Sebanyak 289 Anak Usia Sekolah di Papua Positif Covid-19

0
illustrasi kegiatan sekolah di masa pandemik covid-19 / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas covid-19 Papua menyatakan bila selama pandemik covid-19 melanda Papua, sebanyak 289 anak usia sekolah yang terpapar virus corona.

“Jumlah kasus untuk anak usia sekolah sejak 17 maret 2020 hingga hari ini, berdasarkan catatan kami sebanyak 289 anak yang dinyatakan positif covid-19, namun rata-rata mereka berada di sakit ringan sampai sedang, “Kata Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr.Silwanus Sumule kepada Pers, Selasa (11/08/20) malam.

Sumule menjelaskan bila angka 289 ini bermakna bahwa para orang tua harus waspada, mengingat saat ini kebijakan pemerintah untuk membuka kembali sekolah pasca penetapan status adaptasi new normal di 28 kabupaten di Papua.

“Perhatian utama adalah keselamatan dan kesehatan anak didik, ini harus dmenjadi prioritas bagi pihak sekolah atau pemerintah daerah untuk memutuskan apakah sekolah dibuka atau tidak, memang ada kebijakan adaptasi new normal, namun keputusan membuka sekolah atau tidak berada di tangan pimpinan daerah,”Jelas Sumule.

Sumule pun berharap agar pembukaan sekolah bisa dilakukan secara bertahap, “maksudnya adalah harus memastikan semua protokol kesehatan bisa di lakukan, baik itu terkait ketersediaan air mengalir untuk cuci tangan, ketersediaan masker bagi murid dan guru, dan SOP standar protokol kesehatan covid-19 lainnya yang sudah di tetapkan pemerintah, “Beber Sumule.

Berikutnya, menurut Sumule, para orang tua, pihak sekolah  dan komite sekolah harus sepakat terlebih dahulu memutuskan apakah membuka kembali sekolah atau tidak, “disini diperlukan komunikasi yang baik antar semua pihak,”katanya.

Kepada 28 Bupati yang telah menyandang status adaptasi new normal, Sumule berharap agar mempertimbangkan kebijakan pembukaan sekolah dan memastikan bahwa protokol kesehatan benar-benar di laksanakan.

“Kami sangat berharap pemerintah di 28 kabupaten yang telah menjalankan status adaptasi new normal agar memperhatikan masalah ini, ingat bahwa anak-anak kita adalah masa depan bangsa kita, “Pungkas Sumule. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here