Yan Mandenas Dorong Penambahan Kapal Patroli AL untuk Wilayah Perbatasan RI-PNG

2
Anggota Komisi I DPR RI, Bidang Pertahanan, Yan Permenas Mandenas / ist

Jayapura, Topikpapua.com, –  Anggota Komisi 1 DPR RI, Yan Permenas Mandenas menyebut Markas Komando Lantamal X Jayapura masih kekurangan alutsista khususnya kapal patroli.

Hal itu sebagaimana hasil pertemuan Mandenas dengan Komandan Lantamal X Jayapura Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho di Markas Lantamal X Jayapura, Selasa (13/10/20).

“Saya menerima informasi langsung dari Danlantamal X, dimana masih terdapat kekurangan alutsista untuk mendorong operasional di lapangan,” kata Yan Mandenas.

Mandenas menjelaskan, TNI membutuhkan kapal patroli untuk melakukan pengawasan wilayah perbatasan RI-PNG atau wilayah perbatasan laut Kota Jayapura. Sebab, kata Mandenas

TNI kerab kewalahan mengejar nelayan asing yang datang menjarah ikan di wilayah Indonesia, khususnya di perairan Papua.

“Belum lagi  maraknya pertukaran barang secara illegal termasuk narkoba jenis ganja,

yang masuk ke wilayah kita. Nah, ini perlu kita perhatikan. Jadi, nanti informasi ini akan saya bawa dalam rapat-rapat komisi untuk diperjuangkan,” ujarnya.

Yan Mandenas juga akan mengusulkan langsung ke Menkompolhukam, Mentri Pertahanan dan Panglima TNI agar jelih melihat persoalan yang dihadapi Lantamal X.

“Lantamal X harus kita bekali dengan alutsista yang mempuni, sehingga dalam melaksanakan tugas mereka di perairan Papua, khusus menjaga kedaulatan NKRI berjalan efektif,” pungkasnya.

Dijelaskan pula oleh Yan Mandenas, bahwa Komisi I mendorong pembagian ventilator bagi rumah sakit-sakit militer seperti RS. Marthen Indey, RSAL dr. Soedibjo Sardadi Lantamal X, RS. Lanud Silas Papare dan RS. Bhayangkara Jayapura.

“Komisi I juga akan terus mendorong peningkatan kesejahteraan prajurit dengan mengusulkan kenaikan tunjangan dan ULP bagi prajurit per klaster wilayah tugasnya.”, terang Yan Mandenas.

Sementara itu, Komandan Lantamal X Jayapura Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho mengatakan bahwa Lantamal X merupakan satuan yang berada di bawah Koarmada III yang berkedudukan di Sorong. Kormada III juga membawahi Lantamal IX Ambon, Lantamal XI Merauke dan Lantamal XIV Sorong.

Dijabarkannya bahwa dalam menjaga kedaulatan perairan laut Indonesia, mulai dari batas laut RI dengan negara PNG hingga perairan Supiori, Lantamal X hanya memiliki alutsista yang hanya dapat beroperasi di bawah 3 mil laut, yang seharusnya 200 mil laut.

“Lantamal X belum memiliki dermaga yang memadai guna mendukung proses labuh KRI yang sedang melakukan tugas patroli di wilayah timur Indonesia,” jelas terang Danlantamal X.

“Kami juga sedang mempersiapkan Kampung Bahari Nasional, dan salah satu desa binaan kita yang akan dijadikan program tersebut adalah Kampung Enggros.”, tambahnya.

Menurut Danlantamal X ada 4 syarat menjadikan sebuah desa bahari, yaitu bidang kesehatan, pendidikan, wisata dan perekonomian. (Redaksi Topik)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here