tidak ada deposit milik pemerintah daerah di perbankan.
Perlu diketahui bahwa Pemerintah Provinsi Papua tidak pernah menyimpan dana dalam bentuk deposit apalagi mengendapkan dana hingga Rp 12 Triliun di perbankan seperti yang menteri keuangan sampaikan,”tandas Rifai. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




