Resmi..! Mulai Kamis 26 Maret 2020 Bandara Sentani Ditutup

0
Bandara Sentani Jayapura / Nug

Sentani, Topikpapua.com, –  Pihak pengelola Bandara Sentani resmi mengumumkan penutupan bandara Sentani pada hari Kamis 26 Maret 2020 tepat pukul 00.00 WIT hingga tanggal 9 April 2020 . Seiring penutupan bandara, akses operasi penerbangan penumpang (orang) juga ditutup, sementara untuk penerbangan kargo tetap berjalan normal seperti biasa.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas Sementara (PlTS) General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Jayapura, Antonius Widyo Praptono kepada Redaksi Topik lewat sambungan telepon, Rabu (25/03/20) petang.

Penutupan bandara sentani ini diumumkan melalui surat dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X Nomor: AU.301/0014/KOBU WIL.XIII/2020 perihal penutupan penerbangan penumpang di Bandar Udara Provinsi Papua yang diterima pihak PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandar Udara Sentani.

“Jadi statement saya, mulai kamis besok tepat pukul 00.00 WIT tanggal 26 Maret 2020 sesuai dengan surat dari Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke, maka di Bandara Sentani tidak ada penerbangan penumpang. Namun bandara tetap beroperasi seperti biasa untuk melayani penerbangan kargo dan apabila ada emergency,” ujar Antonius Widyo Praptono.

Dengan keputusan ini Antonius berharap semua kegiatan di bandara sentani agar dihentikan, termasuk aktifitas transportasi umum di bandara.

“Ya, untuk (penerbangan) barang sama emergency itu, kita tetap ijinkan. Untuk itu, kita imbau bagi yang tidak berkepentingan agar tidak masuk ke bandara. Karena mau bikin apa juga kendaraan-kendaraan itu di dalam bandara, apalagi tidak ada kegiatan penerbangan penumpang, ya mestinya gak ada orang yang berkeliaran di bandara lagi. Seperti kendaraan taxi dan lain sebagainya itu, kalau sudah tidak ada penumpang, ya mungkin bisa kendaraan tidak diizinkan untuk masuk ke wilayah bandara,” paparnya.

Disinggung soal adanya penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket untuk penerbangan di atas tanggal 26 maret, Antonius mengaku bila penumpang tersebut silahkan berurusan dengan maskapai bersangkutan.

“Kalau soal (tiket) itu bukan kewenangan saya ya, tapi itu kewenangan daripada maskapai atau airline, yang bisa langsung ditanyakan sama pihak maskapai penerbangan yang bersangkutan. Dengan diberlakukannya penutupan penerbangan penumpang di bandara-bandara Papua khususnya di Bandara Sentani ini, kita harapkan untuk penyebaran Covid-19 juga tidak bisa sampai ke wilayah Papua. Harapan kita, Papua tetap aman dari penyebaran virusCorona atau Covid-19,” Tukasnya. (Irf/RT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here