Soal Keppres Sekda Papua, Cristian Arebo : Masyarakat Hormati Keputusan Presiden

1
Cristian Arebo

Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Umum Pemuda Adat Papua, Yan Christian Arebo menilai langkah Presiden Joko Widodo memutuskan Sekda definitif Provinsi Papua, sudah sangat tepat.

Penilaian tersebut, menyusul Keputusan Presiden Nomor 159/TPA Tahun 2020 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Provinsi Papua, yang menunjuk Dance Yulian Flassy sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua.

“Keputusan pak Presiden kita Joko Widodo, sudah sangat tepat. Apalagi selepas Sekda TEA Hery Dosinaen, Provinsi Papua sudah cukup lama mengalami kekosongan jabatan Sekda dan hanya diisi pejabat pelaksana tugas saja,” kata Cristian Arebo, Sabtu (24/10/20).

Apalagi kata Arebo, Gubenur Papua, Lukas Enembe juga telah menyampaikan bahwa keputusan akhir terhadap hasil seleksi Sekda Papua adalah kewenangan Presiden. Bahkan hal itu juga diperkuat dengan penyampaian Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia, Bima Haria Wibisana saat pelaksaan seleksi di Jakarta Juli lalu.

“Presiden Jokowi telah menunjuk Dance Yulian Flassy sebagai Sekda Definitif. Itu harus dihormati siapa pun, jangan ada lagi polemik,” kata Arebo

Arebo mengimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Provinsi Papua agar mentaati dan melaksanakan petunjuk presiden. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sibuk berpolemik soal jabatan Sekda Papua, mengingat status Dance Yulian Flassy saat ini sebagai Sekda Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat.

Ia pun berharap masyarakat Papua  jangan  terkecoh opini publik terkait Sekda Provinsi Papua. Tim seleksi tentunya sangat ketat dalam melakukan assesmen, juga menjaga independesinya.

“Siapa pun yang ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Sekda definitif Papua, itulah yang terbaik bagi pemerintahan, dan masyarakat harus berbesar hati menerimanya,” pesan Arebo.

Ia menambahkan, nasionalisme dan loyalitas setiap orang terhadap negara sangat diperhitungkan dalam proses pemberian tugas dan tanggungjawab, atau penghargaan dalam bentuk jabatan.

Sekedar diketahui, Dance Yulian Flassy pernah menjadi penghubung kerja sama LAN RI dengan Badan Diklat Provinsi Irian Jaya (sekarang Papua)  dan juga menjadi penghubung kerjasama Pemda Jayawijaya dengan LAN RI. Semuanya dalam rangka Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur Daerah.

Flassy juga pernah menjabat sebagai Asisten Program Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman untuk bidang Desentralisasi.

Flassy juga pernah berperan untuk memfasislitasi Studi Banding Pejabat Irian Jaya (Papua) dan Pejabat Pusat Untuk Seminar Desentralisasi Villa Borsiq Berlin Jerman.  (Redaksi Topik)

1 KOMENTAR

  1. Penilaian melalui administrasi ada urutan dgn nilai jelas tp presiden memutuskan sk tdk sesuai nilai seleksi berarti buang konflik birokrasi hati2 ada bom waktu. Di antara OAP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here