Tiga Jenazah Tukang Ojek Korban KKB di Pegunin Berhasil Dievakuasi

oleh -297 Dilihat
Personel gabungan saat evakuasi jenazah tukang ojek yang ditembak KKB Pegubin/ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengungkapkan tiga jenazah tukang ojek, korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, berhasil dievakuasi aparat, Selasa (6/12/2022).

Adapun identitas tiga jenazah tersebut yaknin La Usu (25,) warga Jalan Balusu. Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Amanzani (42) warga Jalan Pasar Baru, Distrik Kalomdol, Kabupaten Pegunungan Bintang dan La Ati.

“Dari hasil koordinasi dengan pihak keluarga yg ada di Oksibil dan juga di Muna Sulawesi Tenggara, mereka minta jenazah dibawa ke Muna Sulawesi Selatan untuk dimakamkan di sana. Jadi, rencananya besok pagi para jenazah akan diterbangkan ke Sentani,”kata Cahyo, Selasa malam.

Dikatakan proses evakuasi dilakukan sekira pukul 09.50 WIT. Personel tiba di TKP penemuan mayat La Ati di kali Digul kemudian personel Sat Brimob dan TNI melakukan pengamanan di areal TKP, dan personel Sat Reskrim melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut.

“Setelah itu personel langsung melanjutkan perjalanan ke TKP berikutnya di alat berat bekas dibakar Kampung Mangabib untuk evakuasi mayat La Usu,” kata Cahyo.

Personel kembali melanjutkan perjalanan ke arah jurang mencari mayat Amanzani.

“Mayat Amanzani ini ditemukan setelah beberapa jam pencarian. Dia divakuasi keluar dari dalam lereng jurang oleh personel dibantu masyarakat setempat. Lalu sekitar pukul 16.00 WIT, personel tiba di RSUD Oksibil membawa jenazah untuk visum,” ujar Cahyo.

Diketahui barang bukti yang diamankan adalah 3 unit sepeda motor, 2 butir selongsong peluru dengan kaliber 5,56 tj, 2 butir peluru dengan Kaliber 5,56 tj, dan 1 buah pipa besi dengan panjang 50 Cm.

Sementara itu lanjut Cahyo, ada tiga saksi yang diperiksa dalam insiden penembakan ini yaitu Risal, La Rono, dan Albi Jalil.

Dari hasil interogasi awal yang dilakukan terhadap saksi Risal, di mana saksi menerangkan bahwa sekitar pukul 13.30 WIT saksi bersama korban Lausu dan korban Amanzani, Larono, Lajani, sedangbduduk-duduk sambil menunggu penumpang di sekitar tempat kebakaran alat berat.

Kemudian sekitar oukul 14.00 WIT, mereka melihat kurang lebih sekitar 13 orang berjalan dari ujung jalan Kali Okse hendak menuju ke arah tempat di mana saksi bersama rekan-rekan ojek menunggu penumpang.

“Saat mereka tiba, saksi menawarkan jasa ojek kepada 13 orang tersebut, namun tidak ada tanggapan,” ucap Cahyo.

Sambung Cahyo, lalu ada seorang dari 13 orang tersebut yang tidak dikenal menyampaikan ”Kamu semua tukang ojek kumpulkan kunci motor”, akan tetapi para tukang ojek itu tidak menanggapi omongan dari orang tersebut.

“Nah, tiba-tiba orang tidak dikenal tersebut mengeluarkan senjata laras pendek, dan menodongkan senjata ke arah kepala rekan saksi La Jani,” ujar Cahyo mengutip keterangan saksi.

Melihat OTK tersebut mengeluarkan senjata, saksi Risal bersama saksi Larono dan Lajani menyelamatkan diri dengan cara meloncat ke arah jurang. Mereka berlari kemudian berenang melewati kali dan berjalan kaki melewati lereng gunung ke arah belakang Kampung Mangabib dan mengamankan diri di kampung tersebut.

“Saksi Risal mengaku tidak melihat langsung kejadian pembunuhan terhadap temannya, karena saat itu saksi langsung berlari menyelamatkan diri,” tutup Cahyo. (Redaksi Topik)

 

.

One thought on “Tiga Jenazah Tukang Ojek Korban KKB di Pegunin Berhasil Dievakuasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.