Akun Facebooknya Dipalsukan, Ini Komentar Bupati Tolikara
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 12 Jan 2023
- visibility 83
- comment 0 komentar

Pj Bupati Tolikara Marthen Kogoya/istimewa
Jayapura, Topikpapua.com, – Pj Bupati Tolikara Marthen Kogoya, mengimbau seluruh masyarakat Papua, khususnya warga dan ASN Kabupaten Tolikara untuk tidak lekas percaya dengan akun Facebook (FB) palsu yang menggunakan nama dan fotonya.
“Jadi Facebook akun palsu tersebut disebarluaskan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang mungkin tidak suka atau tidak senang dan iri dengan kepemimpinan saya sebagai Pj Bupati Tolikara. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan ASN Tolikara untuk jangan mudah percaya dengan provokasi yang dilakukan oleh akun palsu tersebut,” tegasnya di Jayapura, Kamis (12/1/2023).
Menurutnya, akun palsu tersebut mencantumkan nama dan foto dirinya memakai baju batik merah, serta memposting hal-hal yang sifatnya bisa menimbulkan konflik horizontal di masyarakat, terutama terkait penahanan Gubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK.
“Tindakan pemilik akun FB palsu itu sangat meresahkan dan menjurus kepada kejahatan luar biasa. Ini merupakan pembunuhan karakter, menjatuhkan dan merusak citra nama baik kepala daerah atau pejabat negara,”terangnya.
Marthen yang juga menjabat sebagai Kepala BKD Provinsi Papua saat ini menjelaskan akun FB palsu tersebut mulai aktif seejak dua minggu dirinya dilantik menjadi Pj Bupati Tolikara. Akun palsu itu memposting hal-hal bernuansa isu sara. Selain itu, sangat memprihatinkan karena oknum yang menggunakan akun palsu tersebut telah berhasil meminta sejumlah uang kepada beberapa orang.
“Akun palsu ini aktif sejak dua minggu saya dilantik menjadi Pj Bupati Tolikara dan posting hal-hal yang berbaur sara dan meminta uang kepada para korban mengatasnamakan Pj Bupati Tolikara. Korbannya bervariasi, ada hamba Tuhan, masyarakat, dan mahasiswa. Dia minta uang ditransfer ke rekeningnya. Ada korban masyarakat yang sudah lapor ke saya. Setelah mereka konfirmasi kepada saya, saya jelaskan bahwa itu bukan akun saya. Saya hitung sudah hampir delapan orang lebih korban dari akun palsu ini,”jelasnya.
Untuk mencegah tindakan yang lebih meresahkan lagi dari pemilik akun FB palsu tersebut dan untuk menghindari terjadinya banyak korban penipuan, Marthen telah membuat laporan kepada Polres Tolikara dan Polda Papua.
“Saat ini saya telah proses atau melaporkan kepada Polres Tolikara dan berkoordinasi dengan Polda Papua untuk melacak akun FB palsu tersebut. Apabila telah ditemukan orangnya pasti akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” akunya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




