Kuasai Nduga, Aparat Minta Egianus Menyerah
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 21 Feb 2023
- visibility 151
- comment 0 komentar

foto dok Kapten Philip bersama KKB pimpinan Egianus Kogoya / ist
Timika, Topikpapua.com – Tim gabungan TNI-Polri saat ini sudah hampir menguasai seluruh wilayah kabupaten Nduga. Hal ini guna mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya yang diketahui sedang menyandera Pilot Susi Air, Kapten Philips Max Martheins.
Kapolres Nduga, AKBP Rio Alexander Panelewen mengatakan saat ini situasi di kabupaten Nguga relatif aman dan aparat gabungan tengah berupaya untuk mencari keberadaan kapten Philips.
” Sudah kita kuasai, tapi kita tetap mengedepankan upaya negosiasi, pendekatan, kita lakukan. Tapi ya, terserah Egianus. Pasukan sudah turun semua. Di sini negara hadiri, negara tidak boleh kalah. Pasukan sudah insert semua, jadi terserah Egianus saja,” tegas AKBP Rio di Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/2/2023).
Kapolres Rio juga memaparkan bila paska-aksi teror yang dilakukan Egianus dan kelompoknya di Distrik Paro, ratusan warga memilih mengungsi ke ibukota Kabupaten Nduga, Distrik Kenyam.
“Data yang saya terima saat ini ada 148 warga sipil yang ditampung di pos pengungsian di Kenyam. Mereka kebanyakan berasal dari Distrik Paro. Memang ada juga yang datang tapi tidak tinggal di posko pengungsian karena mereka ada keluarga di Kenyam,” ungkap Akbp Rio.
Rio mengaku pihak Kemensos sudah mengirimkan bantuan makanan dan logistik bagi para pengungsi asal Distrik Paro tersebut ,” Kalau soal kondisi mereka di posko pengungsian aman semua, soal makan minum dan kebutuhan lainnya sudah terpenuhi ada bantuan dari Kemensos dan juga dari pemerintah daerah,”jelas Rio.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Prabowo mengatakan hingga saat ini tim gabungam masih terus memantau perkembangan proses pencarian kapten Philip, termasuk terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Nduga yang sebelumnya telah mengirim tim negosiasi.
“Puji Tuhan kita sudah mendapat titik terang dari proses pencarian kapten Philips, namun soal teknis nya tidak bisa saya sampaikan karena bisa menghambat proses pencarian,” ungkap Kombes Benny di Jayapura, Selasa (21/2/2023).
Kombes Benny memaparkan bila saat ini tim negosiasi masih terus berupaya melanjutkan komunikasi dengan pihak KKB,” Laporan tim negosiasi itu disampaikan langsung kepada pihak pemda, kita belum mendapat laporannya, namun sampai saat ini laporannya kondisi Kapten Philips falam keadaan sehat dan masih berada di tangan KKB pimpinan Egianus Kogoya,” jelas Benny. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




