Personil satgas 711/ raksatama saat menyerahkan pelaku dan BB ke polisi /ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Setelah sebelumnya berhasil mendapatkan ganja kering, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks di Pos Kotis Skouw kembali mengamankan pelaku dan barang bukti narkotika jenis ganja di hutan perbatasan RI-PNG Skouw Jayapura, Jumat (25/2/2022).

Dansatgas Pamtas Yonif 711/Rks, Letkol Inf Mutakbir, membenarkan bahwa penangkapan ini adalah bukti komitmen Satgas Yonif 711/Rks dalam melakukan pencegahan penggunaan dan penyalahgunaan narkotika yang meresahkan masyarakat.

“Untuk itu Satgas Pamtas Yonif 711/Rks terus berupaya dengan salah satu metode yang efektif yaitu pencegah peredaran Narkotika di wilayah Perbatasan RI-PNG,” katanya di Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Sabtu (26/02/2022).

Mutakbir menjelaskan, kejadian itu bermula dari informasi yang diperoleh personelnya melalui laporan masyarakat bahwa akan ada penyelundupan ganja.

“Jadi, awalnya ada warga yang ngasih informasi kalau ada orang tidak dikenal (OTK) telah telah keluar dari hutan dengan melewati jalur tikus Perbatasan RI yang gerak-geriknya mencurigakan dengan memakai tas hitam,”ucapnya.

Atas dasar informasi tersebut, Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks langsung mendatangi orang yang mencurigakan itu. Kemudian orang yang dicurigai diperiksa dengan pengecekan telepon genggamnya.

“Dari hasil pengecekan HP-nya bahwa benar orang bersangkutan akan melakukan transaksi ganja di dalam hutan di wilayah perbatasan Skouw,”ungkap Muktabir.

Pihaknya sontak menghubungi Pospol Sub Sektor Skouw dan aparat TNI di kewilayahan untuk melaksanakan pengecekan ke hutan, tempat dimana ganja itu disimpan.

“Setelah di cek bahwa benar ada ganja yang disimpan di dalam tas hitam. Lalu pelaku dan barang bukti dibawa ke Pos Kotis Yonif 711/Rks di Skouw sebagai langkah awal pemeriksaan,” paparnya.

Adapun barang bukti yang diperoleh yakni 4,1 kg ganja basah, HP android 2 unit merk Samsung, 2 buah masker, 1 buah kabel carger, koran yang sudah robek dari PNG dan 1 lembar kertas pesanan.

“Pelaku dan barang bukti kami serahkan ke Kapospol Sub Skouw yang diterima langsung oleh Pjs. Iptu Tarto untuk diproses lebih lanjut,” terangnya.

Lebih jelas kata Muktabir, keberhasilan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks dalam memberantas obat haram dan terlarang fi wilayah perbatasan RI menunjukkan komitmen TNI dalam memberantas narkotika.

“Mari kita bekerjasama memberantas Narkotika, pencegah peredarannya. Mari kita jauhi narkotika karena merusak masa depan bangsa dan negara,”pungkasnya. (Redaksi Topik)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here