Pelaku SS pemilik 18 paket shabu saat diamankan di Dit Resnarkoba Polda Papua / ist

Sentani, Topikpapua.com, –  Tim Opsnal Subdit 1 Dit Resnarkoba Polda Papua berhasil mengamankan SS (26) warga kampung Harapan, Desa Nolokla Sentani Timur karena terbukti menyimpan 18 bungkus plastik bening kecil berisikan narkotika jenis shabu.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal mengatakan penangkapan SS berawal saat pihaknya mendapat informasi dari warga bahwa terjadi transaksi narkoba di wilayah kampung sentani.

“ awalnya itu kami mendapat informasi dari warga bahwa sering terjadi transaksi narkotika jenis Shabu di daerah kampung harapan sentani, mendapat laporan kami tindaklanjuti dengan penyelidikan  di sekitar Kampung Harapan Sentani, “kata Kombes Kamal kepada Redaksi Topik, Jumat (17/07/20).

Setelah mendapat informasi, tim Opsnal Subdit 1 Dit Resnarkoba Polda Papua lalu mengembangkan penyidikan dan mengamankan SS.

“Penangkapannya tadi subuh, sekira pukul 02.15 WIT, pelaku kami amankan saat sedang bergoncengan dengan salah satu rekannya. Setelah pemerikasaan awal pelaku mengaku menyimpan narkotika jenis shabu di dalam rumahnya, “jelas Kamal.

Pukul 03.00 Wit, Tim Opsnal Subdit 1 Dit Resnarkoba Polda Papua melakukan pemeriksaan di rumah pelaku dan mendapatkan 1 plastik supermie kare ayam yang di dalamnya berisikan narkotika jenis shabu.

“Atas temuan tersebut pelaku kita amankan beserta barang bukti ke Kantor Dit Resnarkoba Polda Papua guna proses lebih lanjut, “ujar Kamal.

Stubert Suangburaro(26), Laki-laki, warga kampung Harapan Desa Nolokla Sentani Timur kab. Jayapura, Swasta

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa, 18 bungkus plastik bening kecil yang diduga berisikan narkotika jenis shabu, 18 Plastik sedotan warna putih, 1 bungkus plastik indomie kare ayamdan  1 unit hp oppo warna hitam merah.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan di rutan Dit Resnarkoba Polda Papua guna proses lebih lanjut, “Tukas Kamal.

Atas perbuatannya pelaku dapat dijerat dengan Pasal 112 ayat(1): Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika bukan tanaman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here