Tahun 2020 Sensus Penduduk Online akan DiLaksanakan di Papua

0
Kepala BPS Provinsi Papua, Simon Sapari (kiri) Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Provinsi Papua, Bagas Susilo (kanan) / nug

Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Simon Sapari mengatakan pada tahun 2020 pihaknya akan melaksanakan Sensus Penduduk di seluruh Papua.

” Tahun 2020 kita akan serentak di seluruh Indonesia akan melaksanakan sensus penduduk, di mulai dari bulan Februari hingga agustus, dan metode sensus tahun ini akan menggunakan metode Online dan metode  door to door, ” Ungkap Simon kepada Pers, Kamis (02/01/20).

Dijelaskan Simon bila untuk metode online hanya di berlakukan di beberapa kota dan kabupaten yang jaringan internetnya bagus, sementara sisanya akan menggunakan metode door to door.

” Jadwalnya untuk metode Online akan di mulai pada tanggal 15 Februari 2020 hingga bulan Maret 2020, sementara untuk metode door to door akan serentak di laksanakan pada bulan Juli hingga Agustus tahun 2020, ya tentunya yang mengunakan metode onlina itu hanya kota dan kabupaten yang jaringan internetnya bagus, ” Jelas Simon.

Simon berharap warga Papua yang sudah memiliki HP dapat berpartisipasi untuk ikut mensensuskan diri sendiri dengan aplikasi yang nanti akan kami berikan secara gratis.

Sementara itu Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Provinsi Papua, Bagas Susilo menjelaskan bila Pihaknya hanya mematok target 5 – 7 persen dari jumlah penduduk do Papua yang berpartisipasi dengan metode sensus online ini.

 ” Papua memang bukan menjadi kantong dari harapan kita untuk sensus online karena mengingat berbagai kendalanya, seperti masalah jaringan internet, letak geografis dan kendala lainnya, namun demikian kita tetap coba untuk laksanakan untuk proses pembelajaran kedepan, ” Ungkap Bagas.

Bagas juga menjelaskan bila sensus penduduk pada tahun 2020 akan mencatat lebih banyak indikator atau karakteristik, termasuk Suku, sehingga di harapkan akan menjawab banyak pertanyaan masyarakat Papua terkait jumlah OAP di Papua.

” Akan ada 21 indikator atau karakteristik yang di tanyakan saat sensus nanti, salah satunya adalah suku, kami harapkan dengan demikian dapat menjawab pertanyaan banyak orang terkait jumlah OAP secara keseluruhan di papua, ” Beber Bagas.

Selain itu menurut Bagas pada sensus 2020 nanti data yang di dapatkan di harapkan bisa menjadi indikator untuk menjawab banyak pertanyaan terkait data di Papua.

” Harapan kami hasil dari data sensus penduduk pada tahun 2020 nanti akan di pakai sebagai indikator untuk mengetahui beberapa hal seperti, tingkat pengangguran, angka kematian ibu dan anak, pendapatan perkapita keluarga di Papua dan  banyak lagi, dan data tersebut sudah bisa di dapatkan pada tahun 2021, ” Jelasnya.

Untuk itu dirinya berharap warga Papua untuk bisa memberikan data yang baik dan benar, sehingga data tersebut bisa di pakai untuk menjelaskan dan menjawab banyak pertanyaan terkait perkembangan atau bahkan penurunan banyak hal di Papua.

” Sensus Penduduk tahun 2020 nanti pertanyaan wawancara yang di sampaikan mungkin akan lebih banyak dan lebih detail untuk mendapatkan data sebaynak-banyaknya, sehingga data tersebut bisa di pakai untuk mengetahui banyak indikator sampel. Data penduduk adalah data yang paling fundamental untuk melengkapi data-data perekonomian data lain nya, ” Pungkas Bagas. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here