Korban banjir Kota Jayapura di tempat pengungsian/foto Ng

Jayapura, Topikpapua.com, – Jumlah warga Kota Jayapura yang menjadi korban terdampak banjir diperkirakan mencapai 5000 hingga 6000 jiwa, namun warga yang mengungsi di Posko pengungsi di Kantor Dinas Sosial di Tanah Hitam, Abepura, tercatat hanya 20 orang.

“Ini (posko) untuk warga korban banjir di Pasar Youtefa yang jumlah jiwanya diperkirakan 3000 sampai 4000 jiwa, tapi yang mengungsi disini hanya 20 orang saja,” kata Penanggung jawab Posko di Kantor Dinas Sosial di Tanah Hitam, Jufry Endre kepada Redaksi Topik, Sabtu (8/1/2022).

Menurut Jufry, alasan warga tak mau dievakuasi, karena mereka lebih memilih bertahan di rumah sambil menjaga harta benda.

” Mereka tidak mau mengungsi karena masih merasa khawatir meninggalkan rumahnya, karena tidak ada yang menjaga harta benda mereka. Sehingga memilih tetap tinggal di rumahnya,” ungkapnya.

Ia menyebut pengungsi yang berada di Posko Dinsos di Tanah Hitam adalah warga yang tinggal di kos-kosan yang terdampak banjir.

“Ya, anak-anak ada beberapa orang dan orang dewasa hanya 20 orang,”bebernya lagi.

Untuk makan minum pengungsi, sambung Jufry, ditanggung oleh Dinsos Kota Jayapura yaitu berupa makan pagi, siang dan malam.

“Ada juga dapur umum yang dibangun Dinsos Kota Jayapura kerjasama dengan Dinsos Provinsi Papua,” tandasnya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here