Polda Papua Klaim Tembak Komandan KKB Wilayah Mee Pago

0
Barang bukti yang berhasil disita Tim Gabungan / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal mengklaim pihaknya berhasil menembak seorang anggota KKB berinisial NM, yang menjabat sebagai komandan operasi umum di Wilayah Mee Pago Kodap 29.

Menurut Kamal, NM memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya, ” NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan, senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya, ” Kata Kombes Kamal kepada Pers di Mapolda Papua, Selasa (21/01/20).

Dijelaskan Kamal penyergapan terhadap anggota KKB ini terjadi pada hari senin, 20 Januari di Kampung Nifasi Pantai Nusi Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.

” Jadi untuk NM ini sudah kami pantau gerak-geriknya, dan berdasarkan laporan dari tim penyidik bahwa NM ada rencana membeli senjata dan amunisi di kampung Nifasi Nabire maka Tim Gabungan TNI-Polri Nabire lalu bergerak ke TKP, ” Ungkap Kamal.

Lanjutnya, setiba di kampung Nifasi dan memantau situasi, Tim Gabungan melihat bahwa tersangka NM sedang bersama 2 orang lainnya menggunakan mobil bergerak dari arah Pantai Nusi hendak menuju kearah  Kota Nabire.

” Jadi setelah melihat pelaku, sekitar Pukul 09.00 Wit, tim mengikuti mobil pelaku dan langsung  melakukan penangkapan dengan cara menghadang mobil Pelaku. Tim menggunakan 2 unit mobil, mobil yang satu menghadang di depan dan yang satunya lagi di belakang, ” Jelasnya.

Kamal mengutarakan bila, Saat penangkapan di TKP, tim gabungan TNI-Polri Nabire sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak 2 kali, namun pelaku tidak menghiraukannya dan  setelah itu tim melihat 2 orang Pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah bukit.

” yang dua orang itu lolos, sedangkan NM yang saat itu hendak melarikan diri ke arah semak-semak berhasil dilumpuhkan oleh Tim gabungan TNI-Polri Nabire dengan luka tembak bagian pinggang. Dari kejadian tersebut NM meninggal dunia karena luka tembak, ” Beber Kombes Kamal.

Dari hasil penyergapan tersebut Kamal mengaku polisi berhasil menyita barang bukti berupa, Senjata panjang rakitan 1 pucuk, Handphone 1 unit, dua butir Amunisi 5,56, sebuah KTP,  dua buah Buku Tabungan Bank Papua, 1 buah Buku catatan dan Uang tunai sebesar 500 ribu rupiah.

Pasca penyergapan tersebut, polisi lalu mengevakuasi Jenazah NM ke RSUD Nabire dan melakukan koordinasi dengan TNI guna melakukan pengejaran terhadap pelaku KKB lainnya.

” Jenazah NM saat ini berada di Kamar Mayat RSUD Kabupaten Nabire, sementara untuk barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ” Pungkas KOmbes Kamal. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here