Polisi Ancam Bubarkan RDP Otsus Bila Langgar Maklumat Kapolda Papua

0
Wakapolda Papua, Brigjen Pol, Mathius D. Fakhiri.

Jayapura, Topikpapua.com, – Polisi tak segan bubarkan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) apabila ditemukan hal-hal menyimpang atau bertentangan dengan maklumat Kapolda Papua.

“Maklumat yang sudah disampaikan Kapolda itu wajib hukumnya untuk dipatuhi,” kata Wakapolda Papua, Brigjen Pol, Mathius D. Fakhiri, Selasa (17/11/20).

Wakapolda mengatakan Polisi bahkan telah melakukan dengan MRP tekait kegiatan RDPU di sejumlah wilayah adat. Dimana pelaksanaan RDPU ini diharapkan tidak menimbulkan clutser baru penyebaran Covid-19 di Wilayah Papua.

“Jadi, jika ada yang melanggar rambu-rambu dalam pencegahan covid-19 kita akan bubarkan,” tegasnya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol, Ahmad Musthofa Kamal, menyarankan pelaksanaan RDPU dilaksanakan secara virtual.

Hal itu, kata Kabid Humas untuk menghindari perkumpulan masa dan tidak terjadinya unsur makar.

“Lebih bagus begitu, dilakukan secara virtual, diskusi menvari solusinya jika ada kekurangan diperbaiki jangan saling menuduh sehingga terjadi ketersinggungan dan mengakibatkan konflik itu yang tidak kita inginkan,” katanya.

Disinggung soal penanganan otsus secara serius agar efektif sampai kepada masyarakat dirinya mengatakan, saat ini tim krimsus Polda Papua sedang mendalami penggunaan dana desa.

“Harapan kita adalah ketika itu ditemukan segera dilaporkan dan kita tuntaskan untuk memberikan pembelajaran. Karena Otsus ini adalah dana untuk kepentingandan kesejahteraan masyarakat Papua,” kata Kamal. (Redaksi Topik)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here