Ro Kota Jayapura 1.85, Pemkot Akan Evaluasi Status Adaptasi New Normal

0
Suasana rapat penanganan pandemik covid-19 di main Hall kantor walikota jayapura / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Walikota Jayapura, Benhur tomi Mano mengaku akan segera mengevaluasi status tatanan kehidupan baru penanganan covid-19 di kota jayapura, menyusul naiknya Ro covid-19 di kota jayapura.

“Awal penerapan status new normal di kota jayapura Ro kita masih 0,85 namun sekarang sudah naik menjadi 1,85. Maka saya akan evaluasi status new normal ini, apakah kita kembali lakukan pembatasan atau tidak, “Kata BTM sapaan akrab Walikota kepada Redaksi Topik, Selasa (15/09/20).

BTM menjelaskan bila selama pandemik covid-19 di kota jayapura, gugus tugas bersama pokja penanganan covid-19 telah bekerja keras untuk menekan laju penyebaran virus corona di tengah masyarakat.

“Kita sudah kerja keras, namun masyarakat kota jayapura ini terlalu banyak yang OKB, saya berikan kelonggaran aktifitas guna meningkatkan ekonomi warga, namun tidak di barengi dengan protokol kesehatan yang baik, “Jelasnya.

Menurut BTM, rencananya evaluasi status New Normal kota jayapura akan di lakukan pada tangal 30 September mendatang.

“Nanti tanggal 30 september kita akan umumkan hasil evaluasi kita, apakah tetap seperti ini atau akan di batasi lagi, ya.., itu semua tergantung masyarakat.., kalau Ro kita turun kita bisa tetap seperti sekarang, tapi kalau Ro kita naik lagi, mungkin akan kita batasi lagi waktu aktifitas, “Beber BTM.

Diakui BTM, saat ini pihaknya sedang menggodok perwal terkait covid-19 di kota jayapura, nantinya bila perwal ini telah di sahkan oleh Dprd maka bisa segera di terapkan di masyarakat.

“Perwalnya sedang kami godok, kalau sudah di sahkan nanti sudah bisa kita terapkan di masyarakat, diantaranya ada denda 200 ribu bagi warga yang kedapatan tidak pake masker, ada juga denda sampai 50 juta bagi tempat usaha yang tidak terapkan protokol kesehatan, “Ungkap BTM.

BTM juga mengaku Perwal tersebut juga mengatur pembatasan jumlah pengunjung pada fasilitas umum, seperti tempat usaha, pusat perbelanjaan dan angkutan umum.

“Tempat wisata harus di batasi hanya 50 persen, warung makan, kendaraan umum dan semua fasilitas umum harus di kontrol, harus perhatikan protokol kesehatan, “Tegas BTM.

Ditegaskannya, Tim Gugus Tugas akanmelakukan swiping bagi tempat ibadah di kota jayapura, “kalau kedapatan ada jemaat yang ibadah tidak pake masker atau melanggar protokol kesehatan, maka akan di tutup,”Katanya.

Hingga Senin, 14 September 2020 berdasarkan data dari gugus tugas kota jayapura di laporkan totalkomulatif pasien positif covid-19 di kota jayapura sebanyak 2.455 kasus.

Dari angka tersebut, sebanyak 471 pasien masih dalam perawatan, 1.948pasien telah dinyatakan sembuh dan 36 pasien dinyatakan meninggal dunia. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here