Tokoh Adat Masyarakat Jayapura, Herman Yoku / ist

Jayapura, Topikpapua.com, –  Tokoh Adat Jayapura, Herman Yoku menyampaikan permohonan maaf kepada pihak kepolisian atas peristiwa pembakaran Mapolsek Nimboran yang di lakukan  sekelompok massa pada senin lalu.

“Saya selaku Tokoh adat di Jayapura memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri melalui Bapak Kapolda Papua atas kejadian yang dilakukan sekelompok Masyarakat membakar Mapolsek Nimboran, Senin lalu,” Ungkap Herman, Rabu (04/08/21).

Baca Juga : Warga Tertembak, Massa Bakar Mapolsek Nimboran

Herman juga berharap kepolisian memaafkan tindakan masyarakat dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran bagi semua pihak.

“Atas kejadian ini, mari bapak Kapolda kita bersama-sama dalam menjaga Kamtibmas agar daerah kita selalu aman dari tindakan-tindakan Kriminal dan dengan harapan kedepan hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi, “Ujar Herman.

Herman juga meminta kepada masyarakat di Genyem maupun Papua pada umumnya agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum pasti dan selalu berpikir panjang sebelum melakukan tindakan yang bisa merugikan banyak orang.

Baca Juga : Kunjungi TKP, Kapolda Papua Temukan Fakta Pembakaran Mapolsek Nimboran

“Dari kejadian ini, saya meminta kepada masyarakat Papua untuk tidak mengambil langkah yang seenaknya dengan melakukan tindakan Kriminal, “Katanya.

Herman mengingatkan bila masyarakat harus dekat dengan kepolisian begitupula sebaliknya, karena masyarakat membutuhkan polisi untuk menjaga keamanan.

“ Harus ada sinergitas antara masyarakat dengan polisi, Karena tanpa Kepolisian dimana lagi kita akan melaporkan keluhan kita bila terjadi hal-hal yang menganggu stabilitas Keamanan Kamtibmas di Lingkungan sekitar Kita. Saya harap masyarakat lebih cerdas dalam mengambil keputusan kedepannya dan kepolisian juga bisa mengedepankan tindakan persuasif bila menghadapi masalah di masyarakat, “Pungkas Herman Yoku. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here