Illustrasi Lockdown wilayah yang terpapar covid-19 / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano merespon rencana Satgas Covid-19 Papua menutup 5 kelurahan di kota jayapura karena angka covid yang terus meningkat.

“Untuk hal ini saya mau tegaskan bahwa, Provinsi tidak punya wewenang untuk melakukan hal itu, itu adalah wewenang kami Pemkot jayapura sesuai dengan keputusan rapat relaksasi tahap III, namun bila mereka tetap mau melakukan hal itu maka terserah saja.., yan penting mereka harus siap kasih makan semua warga yang ada di lima kelurahan itu, “ Kata Walikota Benhur kepada Redaksi Topik, Kamis (23/07/20) malam.

BTM sapaan akrap walikota Benhur berharap agar rencana Satgas covid-19 Papua untuk menutup kelima kelurahan di kota Jayapura agar di pertimbangkan dengan matang, pasalnya kelima kelurahan tersebut merupakan kelurahan dengan jumlah penduduk yang tinggi.

“Mereka kalau mau tutup 5 kelurahan itu, berarti mereka harus siap untuk membantu masyarakat yang mau di lockdownd disana, selama waktu yang mereka mau lockdown, apakah mau di kasih 1 keluarga 1 juta atau berapa itu terserah mereka yang penting masyarakat saya di kasih makan selama mereka mau lockdownd, “Bebernya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyatakan Kota Jayapura, Papua, menjadi daerah dengan tingkat laju Insidensi penularan covid-19 tertinggi di Indonesia.

Dengan fakta tersebut, Satgas Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid-19 Papua telah merencanakan langkah taktis untuk memutus mata rantai penularan di Kota Jayapura.

“Jadi mungkin saja ada kelurahan yang memang daerahnya merah kita blok (tutup) di situ. Kita akan melihat daerah yang jumlah kasusnya tinggi, kelurahan yang jadi kluster,” ujar Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid-19 Papua, Wiliam R. Anderi, di Jayapura, Kamis (23/07/20).

Menurut dia saat ini sudah ada lima keluraham di kota Jayapura dengan angka kasus cukup tinggi, “Ada lima kelurahan yang jadi catatan, Hamadi, Gurabesi, Waimhorok, Bhayangkara dan Entrop,” kata dia.

Berdasarkan data yang dikekuarkan Gugus Tugas Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, hingga Rabu (22/07/20) malam, Kelurahan Hamadi sudah mencatat 364 kasus dengan 217 orang telah sembuh dan tiga orang meninggal.

Kemudian Kelurahan Bhayangkara telah ditemukan 137 kasus dengan 40 pasien telah dinyatakan sembuh dan satu meninggal dunia.

Lalu Kelurahan Gurabesi terdapat 134 kasus dengan 45 diantaranya telah sembuh dan satu meninggal dunia.

Sedangkan Kelurahan Waimhorok sudah ditemukan 115 kasus dengan 17 diantaranya telah sembuh dan tiga meninggal dunia.

Dan Kelurahan Entrop ada 96 kasus dengan 32 orang telah sembuh dan dua meninggal dunia. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here