Ratusan Gram barang bukti Narkotika jenis Sabu dan Ganja di musnahkan/Ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Ratusan gram barang bukti narkotika jenis ganja dan sabu di musnahkan Direkorat Narkoba Polda Papua, Rabu (11/11/20).

Barang bukti tersebut diperoleh dari 16 tersangka pengedar ganja dan 1 orang tersangka pengedar sabu yang saat ini ditangani Direktorat Narkoba Polda Papua.

“Total barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 279, 28 gram sabu dan 5.400,74 gram atau 5,4 kg ganja,” kata Wadir Narkoba Polda Papua AKBP Supriagung, S.IK.

Kepala BNN Papua, Kombes Pol Robinson D.P. Siregar, S.H., S.IK mengatakan, dalam pemusnahan barang bukti ini terdapat 16 (enam belas) Laporan Polisi yang telah ditangani oleh Direktorat Narkoba Polda Papua sejak September hingga Oktober 2020.

“Tersangkanya atas nama Abdul Latif Tallamma untuk barang bukti sabu, sedangkan barang bukti Narkotika jenis Ganja dengan tersangka berjumlah 16 orang seberat 5.44,74 gram,” jelasnya.

Ia menyebut, jalur peredaran Narkoba khususnya Ganja kerap kali dilakukan lewat laut. Dimana pihaknya, telah berusaha keras untuk mengungkap semua jaringan termasuk yang medianya melalui darat.

“Jadi peredaran Narkoba itu medianya melalui jalur darat, laut dan udara. Untuk jalur laut kita telah bekerja sama dengan Direktorat Polairud Polda Papua,” katanya.

Wadir Narkoba Polda Papua, AKBP Supriagung, S.IK,  mengatakan, berkas Laporan Polisi terkait Narkoba ini telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Papua (tahap I).

“Perlu kami sampaikan bahwa dari 16 tersangka kasus Narkotika jenis Ganja terdapat 3 orang yang berasal dari PNG masing-masing berinisial PW, JT dan TL,” jelasnya.

Adapun ancaman terhadap para pelaku Narkoba ini, satu orang tersangka berinisial ALT dijerat dengan pasal 112 ayat 2 Undang Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman Minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara serta denda paling sedikit Rp. 800.000.000,- (Delapan Ratus Juta Rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000.

Sementara untuk 16 tersangka lainnya dijerat dengan pasal 111 ayat 2 Undang Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman Minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara serta denda paling sedikit Rp. 800.000.000.

Dikesempatan yang sama, juga pengujian sampel barang-bukti dengan mengunakan cairan simon A, B dan Marquis dan fast blue oleh Bid Labfor Polda Papua, kemudian dilakukan pemusnahan barang bukti dengan cara merebus Sabu di dalam panci menggunakan air mendidih. Sedangkan, untuk barang bukti ganja dimusnahakan dengan cara di bakar.

Hadir dalam kegiatan itu, Kajati yang diwakili Kasi Narkotika, Kabid Humas Polda Papua yang diwakili Ps. Kasubbid PID Kompol Rudolf Yabansabra, S.H., M.H dan rekan-rekan media. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here