Pangdam Cenderawasih Ungkap Kekuatan KKB di Suru-suru
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 4 Des 2021
- visibility 353
- comment 0 komentar

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Ignatius Yogo Triono/foto ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Ignatius Yogo Triono membenarkan adanya aksi penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap dua prajurit asal Kodam Iskandar Muda, Aceh, yang bertugas di Pos Persiapan Koramil Suru-suru, Yahukimo, Papua, Jumat (3/12/2021) siang.
Kedua prajurit yang menjadi korban penembakan KKB yaitu Sersan Dua Putra Rahaldi dan Prajurit Kepala Suheri. Kata pangdam, hingga saat ini situasi di Pos Persiapan Koramil Suru-suru dalam kondisi siaga.
“Situasi saat ini di pos Ramil persiapan Suru-suru dalam status siaga,” terangnya, Kamis (3/12/2021).
Menurut pangdam upaya pengejaran terhadap kelompok tersebut sempat dilakukan namun tidak membawakan hasil.
“Sempat terjadi kontak, kemudian juga dilakukan pengejaran, namun mereka kabur kedalam hutan,” jelasnya
Ia juga membenarkan bahwa korban belum bisa dievakuasi karena faktor cuaca yang tidak mendukung.
“Karena cuaca jelak, maka evakuasi dilakukan besok,” ujarnya.
Diketahui bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 13.45 WIT, yakni saat prajurit sedang mengambil air di penampungan yang berjarak sekitar 15 meter.
Saat mengambil air yang berada di belakang pos, keduanya ditembak dari perbukitan yang ada di sekitarnya hingga menyebabkan Sersan Dua Putra Rahaldi yang tertembak di bagian dada meninggal, sedangkan rekannya, Prajurit Kepala Suheri, terkena di bagian pantat.
“Mereka ditembak saat mengambil air yang jarak antara tempat penampungan air dengan pos dekat,” kata pangdam.
Pangdam tak memungkiri bahwa sebetulnya jumlah personel sudah cukup banyak setelah dilakukan penambahan dari pasukan tempur hingga seluruhnya berjumlah 65 personel.
“Penambahan sudah dilakukan, kekuatan sebelum kejadian ada 47 orang, terus setelah kejadian kita tambah tambah 20 personil, jadi sudah ada 60 orang lebih. Karena mereka tahu kondisi sehingga kami hari ini kena itu dua orang,” akunya senjata yang dipakai KKB adalah campuran organik SS1 dan juga rakitan.
“Untuk jumlah kurang lebih 20 pucuk. Jumlah kelompok mereka kurang labih 50 dan itu sudah gabungan mereka,” timpal pangdam. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




