Minggu ini ada Penambahan 285 Pasien Positif, Rt Papua Naik Menjadi 1.15
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 8 Jun 2020
- visibility 588
- comment 0 komentar

Grafik peningkatan kasus covid-19 di Papua per hari / SC-19P
Jayapura, Topikpapua.com, – Tingkat penularan virus corona di papua makin meningkat, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Papua, hingga Senin 08 Juni 2020 jumlah komulatif pasien positif Covid-19 di Papua mencapai 1080 kasus.
Penambahan kasus terbanyak justru terjadi dalam sepekan terakhir, disaat pemerintah Papua memberlakukan Relaksasi terhadap kebijakan PSDD yang selama ini di terapkan.
Data dari Satgas Covid mencatat dalam satu pekan terakhir terjadi peningkatan terbanyak selama pandemi covid masuk di Papua, yakni 285 kasus.
Dengan penambahan 285 kasus baru ini mempengaruhi angka reproduksi dan penyebaran virus corona di Papua.
Dalam keterangan pers yang di gelar Satgas Covid-19 Papua, Senin (08/06/20) malam, Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan saat ini RT Papua mencapai 1.15.
“RT kita naik dari 0.92 menjadi 1.15, peningkatan RT kita ini karena adanya peningkatan kasus yang signifikan di minggu ini, yaknis 285 kasus positif baru, “Ujar Sumule.
Dilansir dari BBS, angka RT adalah angka reproduksi covid-19 setelah adanya intervensi pemerintah. Intervensi dimaksud, seperti di berlakukannya kebijakan pembatasan (di papua dikenal dengan PSDD atau yang saat ini disebut Relaksasi PSDD).
Dijelaskan dokter Sumule, para ahli biasanya menghitung ke belakang, bukan ketika orang baru saja tertular. Data yang diambil termasuk jumlah orang meninggal, masuk rumah sakit, atau positif Covid-19.
“ Rt memberikan gambaran penularan sekitar dua sampai tiga pekan sebelumnya. Rt lebih dari satu berarti berbahaya karena penyebaran sebuah virus seperti efek bola salju, bisa membesar dengan cepat. Kalau angkanya di bawah satu, artinya penyakit tersebut akan menghilang dan orang tidak lagi tertular, Beber Sumule.
Lanjutnya, Jadi tidak bisa kita katakan akibat relaksasi ini maka peningkatan kasus tinggi, karena Relaksasi kan baru berjalan 2 hari ini, sementara indokator perhitungannya membutuhakan waktu 2-3 pekan baru bisa di katahui apakah angka Rt naik atau turun akibat kebijakan Relaksasi tersebut.

Sementara itu hari juga di laporkan ada penambahan sebanyak 15 kasus positif baru di Papua, “ Penambahan 15 kasus baru hari ini berasal dari kabupaten Mimika sebanyak 10 kasus dan Kabupaten Jayapura sebanyak 5 kasus, “Kata Sumule.
Dengan penambahan 15 kasus positif baru maka jumlah komulatif pasien positif covid-19 di papua saat ini sebanyak 1.080 kasus, dimana 766 pasien dalam perawatan, 300 pasien dinyatakan sembuh dan 14 orang meninggal.
“ODP kita juga bertambah 98 orang sehingga totalnya menjadi 3.121, sementara PDP ada penambahan 7 kasus sehingga total PDP kita saat ini sebanyak 790 kasus. Kita juga sudah memeriksa sebanyak 5.940 sampel swab dengan metode PCR, “Jelas Sumule.
Selain melaporkan adanya penambahan kasus positif, ODP dan PDP, Sumule juga mengatakan bila hari ini ada penambahan 10 pasien positif yang sembuh.
“Puji Tuhan hari ini ada penambahan 10 kasus sembuh dan semua berasal dari kabupaten Mimika, dengan tambahan 10 pasien sembuh ini, maka sudah 300 pasien kita di Papua yang sembuh, “ujar dokter Sumule.
Sumule juga memberikan apresiasi yang tinggi bagi semua tenaga medis, tenaga surveilance, tenaga laboratorium dan gugus tugas kabupaten Mimika, juga rumah sakit Mimika maupun Rumah sakit di PT Freeport, yang sudah bekerja keras menyembuhkan pasien.
“Kiranya Tuhan memberkati semua tenaga medis, baik yang ada di Rumah sakit Mimika dan di Rumah sakit PT Freeport, Jerih lelah kalian demi menyembuhkan pasien akan di perhitungkan Tuhan yang maha Esa, “Pungkas Sumule.
Tetap di rumah, jika terpaksa keluar rumah selalu gunakan masker,Jaga jarak, jaga kebersihan lingkungan dan diri, makan dan minum yang bergizi, olah raga dan ingat untuk selalu cuci tangan. Sa jaga ko, Ko jaga sa, kitong semua selamat.(Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




