Penyanyi Nowela Idol Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati RHP
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 30 Jul 2022
- visibility 100
- comment 0 komentar

Nowela usai memberikan keterangan di kantor KPK sebagai saksi dugaan kasus korupsi Bupati RHP / suara.com
Jayapura, Topikpapua.com – Kasus dugaan suap dan gratifikasi pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah yang menyeret Bupati Ricky Ham Pagawak (RHP) sebagai Tersangka oleh KPK, ternyata berimbas kepada salah satu penyanyi asal Papua, Nowela EM Auparay.
Jumat 29 Juli 2022, penyanyi jebolan Indonesia Idol tersebut nampak mendatangi kantor KPK guna memenuhi panggilan KPK sebagai saksi terkait aliran dana dari tersangka dugaan kasus korupsi Bupati RHP.
Dilansir dari suara.com, Penyanyi bernama lengkap Nowela Elizabeth Mikelia Auparay ini mengatakan, uang yang diterima dari Bupati RHP tersebut adalah honornya sebagai penyanyi.
“Ya, pokoknya itu profesional saya nyanyi sih,” kata Nowela Idol ditemui di Lobi Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (29/7/2022).
Sebenarnya kata Nowela Idol, yang melakukan komunikasi dengan pihak Ricky Ham Pagawak adalah manajernya. Cuma, karena namanya yang tercantum sebagai penyanyi, maka dirinya yang diperiksa KPK.
Terkait pemeriksaan yang baru berlangsung, Nowela menyebut, tidak ada yang disampaikan penyidik kepada dirinya. Termasuk apakah ia harus mengembalikan uang tersebut.
“Nggak sih (kembalikan uang) saya cuma diminta keterangan aja,” ujarnya.
Namun Nowela tidak merinci jumlah uang yang diterima dari Ricky Ham sebagai honornya menyanyi.
Nowela mengaku dirinya saat itu diundang untuk menyanyi pada acara partai,” Tahun lalu, Acara itu sih, acara partai,” terang Nowela.
Diketahui, KPK menetapkan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak menjadi buronan. Dia masuk dalam dalam daftar pencarian orang (DPO) lantaran tak kooperatif terhadap proses hukum kasus dugaan suap dan gratifikasi pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah.
“Informasi dari penyidik RHP sudah bergeser ke daerah perbatasan dan mungkin sudah berada di negara tetangga, kami duga lewat jalur jalan tikus,” ungkap Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Rahmadani di Jayapura, Jumat (15/7/2022).
Atas kasus ini Polda Papua juga telah mengamankan 4 ajudan Bupati RHP untuk dimintai keterangan.
“Saat ini sudah ada empat anggota (polisi) yang kami tahan, terakhir Bripka SM sudah menyerahkan diri,” ujar Kabid Propam Polda Papua Kombes Gustav Urbinas, di Jayapura, Jumat (22/7/2022). (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




