Dirut PT PTT Leon Kakisina/foto ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Direktur Utama PT Palapa Timur Telematika (PTT), Leon Kakisina menyampaikan duka yang mendalam dan kehilangan yang besar terhadap delapan korban yang tewas dalam aksi kebiadaban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada Rabu (2/3/2022).

Menurut Leon, insiden tersebut menjadi duka terbesar bagi perusahaan yang dipimpinnya ini.

” Ini duka terbesar kami di minggu bagi kami keluarga besar PT. Palapa Timur Telematika (PTT). Padahal kami dalam upaya membangun dan memelihara tol langit demi menjamin pelayanan telekomunikasi yang merata di masyarakat Papua, tapi kami mengalami gangguan keamanan yang menyebabkan korban jiwa dari rekan, karyawan, pekerja yang merupaka bagian dari keluarga besar perusahaan,” ucap Leon, Sabtu (5/3/2022).

Pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban yang telah ditinggalkan, serta menaruh perhatian dan keprihatinan penuh terhadap korban dan keluarga korban

“Perusahaan dalam upayanya yang terbaik akan terus memfasilitasi serta mendampingi keluarga sampai jenazah korban dapat dipulangkan ke kediaman masing-masing,” terangnya.

“Perusahaan juga meminta dukungan kepada aparat keamanan (TNI dan Polri), pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta masyarakat luas agar proses evakuasi 8 korban jiwa, selanjutnya dapat berjalan dengan baik,”imbuh Leon.

Untuk korban yang selamat, lanjut Leon, perusahaan juga akan memberikan pendampingan dan perawatan terbaik untuk pemulihan kesehatannya.

Leon menjelaskan, Palapa Ring Timur merupakan Proyek Strategis Nasional Infrastruktur Prioritas, namun sejak 2019 proyek tersebut diresmikan dan dioperasionalkan kerap mengalami gangguan keamanan oleh kelompok pengacau tepatnya di lokasi site-site perusahaan.

“Kami sangat berharap insiden menyedihkan ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, pemerintah daerah serta TNI dan Polri agar tidak terulang kembali,” tandasnya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here