Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano/foto ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano membuka Pertemuan Revieuw Kinerja Tahunanan Aksi Integrasi Stunting Kota Jayapura Tahun 2021, yang berlangsung di Jayapura, Senin 13 Desember 2021.

Pada kesempatan itu juga, pemerintah kota mendapat penghargaan dari pemerintah provinsi, Gapai Harapan Bangsa dan UNicef terhadap keberhasilan pelaksanaan penilaian kinerja aksi konvergensi stunting 5-8 bulan tahun 2020 untuk peringkat pertama.

Wali Kota BTM optimis dengan gencar melakukan pelayanan untuk pencegahan dan penanganan stunting sejak dini, yaknj sejak anak masih dalam kandungan maka Kota Jayapura akan zero stunting.

“Saya optimis kita bisa zero stunting, maka itu perlu mendapatkan perhatian serius mulai dari dalam kandungan diberikan gizi supaya saat lahir dengan sehat,” katanya.

Menurutnya, kasus stunting dapat dicegah melalui imunisasi dan deteksi tumbuh kembang serta pelayanan kesehatan terjangkau agar menurunkan angka stunting.

“Karena itu akan meningkatkan kualitas hidup anak agar tumbuh sehat, mental yang baik, dan memiliki kecerdasan yang baik pula. Dan pembangunan kesehatan sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan manusia di mulai dari 1000 hari pertama hari kelahiran serta mendapatkan perhatian orangtua dan keluarga,”terang BTM.

Lebih lanjut kata BTM, Pemkot Jayapura telah mengeluarkan Instruksi Wali Kota Nomor 31 Tahun 2020 tentang pencegahan penanganan stunting tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK)
Untuk itu, ia pun berharap dalam kegiatan review kinerja tahunan aksi integrasi stunting 2021, baik lurah, kepala distrik, maupun kepala kampung memainkan peran penting dalam mengajak warganya untuk pelayanan pencegahan stunting.

“Dalampenanganan stunting dilakukan evaluasi agar penurunan angka stunting secara terintegrasi sehingga anak-anak di Kota Jayapura lahir dengan sehat dan tumbuh cerdas,” tandas BTM. (Redaksi Topik)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here