PGRI Kabupaten Jayapura Tolak Penghapusan Mapel Sejarah

0
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jayapura, Jimmy Fitowin/Irf
Sentani, Topikpapua.com,  – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jayapura, Jimmy Fitowin, menolak rencana penghapusan mata pelajaran (Mapel) Sejarah dari kurikulum nasional oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.
“Sesuai dengan pernyataan ketua umum itu secara garis besar mulai dari ranting sampai tingkat PB, maka itu kita menolak dihapus dari kurikulum,” kas Jimmy Fitowin, Rabu (23/9/2020) sore.
Kata Jimmy, bagaimana mungkin siswa akan tahu bangsa ini bisa merdeka, jika mata pelajaran Sejarah ini dihapuskan dari kurikulum nasional.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan hal itu ada dalam mata pelajaran Sejarah, jadi sangat tidak mungkin, kita hapus mata pelajaran itu,” katanya.
Meski demikian,dirinya tidak menampik bahwa proses belajar mengajar (PBM) yang dilaksanakan di daerah saat ini mengacu pada keputusan yang di buat oleh Kemendikbud RI.
“Kami akan tetap mengikuti hal itu. Tetapi, secara pribadi ya kami sangat menyesalkan hal itu dan kembali lagi kepada slogan yang saya sebutkan tadi, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah,” tegasnya.
Diakhir wawancaranya, Jimmy mewakili seluruh guru yang ada di Kabupaten Jayapura meminta agar sekirannya Kemendikbud dapat mengkaji ulang keputusan tersebut. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here