Angka Kesembuhan Pasien C-19 di Papua Terus Meningkat, Ayoo Kalahkan Corona..!
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 22 Apr 2020
- visibility 3.007
- comment 0 komentar

: Infografis penyebaran Covid-19 di Papua tanggal 22 April 2020 / SC-19P
Jayapura, Topikpapua.com, – Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Papua terus meningkat, hari ini Rabu 22 April 2020, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Papua di laporkan bahwa ada penambahan 4 kasus pesien Covid-19 yang sembuh, Total kesembuhan mencapai 27 persen atau sebanyak 33 kasus.
Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr.Silwanus Sumule dalam keterangan persnya mengatakan walau angka pasien positif terus bertambah, namun angka kesembuhan juga mulai meningkat.
“Memang hari ini ada tambahan 5 kasus baru, tapi yang mau saya katakan disini bahwa angka kesembuhan kita tiap harinya terus meningkat, sementara angka kematian dalam sepekan ini tetap sama, “ Kata Sumule, Rabu (22/04/20).
Dijelaskan Sumule dengan meningkatnya jumlah angka kesembuhan menandakan tim medis sudah bekerja dengan sangat luar biasa.
“ kalau tim medis kita sudah kerja dengan sangat baik tapi masyarakat masih belum taat terhadap protokol kesehatan yang di himbaukan oleh pemerintah, maka sia-sialah kerja keras mereka, “kata Sumule berharap agar masyarakat lebih tertib lagi menjalankan himbauan dari pemerintah.
Berikut data jumlah 33 pasien sembuh dari 11 kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah ; 14 pasien dari Kota Jayapura, 6 pasien dari kabupaten Jayapura, 5 pasien dari kabupaten Mimika, 4 pasien dari kabupaten Merauke, 2 pasien dari Kabupaten Sarmi dan 1 pasien dari Kabupaten Keerom.
Sumule berharap agar angka kesembuhan ini akan terus meningkat, dengan catatan angka penambahan pasien positif setiap harinya bertambah signifikan dengan angka kesembuhan.
“Mudah-mudahan angka kesembuhan kita naik terus walaupun positif juga naik karena ini adalah pandemi yang tidak bisa kita hindari, “Jelasnya.
Terkait meningkatnya jumlah pasien positif, Sumule menjelaskan dari dua perfektif, pertama secara positif dan negatif.
“Kalau ada peningkatan kasus positif itu menunjukkan ada kerja keras dari petugas kita, kita yang menemukan kasus dan hampir 100 persen pasien itu adalah kerja dari petugas kita yang pergi mencari, bukan masyarakat yang datang lapor diri, “Jelas Sumule.
Lanjutnya, Tapi disisi yang lain meningkatnya kasus itu ingin menunjukkan kepada kita bahwa sosial dan fisikal distansing, protokol kesehatan yang di himbaukan oleh pemerintah belum berjalan dengan baik,” Bebernya.
Untuk itu dirinya berharap agar masyarakat lebih peduli lagi dengan Pandemi ini dan segera datang untuk melapor bila pernah kontak dengan pasien positif.
“Yang Paling penting adalah kejujuran dari masyarakat untuk datang melaporkan kalau pernah kontak dengan pasien positif, sehingga kita bisa menemukan kasus sedini mungkin, sehingga pengobatannya akan jauh lebih mudah, dibanding datang sudah dalam sakit berat, “Bebernya.
“Saat ini kita masih rawat 84 orang, coba bayangkan bila kita rawat 200 orang atau 300 orang, saya pikir Rumah Sakit kita akan jebol dan kita tidak akan mampu merawat pasien sebanyak itu,”Tmbah Sumule.
Sumule pun kebali berharap agar masyarakat tetap dirumah, kalau terpaksa keluar gunakan masker, hindari kerumunan, jaga jarak, jangan kontak dengan orang di luar rumah, jaga kebersihan lingkungan dan selalu mencuci tangan.
“ Kalau kita ingin penyakit ini cepat selesai di Papua maka kita harus kerja keras bersama-sama, sekali lagi.., garda terdepan adalah masyakarat, kami tenaga medis ada di pertahanan terakhir, “Pungkas Sumule. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




