Ketua Fraksi PKB Slamet, S.Pd /Irf

Sentani, Topikpapua.com –  Sempat menolak Pansus Pemekaan Distrik dan Kampung, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Jayapura terkesan bersikap netral, setelah mengutus dua anggotanya dalam pansus tersebut.

Ketua Fraksi PKB Slamet, S.Pd mengatakan mendukung pembentukan Pansus Penanganan Covid-19, bukan berarti tidak mengirim perwakilannya atau utusannya ke Pansus Pemekaran Distrik dan Kampung.

“Saya pikir kan tidak ada regulasi yang melarang ketika tidak setuju, untuk tidak mengutus anggotanya kan,” katanya melalui selular, Jumat (03/07/20).

Ia mengatakan, Fraksi PKB menganggap penolakan terhadap Pansus Pemekaran Distrik dan Kampung, berdasarkan hasil musyawarah internal Fraksi. Bahwa, Pansus Covid-19 lah yang dibutuhkan saat ini.

Namun, saat paripurna dan ketika ada voting, dimana, sebagian besar fraksi di DPRD mendukung pansus Pemekaran Distrik dan Kampung, maka itu merupakan keputusan Lembaga.  Sebab keputusan DPR itu diambil secara musyawarah dan mufakat.

“Saya pikir kan proses sudah berlangsung, kemudian persoalan kemarin soal setuju atau tidak setuju itu kan hanya persoalan beda pendapat saja. Itu wajar,” katanya.

Menurut Slamet, meski partainya mendukung pembentukan Pansus Penanganan Covid-19, tapi bukan berarti pihaknya tidak mengirim perwakilannya atau utusannya ke Pansus Pemekaran Distrik dan Kampung.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jayapura ini menyatakan, Fraksi PKB telah menetapkan dua orang utusan untuk dikirim menjadi anggota Panitia Khusus (Pansus) Pemekaran Distrik dan Kampung. “Kami hanya utus dua orang saja dari Fraksi PKB, yakni saya sendiri dan pak (Piet Hariyanto) Soyan,” katanya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here